MN, Jakarta – Pemerintah harus memiliki program khusus untuk menciptakan Sumberdaya Manusia (SDM) yang unggul dalam menyongsong era revolusi industri 4.0. Demikian pesan Presiden Federasi Pilot Indonesia (FePI) Capt. M Ali Nahdi saat membuka acara diskusi publik bertajuk “Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dalam Menuju Revolusi Industri 4.o di Bidang Transportasi” di Perpusnas RI, Jakarta, Selasa (17/12).
Diskusi ini diadakan oleh FePI bersama Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan (STTKD) Yogyakarta yang didukung oleh Kementerian Perhubungan RI. FePI selaku mitra pemerintah juga mendorong dan mendukung sepenuhnya agar tercipta SDM yang unggul di Indonesia, khususnya di sektor transportasi udara.
“Kesiapan SDM untuk menjawab tantangan menuju era digitalisasi patut dilakukan. Untuk itu, kemampuan menghasilkan SDM unggul menjadi tugas kita bersama di semua lini,” terang Ali.
FePI terus berkontribusi dalam bentuk saran maupun kritik konstruktif kepada pemangku kebijakan dalam hal ini Kemenhub RI.
“Kami berharap kegiatan ini dapat digelar secara periodik dengan melibatkan sejumlah praktisi transportasi, kalangan birokrat, praktisi maupun civitas akademika. Kami yakini jika langkah perbaikan akan terus kami lakukan,” ujar Ali.
Di tempat yang sama, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengapresiasi diskusi dan sharing ini karena telah membuka ruang diskusi secara terbuka terkait kesiapan SDM unggul dalam memasuki revolusi industri 4.0.
Syafrin menjelaskan dalam menuju revolusi industri 4.0, Indonesia dan khususnya Jakarta harus menyiapkan SDM yang memiliki kompetensi yang dibutuhkan industri. Pemprov DKI Jakarta dalam menyambut industri 4.0 telah bersiap diri memperkuat SDM nya karena begitu memasuki era digital maka kota akan berkembang dengan kemutakhiran teknologi.
“Tentunya transformasi kota harus digawangi SDM yang unggul oleh sebab itu diskusi yang diselenggarakan hari ini sangat bermanfaat bukan saja hanya untuk Provinsi DKI Jakarta semua untuk semua daerah dan yang mengikuti acara diskusi dan sharing ini,” tutur Syafrin.
Sementara itu, Kepala Pusat Pengembangan SDM Perhubungan Udara Heri Sudarmaji menilai, diskusi dan sharing terkait SDM unggul menuju revolusi industri 4.0 merupakan suatu transfer knowledge (pengetahuan) satu sama lain.
“Kita diskusi dan sharing di sini merupakan wujud dari pertukaran informasi, mana yang kira-kira perlu ditindaklanjuti dan tentunya tidak hanya berhenti di sini dan perlu ditingkatkan ke diskusi-diskusi yang bersifat lebih teknis,” ucap Heri.
Masih di tempat yang sama, Ketua PLH STTKD Yogyakarta, Vidyana Mandrawaty mengatakan pihaknya sebagai lembaga pendidikan teknologi kedirgantaraan akan mempersiapkan SDM-SDM yang unggul dalam dunia penerbangan Indonesia.
“Ke depannya kami berharap ada sinergi yang kuat dengan industri sehingga STTKD bisa menghasilkan SDM yang unggul di bidang kedirgantaraan, kita harus tahu dulu apa yang dibutuhkan oleh dunia industri,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Pengembangan Sumber Daya PT Biro Klasifikasi Indonesia/BKI (Persero) Saifuddin Wijaya mengungkapkan langkah yang telah dilakukan BKI dalam mempersiapkan insan BKI menuju era digital dalam 10 tahun terakhir.
“Saat ini aktivitas kami sudah termasuk paperless. Karena semua dikerjakan melalui pemanfaatan teknologi. Kami percaya perusahan dengan SDM yang mampu adaptif terhadap perubahan, akan mampu untuk bertahan menjawab tantangan revolusi industri 4.0 dan mampu berkembang ,” ungkap Wiwid biasa disapa.
Dia menuturkan perubahan BKI dalam 10 tahun terakhir pihaknya mengedepankan usia milenial atau dibawah usia 40 tahun ke bawah dalam memajukan perusahaan.
“Potensi ini menjadi kekuatan kami dalam menjawab tuntutan perubahan. Melalui inovasi yang senantiasa hadir dalam denyut aktivitas bisnis BKI. Kami optimis dapat menghadapi tantangan era industri 4.0, karena kami mempersiapkan diri untuk mampu beradaptasi dengan perubahan,” tandasnya.
Jakarta (Maritimnews) - Dalam rangka meningkatkan kepedulian terhadap anak yatim.piatu, Koperasi Karyawan (KOPKAR) Terminal Petikemas…
Bandar Lampung (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Panjang mencatat kinerja operasional yang…
Jakarta (Maritimnews) - PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) berhasil menjaga kinerja operasional secara solid…
Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) mencatat kinerja operasional yang positif dalam melayani angkutan…
Ini bukan soal satu atau dua pelabuhan yang perlu diperbaiki. Ini adalah kegagalan sistemik yang…
Ditulis oleh: Arief Poyuono Pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2025 yang berada di kisaran 5 %…