Menuju Jurnal Terakreditasi, Guru Besar Ilmu Komunikasi Beri Bimtek Pusjianmar Seskoal

Suasana Bimbingan Teknis Akreditasi Jurnal Maritim Indonesia.

MN, Jakarta – Pusat Pengkajian Maritim Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Pusjianmar Seskoal) dikunjungi oleh Guru Besar Ilmu Komunikasi Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama), Prof. Dr. Rajab Ritonga, M.Si. Kedatangan pakar komunikasi yang akan memberikan bimbingan teknis akreditasi Jurnal Maritim Indonesia yang dikelola oleh Pusat Pengkajian Maritim dan Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Keangkatanlautan Dharma Wiratama yang dikelola oleh Direktorat Pengkajian Pengembangan Pendidikan tersebut, disambut langsung oleh Kepala Pusat Pengkajian Maritim (Kapusjianmar) Kolonel Laut (P) Suharto, S. H., M.Si. (Han) di Gedung Soedomo Pusjianmar Seskoal, Senin (17/3).

Jurnal Maritim Indonesia yang dikelola Pusjianmar sendiri, dapat diakses secara online melalui http://jurnalmaritim.tnial.mil.id , sehingga sudah memenuhi persyaratan untuk akreditasi. Akan tetapi masih ada beberapa hal yang perlu di tingkatkan pada Jurnal Maritim Indonesia sehingga diharapkan dapat terindeks ke pengindeks bereputasi nasional di Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek).

Dalam kesempatan itu, Prof. Dr. Rajab Ritonga menyampaikan bahwa akreditasi jurnal merupakan salah satu tuntutan bagi setiap jurnal ilmiah agar keberadaannya diakui secara lebih kompetetif dalam bidang kelimuan. Jurnal yang telah terakreditasi, baik oleh Kemenristek dan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) merupakan representasi dari karya yang bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah karena telah melalui sebuah proses dan evaluasi serta pengujian panjang sehingga layak untuk dipublikasikan.

“Jurnal yang dapat dikareditasi hanyalah jurnal yang pengelolaannya dalam bentuk elektronik. Selain itu, untuk mendapatkan indeksasi ke pengindeks bereputasi nasional, terbitan berkala ilmiah harus memiliki kriteria tersendiri berkaitan dengan jurnal nasional yang diakui oleh lembaga pengindeks internasional salah satunya adalah terbitan berkala ilmiah harus dapat diakses secara online,” ujarnya.

Lebih lanjut, Prof. Dr. Rajab Ritonga juga menyampaikan bahwa pengelola jurnal harus mampu memahami intrumen-instrumen penilaian sebagai dasar penilaian pada proses akredisasi yang terdapat pada Akreditasi Jurnal Nasional (ARJUNA). Diantaranya adalah format media (dalam bentuk online); manajemen pengelolaan terbitan, petunjuk penulisan bagi penulis, pengacuan, pengutipan, dan penyusunan daftar pustaka; abstrak dan keyword; manajemen pengelolaan (review), alamat unik artikel, indeks tiap jilid, penyebarluasan dan dampak ilmiah, serta indeksasi dan internasionalisasi.

“Seluruh instrumen perlu dipersiapkan agar memperoleh nilai yang maksimal untuk selanjutnya jurnal dapat didaftarkan pada ARJUNA,” tutupnya.

A.P Sulistiawan

Redaktur

Share
Published by
A.P Sulistiawan

Recent Posts

Pelindo Regional 4 Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Makassar

Makassar (Maritimnews) – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 menyalurkan bantuan berupa bahan material bangunan…

5 hours ago

PINP dan Pelabuhan Kijing di Simpul Barat

Jakarta (Maritimnews) - Dalam rangka meningkatkan konektivitas pelayaran dan efisiensi biaya logistik, PT Pelabuhan Indonesia…

2 days ago

DJBC Kalbagbar Dukung Optimalisasi Ekspor dan Impor di Pelabuhan Internasional Kijing

Pontianak (Maritimnews) - Jajaran Kanwil Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kalimantan Bagian Barat memberikan…

4 days ago

Petikemas Domestik Melonjak, Jakarta – Kijing Jadi Rute Primadona Baru

Pontianak (Maritimnews) - Pelabuhan Kijing di Kabupaten Mempawah Kalimantan Barat sebagai pelabuhan hub internasional terbesar…

4 days ago

IPC TPK Buka Direct Call Penghubung RI, Tiongkok, dan Thailand

Jakarta (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) secara resmi menyambut kehadiran layanan rute baru…

4 days ago

Memperkuat Stabilitas Fiskal Domestik dan Ketahanan Eksternal di tengah Dinamika Ekonomi Regional

Oleh: Arief Poyuono, SE, M.Kom (Komisaris Pelindo) Dinamika perekonomian global dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan…

5 days ago