Silo Santoso
MN, Palembang – Dalam rangka pengembangan pelabuhan Boom Baru, PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) atau IPC Cabang Palembang mempersiapkan Terminal Sungai Lais. Untuk tahap pertama, masih menunggu Rencana Induk Pelabuhan (RIP) yang sedang proses penyusunan draft Keputusan Menteri di Biro Hukum Kementerian Perhubungan.
GM IPC Palembang Silo Santoso mengakui, bahwa pengembangan pelabuhan Boom Baru memang terkendala oleh lahan yang terbatas, karenanya IPC mempersiapkan area di Sungai Lais sebagai pendukung pelabuhan Palembang khususnya bagi fasilitas kegiatan bongkar muat curah.
“Kami berupaya pembangunan atau pelebaran dermaga Terminal Sungai Lais segera dimulai setelah RIP terbit, targetnya fasilitas tersebut siap beroperasi di tahun 2022,” jelas Silo Santoso didampingi Marlamb ADGM Komersial IPC Palembang kepada Maritimnews, Selasa (3/11).
Saat ini, terang Silo, fasilitas Terminal Sungai Lais memiliki dermaga existing sepanjang 320 m2. Kedepan untuk pembangunan Tahap pertama akan dilakukan pengembangan kembali dermaga dan lapangan seluas 135 ha (Lapangan Penumpukan Multipurpose ±2,5 ha).
“Rencana pengembangan pelabuhan di Terminal Sungai Lais telah sesuai dengan RIP Palembang yang kini masih dalam proses penetapan di Kemenhub,” pungkasnya.
(Bayu/MN)
Tenaga kerja pelabuhan dapat didefinisikan dengan berbagai cara. Dalam definisi sempit, tenaga kerja pelabuhan merujuk…
Jakarta (Maritimnews) - KSO Terminal Petikemas Koja (TPK Koja) kembali melanjutkan program Tanggung Jawab Sosial…
Oleh: Capt Ahmad Irfan, MSc (MICS) ex IIC KNKT KM. Senopati Nusantara, KM Tristar, KM…
Jakarta (Maritimnews) - Jual-beli jabatan merupakan salah satu awal permulaan dan bentuk tindak pidana korupsi…
Jakarta (Maritimnews) - Hasil survei Indonesia Development Monitoring (IDM) terhadap pengguna jasa Direktorat Jenderal Bea…
Peraturan Menteri Keuangan No.51 tahun 2026 adalah aturan Kementerian Keuangan yang mengatur tentang Angkut Terus…