Categories: KKPTerbaru

Kurun Waktu 10 Hari, KKP Tangkap 21 Kapal Ikan Ilegal

Kapal ilegal FB LB JUAN PAOLO UNO

MN, Jakarta – Setelah menangkap 19 kapal periode tanggal 3 – 8 Juni 2021 lalu, Kapal Pengawas Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) kembali menangkap dua kapal ikan di Laut Sulawesi dan Selat Malaka. Penangkapan tersebut, tidak terlepas dari sistem di Pusat Pengendalian Ditjen PSDKP KKP.

Tim Patroli PSDKP berhasil menangkap satu kapal ikan ilegal beserta 4 orang awak kapal kewarganegaraan Filipina, saat ini kapal bernama FB LB JUAN PAOLO UNO (bendera Filipina) berada di Pangkalan PSDKP Bitung guna proses hukum lebih lanjut.

Sedangkan satu kapal ikan lainnya berbendera Malaysia yang ditangkap Kapal Pengawas Perikanan KKP di Selat Malaka, beserta 4 orang awak berkewarganegaraan Myanmar masih proses ad hoc ke Stasiun PSDKP Belawan untuk proses hukum lebih lanjut.

Direktur Pemantauan dan Operasi Armada Ditjen PSDKP KKP, Pung Nugroho Saksono menjelaskan, Kapal Pengawas Perikanan Paus 1 menangkap sebuah kapal lampu berbendera Filipina yang digunakan untuk mengumpulkan ikan yakni FB LB JUAN PAOLO UNO, Rabu (9/6) di WPPNRI 716 Laut Sulawesi.

Dalam aksinya, kapal lampu digunakan guna mempermudah kapal-kapal pumboat maupun purse seine untuk melakukan pencurian ikan di laut Indonesia.

“Peran kapal lampu sangat strategis ketika penangkapan ikan secara ilegal di Laut Sulawesi, tugasnya mengumpulkan ikan agar bergerombol di sekitar rumpon,” terang Ipunk di Jakarta, Sabtu (12/6).

Sementara itu, operasi pengawasan yang dilakukan Kapal Pengawas Perikanan Hiu 08 dengan Nakhoda Hendro Andaria di wilayah perairan Selat Malaka pada Jumat (11/6) juga menangkap KM SLFA 4598 berbendera Malaysia yang mengoperasikan alat tangkap trawl.

Penangkapan kapal ilegal berbendera Filipina dan Malaysia, telah menambah panjang daftar kapal ikan ilegal yang ditangkap dan diproses hukum oleh KKP.

Selama tahun 2021, KKP menangkap 115 kapal yang terdiri dari 77 kapal ikan Indonesia dan 38 kapal ikan asing ilegal (10 kapal berbendera Malaysia, 5 kapal berbendera Filipina dan 23 kapal berbendera Vietnam).

(Bayu/MN)

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

PTP Nonpetikemas Dorong Peningkatan Kompetensi TKBM di Pelabuhan Panjang

Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas) memberikan pelatihan dan sertifikasi kepada 10…

22 hours ago

DANANTARA dan Tugas Sejarah Transformasi Ekonomi Nasional Bagi Keadilan Sosial Rakyat

Oleh: Arief Poyuono, SE, M.Kom Indonesia sedang memasuki sebuah fase penting dalam perjalanan ekonomi nasional.…

3 days ago

Uji Emisi di Tanjung Priok, Pelindo Ajak Ekosistem Pelabuhan Jaga Lingkungan

Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo mendorong kolaborasi pengendalian emisi kendaraan di…

1 week ago

Sosialisasi Perkuat Ekosistem Vendor Pelindo Regional 4

Makassar (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo memperkuat ekosistem vendor di wilayah Regional…

1 week ago

Semester I 2026, Arus Barang PMT Tumbuh 10,85 persen

Medan (Maritimnews) – PT Pelindo Multi Terminal (PMT), anak usaha PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang…

1 week ago

FSP BUMN Bersatu Dukung RUU Ketenagakerjaan, Adaptif Dengan Perubahan Ekosistem Berusaha

Jakarta (Maritimnews) – Dalam rangka pemenuhan keputusan MK soal pembentukan RUU Ketenagakerjaan, para Pimpinan DPR…

1 week ago