Ini Pandangan Mantan Menteri KP Terkait Kondisi Perikanan Sekarang

 

Mantan Menteri KP Laksdya TNI (Purn) Freddy Numberi. Dok: Net

MN, Jakarta – Fenomena kemiskinan masih menyelimuti kehidupan nelayan dan masyarakat pesisir kita. Hal itu menjadi sorotan Menteri Kelautan dan Perikanan era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) periode pertama tahun 2004-2009, Laksdya TNI (Purn) Freddy Numberi.

Dengan lugas, mantan Gubernur Irian Jaya itu menyatakan bahwa permasalahan di sektor kelautan dan perikanan kita tidak bisa lepas dari 3 hal, yaitu masalah kemiskinan, lapangan pekerjaan dan pertumbuhan ekonomi.

“Jadi tiga hal pokok itu merupakan visi besar sektor kelautan dan perikanan kita. Kalau 3 hal itu tidak dijalankan dengan bijak kita akan sulit membangun sektor Kelautan dan Perikanan kita,” ujar Freddy melalui sambungan telepon kepada Maritimnews, Kamis (18/11).

Freddy mengingatkan bahwa sektor Kelautan dan Perikanan menjadi sisi penting karena merupakan pilar utama dari visi Presiden Joko Widodo (Jokowi) di tahun 2014. Oleh karena itu, Menteri Kelautan dan Perikanan harus memiliki komitmen untuk membangun 3 visi tersebut.

“Pertama, kebijakan pro poor. Selama nelayan dan masyarakat pesisir masih miskin jangan berharap sektor ini menjadi penyumbang devisa terbesar untuk pendapatan nasional kita,” jelasnya.

Sambung dia, kedua ialah pro job, artinya bahwa lapangan kerja harus diciptakan seluas-luasnya di sektor Kelautan dan Perikanan. Ia optimis jika dikelola dengan baik dan bijak, maka sektor ini memiliki banyak turunan dalam menciptakan lapangan pekerjaan.

“Kita perlu yang namanya investasi untuk men-drive industri perikanan dalam negeri kita. Kita juga tidak perlu khawatir kalau ada investasi asing atau orang asing ikut mengelola laut kita. Jangan sedikit-sedikit langsung disebut penangkapan illegal. Itu fikiran yang mengerdilkan kita,” ungkap Freddy.

Purnawirawan TNI AL Bintang Tiga itu menegaskan dengan adanya investasi maka lapangan kerja akan terbuka lebar. Selanjutnya untuk pengawasan tinggal dilakukan secara sinergi dengan aparat penegak hukum di laut.

“Jika kemiskinan di sektor Kelautan dan Perikanan bisa diatasi, maka akan terbuka lapangan kerja yang banyak, otomatis pertumbuhan juga akan tercapai. Pertumbuhan ekonomi dari sektor perikanan  dengan sendirinya akan naik,” imbuhnya.

Ia menyayangkan kenapa di tengah kondisi yang sulit akibat pandemi Covid-19 ini, pemerintah justru menaikan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) kepada pelaku usaha perikanan termasuk nelayan.

“Akibatnya banyak yang bangkrut dan rugi serta akan jadi masalah tersendiri bagi pemerintah. Pengangguran bertambah, apalagi dalam kondisi pandemi Covid-19 saat ini. Bagaimana industri mau bangkit kalau belum apa-apa sudah dibebankan oleh PNBP,” pungkasnya. (*)

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

Maklumat Pelayanan, Komitmen Pelindo Regional 2 Tanjung Priok

Jakarta (Maritimnews) - Dalam rangka meningkatkan kepercayaan masyarakat dan pengguna jasa terhadap pelayanan terminal penumpang,…

2 days ago

IPC TPK dan Mitra PBM Dorong Operational Excellence

Jakarta (Maritimnews) - Dalam rangka menghadirkan layanan terminal yang unggul (Operational Excellence) berkelanjutan, PT IPC…

6 days ago

Hari Lingkungan Hidup 2026, Kolaborasi Pelindo Regional 2 Priok dan Pemkot Jakut

Jakarta (Maritimnews) - Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 PT Pelabuhan Indonesia (Persero)…

7 days ago

Transformasi Terminal Sri Bintan Pura Tingkatkan Sinergitas

Tanjung Pinang (Maritimnews) - Langkah Transformasi Terminal Penumpang Sri Bintan Pura di Tanjung Pinang telah…

7 days ago

Jalan di Balik Dermaga: Menuntaskan Hinterland yang Terlupakan

Investasi besar pada terminal pelabuhan tanpa membenahi konektivitas di belakangnya ibarat membangun mulut tanpa tenggorokan.…

1 week ago

Geliat IPC TPK Panjang Dukung Ekspor Provinsi Lampung

Bandar Lampung (Maritimnews) - PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) area Panjang semakin memperkuat perannya…

2 weeks ago