KRI Pulau Raas-722
Ketapang (Maritimnews) – Unsur TNI Angkatan Laut KRI Pulau Raas-722 menemukan dua kapal yang kandas dan rusak saat melintasi perairan Ketapang, Kalimantan Barat, Rabu (15/02).
Kedua Kapal tersebut adalah MV. Foxhound dan TB. Pelangi Escort 3. KRI Pulau Raas-722 mendeteksi adanya kapal yang kandas di kedalaman laut 9 meter, dengan dasar laut lumpur, setelah diidentifikasi kapal tersebut adalah MV. Foxhound.
Di lokasi yang berdekatan, KRI Pulau Raas–722 kemudian mengindentifikasi keberadaan TB. Pelangi Escort 3 yang secara visual tengah lego jangkar dengan kondisi blackout.
Setelah diperiksa oleh prajurit KRI Pulau Raas-722 diketahui bahwa, sebelumnya TB Pelangi Escort 3 tengah menggandeng MV. Foxhound, dikarenakan cuaca buruk MV. Foxhound kandas, sedangkan TB Pelangi Escort 3 mengalami kerusakan di mana jaringan kelistrikan kapal terbakar dan juga bahan bakar TB Pelangi Escort 3 tercampur air laut.
Hingga berita ini diturunkan, KRI Pulau Raas-722 tengah mengangkut nakhoda dan surat-surat kapal ke Pangkalan Surabaya, dan sudah terjalin komunikasi dengan perusahaan pemilik kapal untuk menarik keduanya.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali dalam berbagai kesempatan menegaskan bahwa seluruh prajurit TNI AL harus dapat merespons dengan cepat, khususnya di saat masyarakat membutuhkan kehadiran personel maupun unsur TNI AL.
“Prajurit Jalasena harus responsif, terhadap situasi khususnya saat masyarakat membutuhkan pertolongan,” pungkas Kasal. (*)
Jakarta (Maritimnews) - Dalam rangka meningkatkan kepercayaan masyarakat dan pengguna jasa terhadap pelayanan terminal penumpang,…
Jakarta (Maritimnews) - Dalam rangka menghadirkan layanan terminal yang unggul (Operational Excellence) berkelanjutan, PT IPC…
Jakarta (Maritimnews) - Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 PT Pelabuhan Indonesia (Persero)…
Tanjung Pinang (Maritimnews) - Langkah Transformasi Terminal Penumpang Sri Bintan Pura di Tanjung Pinang telah…
Investasi besar pada terminal pelabuhan tanpa membenahi konektivitas di belakangnya ibarat membangun mulut tanpa tenggorokan.…
Bandar Lampung (Maritimnews) - PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) area Panjang semakin memperkuat perannya…