Categories: PelayaranTerbaru

Perusahaan Pelat Merah Bahu Membahu Sukseskan Angkutan Laut Lebaran 2023

 

Ilustrasi Foto: Istimewa.

Jakarta (Maritimnews) – Mudik Lebaran 2023 dengan transportasi laut masih menjadi banyak sorotan dari berbagai kalangan. Kendati dirasa sudah semakin baik dari tahun-tahun sebelumnya, namun beberapa catatan tetap masih menjadi perhatian untuk para pemangku kebijakan dan operator.

Perusahaan-perusahaan pelat merah yang mendukung kesuksesan angkutan laut Lebaran 2023 seperti PT. Pelni, PT. ASDP dan PT. BKI terus menjadi sorotan terkait kinerjanya. Mereka bahu-membahu untuk memberikan yang terbaik bagi para pengguna transportasi laut.

Menyikapi itu, Maritime Research Institute (Marin) Nusantara menggelar diskusi publik “Bincang Maritim” bertema “Transportasi Laut Aman dan Berkesan” pada Jumat (12/5/2023) secara daring.

Hadir sebagai pembicara di antaranya Direktur Lalu Lintas Laut (Dirlala) Kementerian Perhubungan Capt. Hendri Ginting; Direktur Usaha Angkutan Penumpang PT. PELNI, Yahya Kuncoro;  Direktur Teknik dan Fasilitas PT. ASDP, Kusnadi C. Wijaya; Senior Manager of Machinery & Electrical PT. BKI, Muhdar Tasrief; dan Anggota Dewan Pembina MARIN Nusantara, Jefri San.

Dalam paparannya, Direktur Usaha Angkutan Penumpang PT. PELNI, Yahya Kuncoro menyatakan bahwa pihaknya melakukan persiapan dari jauh hari untuk meminimalisir terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

“Kami melakukan rerouting dan penyesuaian jadwal sebagai bentuk antisipasi lonjakan penumpang. Kita juga menerima permohonan dispensasi kapasitas untuk mengakomodir lonjakan penumpang,” kata Yahya.

Tak hanya itu, Pelni juga memastikan tidak ada kapalnya yang melakukan docking saat masa angkutan Lebaran. Dari waktu sebelum H-15, Pelni sudah melakukan ramp check untuk kapal penumpang dan perintisnya.

“Kita juga mengecek kesiapan ketersediaan suplai bahan bakar, air tawar dan logistik selama angkutan Lebaran 2023,” tambahnya.

Untuk memitigasi keadaan darurat, Yahya menjelaskan bahwa sebagian armada telah dilengkapi dengan alat komunikasi direct dan indirect serta vassel traffic system yang terhubung dengan operation room di kantor pusat Pelni.

“Sebelum keberangkatan kapal, nakhoda juga harus mengecek berita cuaca yang dikeluarkan BMKG. Alat-alat keselamatan juga harus ready setiap saat,” tambahnya lagi.

Persiapan yang matang sebelum penyelenggaraan juga dilakukan oleh PT. ASDP. Beberapa langkah telah dilakukan oleh perusahaan pelat merah ini untuk mengurangi terjadinya risiko saat penyelenggaraan angkutan mudik Lebaran 2023.

“Kami terus melakukan komunikasi dengan regulator dan operator lainnya untuk kelancaran arus mudik Lebaran tahun 2023 ini. Terutama yang berkaitan dengan ODOL (over dimensi dan overloading-red), yang mana di kami ini adalah masalah hilir, sementara ada masalah pada hulunya,” jelas Direktur Teknik dan Fasilitas PT. ASDP, Kusnadi C. Wijaya.

Sesuai perintah regulasi, ASDP juga telah mengoptimalkan jembatan timbang guna mencegah terjadinya over dimensi dan overloading sebelum masuk ke kapal. Di seluruh terminal sudah diberlakukan ditambah dengan adanya digitalisasi di pelabuhan penyeberangan sangat memudahkan kelancaran bagi pengguna transportasi penyeberangan.

Yang tak kalah pentingnya, tentu peran PT Biro Klasifikasi Indonesia (BKI) dalam menciptakan transportasi laut yang aman. Secara teknis BKI telah melakukan kelaikan angkutan laut sebelum digunakan.

“Penyebab utama kecelakaan kapal di antaranya ada kegagalan stabilitas, kegagalan permesinan dan kelistrikan kapal, kegagalan konstruksi kapal dan yang terakhir adalah human error. Kita melakukan pengawasan semuanya kepada seluruh kapal melalui sertifikat yang terus di-update,” kata Senior Manager of Machinery & Electrical PT. BKI, Muhdar Tasrief.

Marin Nusantara selaku penyelenggara diskusi sangat mengapresiasi peranan dan persiapan dari operator pelayaran di angkutan Lebaran 2023 ini. Hasil yang maksimal telah dicapai selama penyelenggaraan angkutan Lebaran 2023. (*)

 

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

Analisis Penerbitan Perpres No.41/2026 tentang Penguatan Logistik Nasional

Ruang lingkup pengaturan Perpres ini meliputi Strategi Penguatan Logistik Nasional, Pengukuran Kinerja Logistik Nasional dan…

15 hours ago

Sosialisasi PKB Pelindo dan SPPI, Komitmen Hubungan Harmonis

Makassar (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) bersama Serikat Pekerja Pelabuhan Indonesia (SPPI) Bersatu Periode…

3 days ago

Delegasi Madagaskar Kunjungi IPC TPK dan Integrated Planning Control

Jakarta (Maritimnews) - Delegasi Pemerintah negara Madagaskar didampingi oleh tim Lembaga National Single Window (LNSW)…

4 days ago

82,7 Persen Publik Percaya Transparansi BPI Danantara, Modal Menjadi Korporasi Dunia

Danantara Indonesia dinilai turut memberikan optimisme kepada publik karena sinyal kinerja positif. Capaian itu terekam…

4 days ago

Kepuasan Publik terhadap Kinerja Pemerintahan Prabowo Gibran Mencapai 80,4 Persen

Jakarta (Maritimnews) – Panel Survey Indonesia (PSI) merilis hasil survei nasional mengenai Tingkat Kepuasan Masyarakat…

5 days ago

Program PELITA 2026 Dimulai di Rawa Badak Utara

Jakarta (Maritimnews) – Peluncuran program Pelindo Tanpa Balita Stunting (PELITA) 2026, IPC Terminal Petikemas bersama…

5 days ago