Pada pertemuan di Laos (24/7), Menteri Luar Negeri dari 10 negara kelompok Asean tidak dapat mencapai pernyataan bersama. Para diplomat mengatakan sekutu China, Kamboja menolak adanya pernyataan politik bersama pasca dikeluarkannya putusan PCA.
“Ini benar-benar loyalis negara besar C,” ucap seorang diplomat yang menghadiri pertemuan tertutup di ibukota Laos, Vientiane, kepada kantor berita Associated Press.
Seorang diplomat ASEAN yang menolak menyebutkan namanya menyatakan ASEAN memundurkan langkah mereka karena tidak mencapai kata sepakat.
Ia menambahkan China mungkin ikut mempengaruhi kekompakan para pemimpin ASEAN dengan mendekati sekutunya, Laos dan Kamboja, guna mencegah pernyataan dikeluarkan di level tinggi.
“Beberapa negara ASEAN sudah pasti tidak senang. Tindakan Beijing itu bisa dianggap mencampuri sentralitas ASEAN,” tandasnya.
Hal itu diamini seorang diplomat senior ASEAN lainnya. Menurut sang diplomat, Tiongkok berhasil memecah belah ASEAN melalui sekutu mereka soal Laut China Selatan. Bukan kali ini saja Tiongkok berhasil memecah ASEAN. Beberapa bulan lalu, manuver China membuat negara-negara ASEAN menyangkal pernyataan bersama yang dikeluarkan Malaysia seusai pertemuan ASEAN-China.
Terkait dengan keputusan PCA itu, pemerintah Indonesia mendorong semua pihak untuk menghormati hukum internasional, khususnya Konvensi PBB tentang Hukum Laut (UNCLOS) 1982. “Untuk itu, semua pihak di Laut China Selatan diminta tetap berperilaku sesuai dengan prinsip yang telah disepakati bersama,” demikian pernyataan Kemenlu RI.
Surabaya (Maritimnews) - Terminal Petikemas Teluk Lamong (TTL) Group berkolaborasi berbagi peran dengan KSOP Utama…
Surabaya (Maritimnews) - Komitmen PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) terhadap safety culture terus dilaksanakan secara…
Jakarta (Maritimnews) - Bertepatan dengan perayaan Hari Pelindo ke-5, PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK)…
Jakarta (Maritimnews) - Bersamaan dengan memperingati Hari Ulang Tahun ke-5 PT Pelabuhan Indonesia atau Pelindo,…
Oleh: Laksda TNI (Purn) Dr. Soleman B Ponto. ST, SH, MH Konon, di dunia maritim…
Jakarta (Maritimnews) – Tanggal 1 Oktober menjadi momentum penting bagi PT Pelabuhan Indonesia (Persero). Selain…