Categories: HankamTerbaruTNI AL

KRI Teluk Bintuni-520 Siap Uji Coba Ranpur TNI

Tiga Ranpur TNI sudah berada di dermaga Kolinlamil Tanjung Priok Jakarta Utara, Sabtu (23/7) siap diujicobakan proses embarkasi dan debarkasi ke KRI Teluk Bintuni 520 pada hari minggu besok (24/7/17). Gambar dari kiri ke kanan Tank amfibi Marinir jenis Tank BMP-3F dan Tank LVT 7, serta Tank Leopard TNI AD.

MNOL – Jakarta, Sebanyak tiga kendaraan Tempur (Ranpur) TNI sudah berada di dermaga Kolinlamil Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu (23/7). Kendaran tempur ini terdiri dari dua Ranpur Tank amfibi Marinir jenis Tank BMP-3F dan Tank LVT 7, dan satu Tank Leopard TNI AD.

Ketiga Tank ini akan diuji cobakan proses Embarkasi dan Debarkasinya ke KRI Teluk Bintuni 520, besok pagi hari minggu (24/7/2016).

Uji coba ini dilaksanakan untuk menguji kemampuan dermaga Kolinlamil yang telah ditingkatkan kemampuannya khusus untuk mengakomodasi embarkasi dan debarkasi Tank Leopard yang memiliki bobot berat sekitar 62 ton ke atas KRI Teluk Bintuni 520.Demikian juga Tank amfibi Marinir jenis Tank BMP-3F dan Tank LVT 7, akan diujicobakan proses embarkasi dan debarkasinya.

KRI Teluk Bintuni 520 karya anak bangsa yang di bangun di PT Daya Radar Utama, Srengsem Panjang, Bandar Lampung,pada tahun 2014 lalu. KRI Teluk Bintuni juga memiliki daya angkut sebanyak 10 Tank MBT Leopard, 360 prajurit/pasukan dan sekitar 100 orang crew serta satu unit Helikopter. Termasuk juga mampu menjelajahi laut pada kondisi laut terburuk dengan jarak jelajah 7200 mil laut serta draft 3 meter dan memiliki ketahanan di laut (endurance) selama 20 hari.Keunggulan KRI Teluk Bintuni 520 dirancang untuk dapat mengangkut tank MBT Leopard TNI AD dan Tank BMP-3F Marinir. Kapal kelas LST ini juga mempunyai panjang 120 meter, lebar 18 meter, dengan tinggi 11 meter. Kecepatannya maksimal 16 knot, dengan main engine 2 x 3.285 kw yang ditenagai dua mesin.

Secara keseluruhan KRI Teluk Bintuni terdiri dari 7 lantai yang letaknya secara berurutan dimulai dari bawah yakni Deck A merupakan ruang untuk tangki dan ruang pasukan. Paling bawah adalah Bottom Deck yang menjadi ruang khusus mesin kapal, dan Deck B untuk pasukan. Lalu, Deck C untuk kru kapal termasuk tempat tidur dan peralatan keseharian kru kapal. Deck D juga untuk kru kapal, serta Deck E untuk komandan kapal dan para perwira. Kemudian, Deck F untuk ruang komando, dan terakhir Deck G alias top deck atau compas deck digunakan untuk meletakkan dua radar utama.(APS)
A.P Sulistiawan

Redaktur

Share
Published by
A.P Sulistiawan

Recent Posts

Implementasi EAZI di TTL Group, Tekan Port Stay

Surabaya (Maritimnews) - Terminal Petikemas Teluk Lamong (TTL) Group berkolaborasi berbagi peran dengan KSOP Utama…

9 hours ago

TPS Gelar Safety Stand Down, Perkuat Budaya Keselamatan Kerja

Surabaya (Maritimnews) - Komitmen PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) terhadap safety culture terus dilaksanakan secara…

10 hours ago

Fit to Drive IPC TPK bagi 150 Sopir Truk Peti Kemas

Jakarta (Maritimnews) - Bertepatan dengan perayaan Hari Pelindo ke-5, PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK)…

23 hours ago

Pelindo 5 Tahun Bersatu, Perkenalkan ADHARA

Jakarta (Maritimnews) - Bersamaan dengan memperingati Hari Ulang Tahun ke-5 PT Pelabuhan Indonesia atau Pelindo,…

1 day ago

Kapal dan Pelabuhan: Kisah Cinta yang Tidak Perlu Dimerger

Oleh: Laksda TNI (Purn) Dr. Soleman B Ponto. ST, SH, MH Konon, di dunia maritim…

2 days ago

Lima Tahun Pascamerger, Pelindo Teguhkan Transformasi Berlandaskan Semangat Persatuan

Jakarta (Maritimnews) – Tanggal 1 Oktober menjadi momentum penting bagi PT Pelabuhan Indonesia (Persero). Selain…

2 days ago