Menhub Resmikan Pembangunan VTS Distrik Navigasi Makassar

Menhub Ignasius Jonan

MNOL, Makassar – Vessel Traffic Service (VTS) merupakan pelayanan lalu lintas kapal di wilayah yang ditetapkan yang saling terintegrasi dan memiliki fungsi antara lain memonitor lalu lintas pelayaran dan alur lalu lintas pelayaran, meningkatkan keamanan lalu lintas pelayaran, meningkatkan efisiensi bernavigasi, perlindungan lingkungan, pengamatan, pendeteksian, dan penjajakan kapal di wilayah cakupan VTS, dan membantu kapal-kapal yang memerlukan bantuan khusus.

Adapun jenis pelayanan mendasar yang harus disediakan oleh setiap stasiun VTS yaitu Pelayanan Informasi (Information Service), Pelayanan Bantu Navigasi (Navigation Assistence Service), dan Pelayanan Pengorganisasian Lalu Lintas (Traffic Organization Service).

Oleh karena pentingnya peran VTS dalam menunjang keselamatan pelayaran agar kapal-kapal yang berlayar di wilayah Distrik Navigasi dapat aman sampai tempat tujuan, maka setiap tahunnya Direktorat Jenderal Perhubungan Laut terus melakukan pengembangan dan upgrade peralatan dengan mengikuti perkembangan teknologi informasi.

Menteri Perhubungan Ignasius Jonan dalam kunjungan kerja nya ke pelabuhan Makassar berkesempatan meresmikan pembangunan Vessel Traffic Service (VTS) Distrik Navigasi Kelas I Makassar pada tanggal 1 Juli 2016.

Dalam sambutannya, Menteri Perhubungan menyampaikan bahwa guna mewujudkan keselamatan dan keamanan pelayaran di perairan Indonesia khususnya di wilayah Makassar yang cukup padat arus pelayarannya, Kementerian Perhubungan telah membangun Vessel Traffic Service  (VTS).

“Dengan dibangunnya VTS Makassar maka keselamatan pelayaran dapat lebih terjamin di mana lalu lintas kapal di dalam wilayah cakupan VTS menjadi aman, efisien dan tidak membahayakan lingkungan,” kata Jonan.

Direktur Jenderal Perhubungan Laut, A. Tonny Budiono dalam laporannya kepada Menteri Perhubungan menyampaikan bahwa pembangunan VTS dimaksudkan untuk menyediakan bantuan kepada industri pelayaran dalam perairan yang sibuk dan mempunyai tingkat resiko yang tinggi.

Lebih lanjut Dirjen Hubla menambahkan, pemberlakuan pungutan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Jasa VTS sudah berjalan di VTS Makassar sejak tanggal 14 April 2016 sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 15 Tahun 2016 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang Berlaku pada Kementerian Perhubungan.

“Diharapkan dengan diberlakukanya pungutan PNBP jasa kenavigasian tersebut, VTS Distrik Navigasi Kelas I Makassar dapat lebih meningkatkan pelayanan kepada kapal-kapal yang masuk maupun keluar pelabuhan di wilayah kerja VTS Makassar,” ujar Tonny.

Terkait jumlah pemasukan yang diperoleh dari PNBP jasa VTS Makassar, Kepala Distrik Navigasi Kelas I Makassar, Supardi menyampaikan pada bulan April 2016 jumlah PNBP yang diterima atas jasa VTS adalah sebesar Rp 33 Juta dengan jumlah kapal sebanyak 202 kapal dan pada bulan Mei 2016 penerimaan PNBP VTS Makassar mengalami peningkatan menjadi sebesar Rp 59,6 Juta dengan jumlah kapal sebanyak 361 kapal. (Bayu/MN)

 

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

Lima Tahun Pascamerger, Pelindo Teguhkan Transformasi Berlandaskan Semangat Persatuan

Jakarta (Maritimnews) – Tanggal 1 Oktober menjadi momentum penting bagi PT Pelabuhan Indonesia (Persero). Selain…

8 hours ago

Insiden Kecelakaan KMP Virgo Transport 8, Tidak Bisa Hanya ABK yang Bertanggung Jawab

Jakarta (Maritimnnews) - Pasca tenggelamnya KM Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa beberapa waktu…

9 hours ago

Masa Depan Ekonomi Hijau Di Industri Maritim

Penulis: Arief Poyuono SE.M.Kom - Komisaris Pelindo Indonesia telah menetapkan target ambisius untuk mencapai net-zero…

17 hours ago

Mahasiswa India Kunjungi IPC TPK, Destinasi Studi Banding

Jakarta (Maritimnews) – Berbekal semangat mewujudkan Operational Excellence, IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) terus mengukuhkan…

1 day ago

Mengintip Dapur Pelabuhan! Peserta MAGENTA Tur Eksklusif di IPC TPK

Jakarta (Maritimnews) – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) menyambut kunjungan 46 peserta program Magang Generasi…

2 days ago

Pelindo Pangkas Entitas, Model Pengelolaan jadi Active Management

Jakarta (Maritimnews) - Badan Pengaturan (BP) BUMN dan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Indonesia memutuskan…

2 days ago