Perairan di Nusantara Berpotensi Gelombang Tinggi

MNOL – Jakarta, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofikasi  (BMKG) telah merilis peringatan dini gelombang tinggi yang berpeluang terjadi di seluruh wilayah perairan Indonesia. Peringatan dini mulai berlaku pada tanggal  17 Agustus 2016 pukul 19.00 dan akan berakhir pada  18 Agustus 2016 pukul 19.00.

Dalam keterangannya peringatan ini mencakup dua kategori, yaitu kategori pertama dengan tinggi gelombang 1,25 m hingga 2,5 m dan kategori yang kedua dengan tinggi gelombang 2,5 m hingga 4.0 m.

Untuk ketegori yang pertama dengan tinggi gelombang 1,25 m – 2,5 m mencakup Selat Malaka bagian Tengah, Perairan Timur Kepulauan Simeuleu – Meulaboh, Perairan Timur Kepulauan Nias – Sibolga, Laut Sawu, Perairan Selatan Flores, Perairan Selatan Kupang – Pulau Rote, Laut Timor, Laut Natuna, Selat Karimata, Laut Jawa, Perairan Selatan Karimata, Laut Jawa, Perairan Selatan Kalimantan, Selat Makassar bagian Selatan, Laut Sumbawa, Laut Banda, Perairan Kepulauan Kai – Kepulauan Aru, Perairan Kepualuan Sermata – Kepulauan Tanimbar, Laut Arafuru, Perairan Selatan Pulau Yos Sudarso, Laut Maluku, Perairan Kepulauan Sangihe – Kepulauan Talaud, Perairan Utara Halmahera, serta Samudera Pasifik Utara Halmahera.

Sedangkan untuk kategori yang ke dua dengan tinggi gelombang 2,5 m hingga 4,0 m mencakup Laut Cina Selatan, Laut Andaman, Selat Malaka bagian Utara, Perairan Utara dan Barat Aceh, Perairan Barat Kepulauan Simeuleu – Kepulauan Mentawai, Perairan Bengkulu – Barat Lampung, Selat Sunda bagian Selatan, Selat Bali bagian Selatan, Peraiaran Selatan Jawa hingga Pulau Sumba, Selat Lombok bagian Selatan, Selat Alas bagian Selatan, serta Samudera Hindia Barat Sumatera hingga Selatan NTT. (APS)

A.P Sulistiawan

Redaktur

Share
Published by
A.P Sulistiawan

Recent Posts

PINP dan Pelabuhan Kijing di Simpul Barat

Jakarta (Maritimnews) - Dalam rangka meningkatkan konektivitas pelayaran dan efisiensi biaya logistik, PT Pelabuhan Indonesia…

7 hours ago

DJBC Kalbagbar Dukung Optimalisasi Ekspor dan Impor di Pelabuhan Internasional Kijing

Pontianak (Maritimnews) - Jajaran Kanwil Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kalimantan Bagian Barat memberikan…

3 days ago

Petikemas Domestik Melonjak, Jakarta – Kijing Jadi Rute Primadona Baru

Pontianak (Maritimnews) - Pelabuhan Kijing di Kabupaten Mempawah Kalimantan Barat sebagai pelabuhan hub internasional terbesar…

3 days ago

IPC TPK Buka Direct Call Penghubung RI, Tiongkok, dan Thailand

Jakarta (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) secara resmi menyambut kehadiran layanan rute baru…

3 days ago

Memperkuat Stabilitas Fiskal Domestik dan Ketahanan Eksternal di tengah Dinamika Ekonomi Regional

Oleh: Arief Poyuono, SE, M.Kom (Komisaris Pelindo) Dinamika perekonomian global dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan…

4 days ago

Budi Hartono Kembali jadi Ketum Kopkar TPK Koja Periode 2026 – 2029

Jakarta (Maritimnews) - Koperasi Karyawan (Kopkar) TPK Koja menggelar pemilihan Ketua Umum periode tahun 2026…

5 days ago