Dalam keterangannya peringatan ini mencakup dua kategori, yaitu kategori pertama dengan tinggi gelombang 1,25 m hingga 2,5 m dan kategori yang kedua dengan tinggi gelombang 2,5 m hingga 4.0 m.
Untuk ketegori yang pertama dengan tinggi gelombang 1,25 m – 2,5 m mencakup Selat Malaka bagian Tengah, Perairan Timur Kepulauan Simeuleu – Meulaboh, Perairan Timur Kepulauan Nias – Sibolga, Laut Sawu, Perairan Selatan Flores, Perairan Selatan Kupang – Pulau Rote, Laut Timor, Laut Natuna, Selat Karimata, Laut Jawa, Perairan Selatan Karimata, Laut Jawa, Perairan Selatan Kalimantan, Selat Makassar bagian Selatan, Laut Sumbawa, Laut Banda, Perairan Kepulauan Kai – Kepulauan Aru, Perairan Kepualuan Sermata – Kepulauan Tanimbar, Laut Arafuru, Perairan Selatan Pulau Yos Sudarso, Laut Maluku, Perairan Kepulauan Sangihe – Kepulauan Talaud, Perairan Utara Halmahera, serta Samudera Pasifik Utara Halmahera.
Sedangkan untuk kategori yang ke dua dengan tinggi gelombang 2,5 m hingga 4,0 m mencakup Laut Cina Selatan, Laut Andaman, Selat Malaka bagian Utara, Perairan Utara dan Barat Aceh, Perairan Barat Kepulauan Simeuleu – Kepulauan Mentawai, Perairan Bengkulu – Barat Lampung, Selat Sunda bagian Selatan, Selat Bali bagian Selatan, Peraiaran Selatan Jawa hingga Pulau Sumba, Selat Lombok bagian Selatan, Selat Alas bagian Selatan, serta Samudera Hindia Barat Sumatera hingga Selatan NTT. (APS)
Jakarta (Maritimnews) - Dalam rangka meningkatkan kepedulian terhadap anak yatim.piatu, Koperasi Karyawan (KOPKAR) Terminal Petikemas…
Bandar Lampung (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Panjang mencatat kinerja operasional yang…
Jakarta (Maritimnews) - PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) berhasil menjaga kinerja operasional secara solid…
Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) mencatat kinerja operasional yang positif dalam melayani angkutan…
Ini bukan soal satu atau dua pelabuhan yang perlu diperbaiki. Ini adalah kegagalan sistemik yang…
Ditulis oleh: Arief Poyuono Pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2025 yang berada di kisaran 5 %…