OP Gelar Forum Kehumasan Pelabuhan Tanjung Priok ke-2 di Best Western Kemayoran Hotel

Acara Forum Kehumasan Pelabuhan Tanjung Priok ke-2.

MNOL – Jakarta, Dalam rangka membangun komunikasi, sinergitas, dan koordinasi antar instansi dan stake holders pelabuhan Tanjung Priok, maka Otoritas Pelabuhan (OP) sebagaimana diatur dalam Undang-Undang nomor 8 tahun 2008 Tentang Pelayaran menggelar acara Forum Kehumasan Pelabuhan Tanjung Priok ke-2 yang bertemakan “Membangun Sinergitas Pelayanan Online dan Antisipasi Penyebaran Virus Zika di Pelabuhan Tanjung Priok” bertempat di Best Western Plus Kemayoran Hotel Jakarta, Kamis (6/10).

Kepala Kantor OP Tanjung Priok, Drs I Nyoman Gede Saputra,MM menjelaskan pada kata sambutannya, bahwa Undang-Undang nomor 17 tentang Pelayaran telah menetapkan Otoritas Pelabuhan sebagai penyelenggara pelabuhan yang mempunyai tugas dan tanggung jawab serta wewenang antara lain untuk memelihara kelancaran dan ketertiban pelayanan kapal, barang dan penumpang di pelabuhan, termasuk pelayanan jasa kepelabuhanan serta penyediaan fasilitas dan peralatan pelabuhan.

“Kami berharap Inapornet di pelabuhan Tanjung Priok dapat diterapkan pada bulan Oktober 2016 ini. Oleh karena itu saya minta dukungan dan kerjasama seluruh pihak terkait untuk bersama-sama membangun sinergitas dalammenerapkan system Inapornet di Tanjung Priok,” kata Nyoman.

Kementerian Perhubungan dalam hal ini Ditjen Perhubungan laut telah menginstruksikan kantor otoritas Pelabuhan untuk menerapkan tata cara pelayanan kapal dan barang secara online (system Inapornet).

Selain bahasan mengenai system Inapornet, Forum Kehumasan Pelabuhan Tanjung Priok ke-2 juga membahas antisipasi penyebaran virus Zika.  yang mana Indonesia sampai saat ini belum terjangkit virus tersebut. “Pelabuhan Tanjung Priok sebagai gerbang keluar masuknya kapal asing bisa saja menjadi titik penyebaran virus dari Negara lain termasuk virus Zika. Oleh karenanya kita harus waspada dan meningkatkan pengawasan terhadap virus yang berasal dari nyamuk itu agar tidak masuk ke Indonesia melalui pelabuhan,” pungkas Nyoman.

Acara Forum Kehumasan Pelabuhan Tanjung Priok ke-2 dihadiri Kantor Kesyahbandaran Utama Tanjung Priok, kantor Disnav Kelas I Tanjung Priok, Pangkalan PLP Kelas I Tanjung Priok, kantor Bea dan Cukai type A Tanjung Priok, Polres Pelabuhan tanjung Priok, PT Pelindo II Tanjung Priok, YON BEKANG-4/AIR, PT MTI, TPK Koja, APBMI, INSA, GINSI, ALFI/ILFA dan Koperasi Karya Sejahtera TKBM Tanjung Priok, serta puluhan undangan lainnya. (Bayu/MN)

A.P Sulistiawan

Redaktur

Share
Published by
A.P Sulistiawan

Recent Posts

Uji Emisi di Tanjung Priok, Pelindo Ajak Ekosistem Pelabuhan Jaga Lingkungan

Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo mendorong kolaborasi pengendalian emisi kendaraan di…

6 days ago

Sosialisasi Perkuat Ekosistem Vendor Pelindo Regional 4

Makassar (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo memperkuat ekosistem vendor di wilayah Regional…

6 days ago

Semester I 2026, Arus Barang PMT Tumbuh 10,85 persen

Medan (Maritimnews) – PT Pelindo Multi Terminal (PMT), anak usaha PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang…

6 days ago

FSP BUMN Bersatu Dukung RUU Ketenagakerjaan, Adaptif Dengan Perubahan Ekosistem Berusaha

Jakarta (Maritimnews) – Dalam rangka pemenuhan keputusan MK soal pembentukan RUU Ketenagakerjaan, para Pimpinan DPR…

6 days ago

Aksi Damai Aliansi Pekerja Tanjung Perak di depan Pengadilan Tipikor Surabaya

Surabaya (Maritimnews) - Aliansi Serikat Pekerja Tanjung Perak menggelar aksi solidaritas sebagai bentuk dukungan terhadap…

6 days ago

FSP BUMN Bersatu Memohon Putusan Bebas Murni Bagi 6 Karyawan PT APBS Pelindo

Jakarta (Maritimnews) – Enam terdakwa perkara dugaan korupsi proyek pengerukan alur pelayaran yang berkaitan dengan…

1 week ago