Ditjen Hubla dan Pelindo I Tandatangani Adendum Pengusahaan Pelabuhan Kuala Tanjung

Foto: Dirut Pelindo I berpose bersama dengan Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Direktur Lalu Lintas Angkutan Laut, dan Kepala KSOP Kelas V Kuala Tanjung di Jakarta. (Bayu/MN)

MNOL, Jakarta – Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut bersama PT. Pelabuhan Indonesia I (Persero) menandatangani Adendum Perjanjian Konsesi pada Terminal Curah Cair di Pelabuhan Kuala Tanjung. Adendum Perjanjian tersebut ditandatangani oleh Kepala Kantor Kesyahbandaran Dan Otoritas Pelabuhan Kelas V Kuala Tanjung, Anggiat Douglas Silitonga dengan Direktur Utama PT. Pelabuhan Indonesia I (Persero), Bambang Eka Cahyana, dan disaksikan oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Ir. Supardi di Kantor Pusat Kementerian Perhubungan Jakarta, Rabu (16/11).

Seperti diketahui bersama, awal tahun 2015 telah ditandatangani Perjanjian Kerjasama tentang Pengusahaan Dermaga pada Terminal Curah Cair di Pelabuhan Kuala Tanjung di mana PT. Pelindo I (Persero) akan membangun Dermaga Terminal Curah Cair di Pelabuhan Kuala Tanjung dengan periode konsesi selama 69 tahun, dan pendapatan konsesi sebanyak 2,5 % dari pendapatan kotor.

“Namun dengan penandatanganan adendum ini ke depan akan berkembang menjadi Terminal Multipurpose yang dapat melayani muatan general cargo dan peti kemas, dengan beberapa kesepakatan antara lain total investasi senilai kurang lebih Rp3,7 triliun, jangka waktu konsesi selama 69 tahun, pendapatan konsesi sebesar 2,5 % dari pendapatan kotor, dan PT. Pelindo I (Persero) dapat bermitra dengan badan usaha (afiliasi) dalam kegiatan pengusahaan Terminal Multipurpose terkait jasa kepelabuhanan dengan persetujuan tertulis dari Kantor KSOP Kelas V Kuala Tanjung,” jelas Direktur Jenderal Perhubungan Laut. Ir. A. Tonny Budiono, MM dalam sambutannya yang dibacakan oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Ir Supardi.

Supardi mengatakan bahwa dengan perubahan kegiatan pengusahaan kepelabuhan ini diharapkan Terminal Kuala Tanjung mampu untuk melayani peningkatan demand pada muatan general cargo dan juga peti kemas serta adanya fleksibilitas terhadap pelayanan muatan dan juga peningkatan throughput.

“Semoga Pelabuhan Kuala Tanjung mampu memberi nilai tambah bagi pertumbuhan ekonomi sehingga daerah hinterland-nya berkembang lebih pesat lagi dan menjadi salah satu penopang arus investasi yang datang ke negara lain,” pungkasnya.

Adapun Rencana Induk Pelabuhan Kuala Tanjung telah ditetapkan melalui Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 20 Tahun 2012 dan direvisi dengan Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 148 Tahun 2016. Rencana pengembangan Pelabuhan Kuala Tanjung antara lain pengembangan Terminal Multipurpose yang meliputi pembangunan dermaga sepanjang 1.000 meter, trestle sepanjang 2.784 meter serta fasilitas penunjang lainnya.

Di samping itu, Kuala Tanjung memiliki letak geografis, sangat strategis karena terletak pada jalur sibuk perdagangan dunia yaitu Selat Malaka. Hal tersebut ditunjang dengan potensi hinterland Pelabuhan Kuala Tanjung sendiri terutama potensi industri sawit yang terintegrasi dengan daerah di sekitarnya seperti Asahan, Simalungun, Labuhan Batu, Sei Mangkei dan Belawan.

Dengan pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus Sei Mangke sebagai kawasan industri, diharapkan dapat memberikan dampak yang signifikan bagi perkembangan Pelabuhan Kuala Tanjung. (Bayu/MN)

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

Atasi Kepadatan, Pelabuhan Tanjung Wangi Kini Dilayani Empat Kapal

Banyuwangi (Maritimnews) - Aktivitas bongkar muat kendaraan melalui kapal Roll On-Roll Off (Ro-Ro) di pelabuhan…

2 days ago

Pelindo Regional 4 dan Kejati Maluku Perkuat Sinergi Hukum

Makassar (Maritimnew) – Dalam rangka memperkuat sinergi dalam penanganan masalah hukum bidang perdata dan tata…

3 days ago

Kemarau dan Kabut Asap Kalimantan, Partisipasi TPK Bagendang Salurkan 70 Tangki Air Bersih dan Masker

Kotawaringin Timur (Maritimnews) - PT Pelindo Terminal Petikemas melalui Terminal Peti Kemas (TPK) Bagendang berpartisipasi…

3 days ago

Hari Pelanggan Nasional 2026, IPC TPK Perkuat Sinergi Lewat Customer Rafting

Bogor (Maritimnews) – Dalam rangka memperingati Hari Pelanggan Nasional, IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) menyelenggarakan…

3 days ago

Agustus 2026, TPS Catat Throughput 128 Ribu TEUs

Surabaya (Maritimnews) - Kinerja arus petikemas (throughput) PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) untuk bulan Agustus…

3 days ago

Vessel Operational Disruption; Kapan Pengalihan Kapal Menjadi Pilihan Tepat

Oleh: SAFUAN - Doctor in Management Science Gangguan operasional merupakan salah satu risiko yang tidak…

5 days ago