IPC Logistic Surabaya sebagai Pilot Project Pembentukan Cabang Lainnya

General Manager IPC Logistic Surabaya, Djoko Rismanto.

MNOL-Surabaya, IPC Logistic atau Multi Terminal Indonesia (MTI) Cabang Surabaya sebagai bagian dari PT Pelabuhan Indonesia II adalah pilot project, merupakan cabang pertama yang dibentuk guna mengembangkan sayap usaha IPC Logistic Services. “Melihat peluang pangsa pasar dipelabuhan Tanjung Perak dan Teluk Lamong, kami melihat ada kesempatan untuk mengembangkan bisnis logistik di Jawa Timur,” jelas General Manager IPC Logistic Surabaya Djoko Rismanto kepada maritimnews diruang kerjanya, Rabu (23/11).

Menurut Djoko, pembukaan kantor cabang didaerah lain termasuk dilingkungan kerja IPC/PT Pelabuhan Indonesia II dalam rangka mendukung kegiatan distribusi barang antar kota, antar provinsi dan antar pulau serta diharapkan mampu menambah nilai positif bagi Pelindo II selaku Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melalui IPC Logistic Services. “MTI cabang Surabaya sendiri berdiri pada bulan Mei 2015,” ujarnya.

Terkait bakal diterapkannya core business IPC Logistic di 12 cabang PT Pelabuhan Indonesia II, maka strategi dan semangat cabang Surabaya seharusnya dijadikan pemicu seperti tatkala tahun 2015 awal pembentukan kantor cabang Bandung, Semarang, Banten, Cirebon dan pemisahan cabang Jakarta. Kemudian September 2016 pembentukan kantor perwakilan Jogjakarta, Solo, dan Bali.

“Sebelum Pelindo II menyerahkan kewenangan core business kepada IPC Logistic Services, khususnya beberapa cabang Pelindo II harus dilakukan tahapan agar nantinya  mampu bersaing dengan perusahaan-perusahaan logistik yang telah eksis di wilayah setempat,” tambah lelaki kelahiran Rembang 33 tahun silam ini seraya menambahkan bahwa bisnis logistik berbeda dengan bisnis dermaga.

Tahapan yang dimaksud Djoko, yaitu melakukan survey pasar dan kajian guna menentukan jenis ware house atau gudang (salah satu fasilitas perusahaan logistik) ditentukan setelah survey pasar dan kajian valid. “Jajaki apa yang dibutuhkan para pengguna jasa, sebab gudang Less Container Loads (LCL) tentu berbeda dengan gudang distribusi. Untuk disebagian besar pelabuhan cabang Pelindo II, keberadaan gudang distribusi merupakan yang paling relevan. Selain gudang,fasilitas trucking, dan mobil boks juga menjadi sangat penting,” tandasnya.

Kini IPC Logistic/MTI cabang Surabaya tengah berupaya mencapai target pendapatan dengan meningkatkan variasi – jenis – kualitas pelayanan, business expansion, meningkatkan pangsa pasar, net working, memberikan kontribusi pencapaian target pendapatan – laba perusahaan, dan eksistensi perusahaan bersama sumber daya manusia yang profesional serta didukung suasana kerja yang kekeluargaan.(Bayu/MN)

A.P Sulistiawan

Redaktur

Share
Published by
A.P Sulistiawan

Recent Posts

Langkah Transformasi Digital Pertamina Dinilai Positif

Jakarta (Maritimnews) - Mengacu hasil survey Lembaga riset strategis Citra Nasional Network (CNN) yang dirilis…

3 days ago

Periode Libur Sekolah 2026, PELNI Kasih Diskon 30%

Jakarta (Maritimnews) - PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) resmi memberikan diskon tarif tiket kapal penumpang…

3 days ago

Sampai April 2026, Arus Peti Kemas Ekspor di Pelindo Tumbuh 10%

Jakarta (Maritimnews) - Peningkatan arus barang melalui pelabuhan, khususnya peti kemas yang dilayani oleh PT…

5 days ago

Pelindo Group Makassar Memperingati Hari Lahir Pancasila

Makassar (Maritimnews) - Dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila setiap tanggal 1 Juni, Pelindo Group…

1 week ago

Kepercayaan Industri Otomotif, Ekspor IPCC Tumbuh Signifikan

Jakarta (Maritimnews) - Komitmen PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IDX: IPCC) untuk terus memperkuat kapasitas…

1 week ago

Layanan South China Java X-Press Feeders di IPC TPK Tanjung Priok

Jakarta (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) menunjukkan komitmennya mendukung kelancaran arus logistik internasional…

1 week ago