Dalam paparannya yang berjudul The South China Sea Dispute and Regional Maritime Security Indonesia Perspective, Marsetio menguraikan persoalan konflik di Laut Selatan dari sudut pandang Indonesia. Selain itu, dalam kesempatan yang sama Laksamana Muda TNI Dr. A. Octavian selaku Dekan Manajemen Pertahanan, Universitas Pertahanan Indonesia juga menjadi pemateri dengan tema paparan mengenai sosiologi militer dalam konteks globalisasi dan kontribusinya bagi transformasi TNI.
Adapun yang menjadi peserta dalam kuliah tersebut antara lain perwira militer dari seluruh wilayah Amerika Serikat dan staf pemerintah dari 45 negara lainnya. Para peserta yang hadir merupakan calon pemimpin dimasa depan dinegara dan instansinya masing-masing. Mereka diseleksi dan diundang secara khusus untuk mempelajari ilmu bisnis, ilmu komputer, hubungan sipil dan militer, information warfare, simulasi dan modeling, desain kapal, sistem logistik dan sumber daya manusia.
Setelah selesai mengabdi di angkatan laut, kiprah Marsetio dibidang kemaritiman ternyata terus berlanjut. Saat ini beliau menjadi penasehat diberbagai kementerian dan menjadi utusan khusus Indonesia di International Maritime Organization (IMO) di London dan menjadi Ketua Majelis Biro Klasifikasi Indonesia yang saat ini sedang diperjuangkan berkelas internasional.
(Ar/MN)
Jakarta (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) resmi memasuki usia 13 tahun dalam melayani…
Jakarta (Maritimnews) - Sebagai wujud nyata komitmen terhadap kelestarian lingkungan dan implementasi komitmen Environmental, Social,…
Jakarta (Maritimnews) - Pelabuhan Tanjung Priok pintu gerbang logistik utama Indonesia adalah world class port…
Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Tanjung Priok menunjukkan komitmennya mendukung kesejahteraan…
Jakarta (Maritimnews) – Menyambut HUT PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) ke-13 telah diawali dengan…
Jakarta (Maritimnews) - Dalam rangka meningkatkan kepercayaan masyarakat dan pengguna jasa terhadap pelayanan terminal penumpang,…