Categories: HankamTerbaru

Mengenal UNHAN dan Keamanan Maritim di Indo Defence 2016

Humas UNHAN Mayor Kav M.Toha (kanan), Mahasiswa Prodi Keamanan Maritim UNHAN, Megawati Rosalio Putri (tengah) di acara Indo Defence 2016

MNOL, Jakarta – Kementerian Pertahanan RI tahun ini kembali menyelenggarakan Indo Defence Expo & Forum 2016 yang berlangsung pada 2-5 November lalu.  Event itu merupakan acara 2 tahunan yang selalu dinanti bagi pelaku maupun penggemar industri pertahanan.

Para pengunjung yang datang biasanya  hanya untuk sekadar melihat perkembangan alutsista saat ini  dari dalam maupun luar negeri atau bagi para pelaku pertahanan (TNI) tentu ingin mencari informasi alutsista terbaru dengan kapasitasnya masing-masing.

Namun di antara ratusan stand industri pertahanan, ada stand yang boleh dibilang sangat menarik perhatian yakni stand Universitas Pertahanan (UNHAN).

Sebagai perguruan tinggi di bawah Kementerian Pertahanan  yang didirikan pada tanggal 11 Maret 2009, UNHAN memiliki kegiatan operasional pendidikan yang dilandaskan pada peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI nomor 9 tahun 2014 tentang statuta Universitas Pertahanan.

Menurut  Mayor Kav M. Toha yang merupakan salah satu humas di Universitas Pertahanan, menjelaskan berdirinya UNHAN ini sangat bermanfaat bagi pemuda-pemudi bangsa Indonesia yang memiliki minat untuk mengkaji dan belajar tentang pertahanan.

“Selain itu mereka juga dapat menikmati pendidikan ini secara gratis. Karena langsung disubisidi oleh Negara. UNHAN juga menyediakan fasilitas asrama, bagi para mahasiswa maupun mahasiswi yang berasal dari daerah jauh,” ujar Toha.

Senada dengan yang disampaikan oleh Mayor Kav M.Toha, Megawati Rosalio Putri juga menambahkan kesan-kesannya sebagai mahasiswi Universitas Pertahanan yang mengambil program Studi Maritime Security. Dia membenarkan bahwa kuliah di Universitas Pertahanan memang gratis, dan sangat bermanfaat bagi para insan muda.

“Karena UNHAN sangat terbuka memberikan kesempatan bagi siapa saja yang ingin kuliah di sini. Pendidikan di UNHAN, juga tak seperti pendidikan militer pada umumnya. Karena baik militer dan sipil pun bergabung di sini sama sama menuntut ilmu, dan saling menjaga solidaritas,” ungkap Mega biasa akrab disapa.

Lanjutnya, dia menuturkan tentang prodi Keamanan Maritim yang banyak mengulas mengenai strategi keamanan maritim. Prodi ini memiliki hubungan erat dengan instansi pemerinah seperti TNI AL, Bakamla, Polair, dan instansi-instansi lainnya yang memiliki wewenang di laut.

“Indonesia sebagai negara yang didominasi oleh laut, jadi perlu strategi untuk menjaga perairannya, apalagi dalam visi presiden poros maritim dunia. Ya PR (Pekerjaan Rumah-red) kita saat ini masih belum saling sinerginya para instansi yang berwenang di laut,” paparnya.

UNHAN baru akan membuka pendaftaran bagi mahasiswa baru pada tanggal 1 Desember 2016 nanti. Untuk info lebih lanjut bisa langsung cek di website www.idu.ac.id.

Oleh karena itu Kehadiran UNHAN sangatlah dibutuhkan, karena melihat perkembangan dinamika politik saat ini, dimana kondisi keamanan global yang semakin genting  mengharuskan adanya ruang akademik yang bermanfaat untuk menganalisis model pertahanan dan strategi pertahanan apa yang cocok untuk diaplikasikan di Indonesia.

Terlebih lagi Indonesia yang secara geografis merupakan Negara maritim sangat riskan terjadinya gesekan terutama di perbatasan. Sehingga diperlukan analisa dan strategi serta komitmen untuk mendorong industri pertahanan nasional.

“Adanya kajian sangat penting untuk bagaimana mengembangkan industri pertahanan sebagai cikal bakal sumber perekonomian baru bangsa Indonesia,” pungkas Mega. (Sutisna/MN)

 

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

Setetes Harapan di Hari Jadi IPC TPK, Himpun 128 Kantong Darah

Jakarta (Maritimnews) – Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-13 PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK)…

10 hours ago

Pelindo Terminal Petikemas Terima Dua Penghargaan Ajang GSPI ASRI 2026

Surabaya (Maritimnews) - PT Pelindo Terminal Petikemas meraih penghargaan dalam ajang Green and Smart Port…

13 hours ago

PMT Tanjung Intan Raih Green and Smart Port 2025 Predikat Bintang 3

Gresik (Maritimnews) - Komitmen PT Pelindo Multi Terminal (PMT) Branch Tanjung Intan memperkuat upaya keberlanjutan…

23 hours ago

Menuju Danantara 2030: Cetak Biru Transformasi BUMN sebagai Pilar Kedaulatan Ekonomi dan Mesin Pertumbuhan Indonesia

Oleh : Arief Poyuono Komisaris PT Pelindo (Persero) Transformasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melalui…

2 days ago

QCC 17 row Resmi Beroperasi di IPC TPK Panjang

Bandar Lampung (Maritimnews) - IPC Terminal Peti Kemas (IPC TPK) Panjang mulai mengoperasikan secara resmi…

2 days ago

Usia 13 Tahun Jadi Momentum IPC TPK Pacu Transformasi dan Peningkatan Layanan

Jakarta (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) resmi memasuki usia 13 tahun dalam melayani…

5 days ago