Kunjungan Chief Engineering UNIFIL, ieutenant Colonel Games ke Markas Indobatt.
MNOL-Beirut, Chief Engineering UNIFIL (United Nations Interim Force In Lebanon), Lieutenant Colonel Games, melaksanakan peninjauan ke Compound Satgas Batalyon Mekanis Kontingen Garuda XXIII-K/Unifil (Indobatt). Peninjauan ini berkaitan dengan kegiatan engineering dalam hal force protection di Markas Indobatt, UN Posn 7-1 Adshit Al-Qusayr, Lebanon Selatan, Kamis (29/12/2016).
Kedatangan Chief Engineering UNIFIL diterima oleh Danton Zeni Kompi Bantuan Indobatt, Lettu Marinir Firmansyah Likur dengan didampingi Serka Fedy Arief. Games menyampaikan bahwa fasilitas yang tersedia saat ini mungkin belum seperti yang diharapkan, namun ia terus mengupayakan peningkatan fasilitas di masa yang akan datang, seperti perbaikan jaringan listrik di observation post (OP) pada compound-compound Indobatt.
Setelah menerima penjelasan tentang letak compound-compound yang berada di area Indobatt , Games melanjutkan peninjauannya di sekitar UN Posn 7-1, yaitu Markas Batalyon Kompi D dan Kompi Bantuan. Obyek yang ditinjau olehnya meliputi shelter hingga pagar pembatas.
Setelah selesai melaksanakan peninjauan di UN Posn 7-1, Games melanjutkan peninjauan ke Kompi C (UN Posn 9-2) dan Kompi A (UN Posn 9-63). “Peninjauan Chief Engineering Unifil dimaksudkan untuk mengetahui proyek yang harus segera dikerjakan ataupun ditunda dilihat dari sisi strategis perlindungan keamanan di compound-compound, baik yang berupa aset UNIFIL maupun aset personel Indobatt,” terang Danton Zeni Kompi Bantuan Indobatt, Lettu Marinir Firmansyah Likur
Oleh : Dr. Dayan Hakim NS* Perusahaan pelayaran saat ini tengah menghadapi kewajiban untuk menyusun…
Jakarta (Maritimnews) - Kunjungan Mahasiswa dan Mahasiswi Fakultas Ekonomi & Bisnis Universitas Indonesia (UI) ke…
Pontianak (Maritimnews) - Dukungan perusahaan IPC Terminal Petikemas terhadap Asta Cita ke-4 Pemerintah Republik Indonesia…
Jakarta (Maritimnews) – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Area Teluk Bayur bersama PT Pelabuhan Tanjung…
Jambi (Maritimnews) - Indonesia adalah produsen dan eksportir utama kayu manis global, menguasai sekitar 41%…
Dwelling time yang masih jauh di atas standar internasional bukan sekadar masalah teknis kepelabuhanan —…