Koarmabar SAR Korban Kapal Tenggelam Di Laut Jawa

KRI Cut nyak dien-375 yang sedang melaksanakan operasi SAR terhadap empat nelayan korban kapal tenggelam di perairan Karawang, Laut Jawa, Selasa (6/12).

MNOL-Karawang, Komando Armada RI Kawasan Barat (Koarmabar) mengerahkan dua unsur KRI yaitu KRI Cut nyak dien-375 dan KRI Cakalang-852 serta dua kapal partoli yakni Kapal Angkatan Laut (KAL) Sanca dan KAL Kobra yang sedang terlibat Operasi Rakata Jaya untuk melaksanakan bantuan search and rescue (SAR) terhadap empat nelayan korban kapal tenggelam di perairan Karawang, Laut Jawa, Selasa (6/12).

Sejak hari Sabtu 3 Desember 2016 lalu, setelah menerima informasi kapal tenggelam, kdua unsur Koarmabar yaitu KRI Cakalang-852 dan (KAL) Sanca langsung bergerak ke lokasi kejadian guna melaksanakan bantuan pencarian terhadap nelayan korban kapal tenggelam.

Menurut informasi di lapangan, kapal yang tenggelam tersebut  diawaki tujuh nelayan asal Cirebon. Dari ketujuh korban nelayan yang tenggelam, 3 nelayan berhasil diselamatkan oleh kapal cumi yg sedang melintas dan menuju muara baru, sedangkan 4 nelayan lainnya belum diketemukan. Adapun 3 orang nelayan yang selamat atas nama Amirudin (27 th), Pandi (20 th) dan Wartono (29 th). Sedangkan 4 orang nelayan yang belum ditemukan atas nama Rasmud (28 th), Andi (15 th), Tomas (21 th) dan Sarya (28 th).

Dari informasi nelayan yang selamat, mengatakan kapal mereka yang bernama Tetap Jaya ditabrak oleh kapal tongkang di posisi sebelah utara pengeboran Tanjung Kerawang pada hari Jumat, 2 Desember 2016 lalu. Saat kejadian, Kapal Tetap Jaya yang mereka awaki sedang lego jangkar dan beristirahat tiba-tiba ditabrak oleh tongkang yang mengakibatkan kapal tenggelam beserta penumpangnya.

Hingga saat ini, Koarmabar kembali menambahkan dua unsurnya yaitu KRI Cut nyak dien-375 dan KAL Kobra  untuk melaksanakan SAR bersama-sama dengan Polair Polres Karawang dan Basarnas Provinsi Jawa Barat, dibantu nelayan setempat dan penjaga pantai, terus melakukan penyisiran di sepanjang pantai utara Laut Jawa untuk mencari dan menemukan keempat nelayan yang belum diketemukan.

A.P Sulistiawan

Redaktur

Share
Published by
A.P Sulistiawan

Recent Posts

GERTAK: Presiden Prabowo Subianto Copot Menkeu Purbaya Terkait Dugaan Isu Jual-Beli Jabatan

Jakarta (Maritimnews) - Jual-beli jabatan merupakan salah satu awal permulaan dan bentuk tindak pidana korupsi…

3 days ago

Survei IDM Ungkap Dua Sisi Bea Cukai: Pelayanan Bagus, Namun Kebijakan Tarif Masih Jadi PR

Jakarta (Maritimnews) - Hasil survei Indonesia Development Monitoring (IDM) terhadap pengguna jasa Direktorat Jenderal Bea…

3 days ago

Analisis Penerbitan PMK 51/2026 tentang Angkutan Barang Terusan

Peraturan Menteri Keuangan No.51 tahun 2026 adalah aturan Kementerian Keuangan yang mengatur tentang Angkut Terus…

4 days ago

TPS Gelar Sosialisasi Bisnis Operasional Bersama GINSI Jatim

Surabaya (Maritimnews) - Kolaborasi antar instansi menjadi faktor penting dalam menciptakan layanan logistik efisien, transparan,…

4 days ago

Atasi Kepadatan, Pelabuhan Tanjung Wangi Kini Dilayani Empat Kapal

Banyuwangi (Maritimnews) - Aktivitas bongkar muat kendaraan melalui kapal Roll On-Roll Off (Ro-Ro) di pelabuhan…

6 days ago

Pelindo Regional 4 dan Kejati Maluku Perkuat Sinergi Hukum

Makassar (Maritimnew) – Dalam rangka memperkuat sinergi dalam penanganan masalah hukum bidang perdata dan tata…

7 days ago