Categories: BakamlaHankamTerbaru

Bakamla RI Tingkatkan Keahlian Bahasa Inggris dan Hukum Laut di Negeri Kanguru

Foto bersama para peserta pelatihan singkat untuk bidang Bahasa Inggris di Queensland University, dan pelatihan singkat untuk bidang Hukum Laut di Wollongong University, Australia, Kamis (16/2/2017).

MNOL, Jakarta – Sebagai salah satu bentuk peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM), Bakamla RI selaku perwakilan Pemerintah Indonesia terus menjalin kerja sama yang baik dengan Pemerintah Australia. Saat ini, Bakamla RI sedang menjalani kerja sama peningkatan kapasitas SDM khususnya dalam bidang kemampuan berbahasa Inggris dan pelatihan di bidang Hukum Laut. Sub Direktorat Kerja Sama Luar Negeri Bakamla RI menggagas pelatihan singkat untuk bidang Bahasa Inggris di Queensland University, dan pelatihan singkat untuk bidang Hukum Laut di Wollongong University, Australia, Kamis (16/2/2017).

Khusus untuk pelatihan di bidang Bahasa Inggris, diselenggarakan selama tiga bulan di Queensland University. English Language Training Program ini merupakan program pendidikan singkat yang diadakan oleh pemerintah Australia yang diperuntukkan instansi pemerintah terkait di bidang maritim di Indonesia. Tahun 2017 ini merupakan kali ketiga Bakamla RI diundang mengikuti program dimaksud dan berhasil memberangkatkan tiga orang personelnya pada tanggal 8 Februari 2017 yang lalu. Selain Bakamla RI, instansi pemerintah lainnya yang mengikuti program ini antara lain Kementerian Kelautan dan Perikanan, Direktorat Jenderal Bea Cukai, Kementerian Keuangan, Direktorat Jenderal Imigrasi, serta Kementerian Hukum dan HAM. Republik Rakyat Tiongkok (RRT) dan Laos juga turut berpartisipasi dalam program ini.

Di sisi lain, pelatihan yang tidak kalah penting yaitu mengenai Hukum Laut yang diadakan di Wollongong University selama tiga minggu. Kegiatan ini berawal dari hubungan baik antara Bakamla RI dengan Wollongong University. Terlebih lagi dengan adanya dukungan positif dari kedua belah pihak dalam bidang penelitian kemaritiman, Bakamla RI dan Wollongong University menjadi institusi yang saling menguatkan. Pada akhirnya, Bakamla RI berhasil memberangkatkan sembilan personel yang terdiri dari berbagai satuan kerja yang rutinitas pekerjaannya sering terlibat dalam bidang hukum laut, termasuk perwakilan personel dari Kantor Kamla Zona Maritim Barat dan Tengah.

Studi yang akan diberikan selama mengikuti pelatihan singkat di bidang hukum laut seputar ruang lingkup penegakan hukum maritim, keamanan maritim, dan illegal, unreported and unregulated fishing (IUU fishing / kejahatan perikanan). Diharapkan melalui pelatihan ini, walaupun pelaksanaannya cukup singkat namun dapat memberikan pengetahuan yang bermanfaat dan berarti dalam penguatan personel Bakamla RI.

A.P Sulistiawan

Redaktur

Share
Published by
A.P Sulistiawan

Recent Posts

Sosialisasi PKB Pelindo dan SPPI, Komitmen Hubungan Harmonis

Makassar (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) bersama Serikat Pekerja Pelabuhan Indonesia (SPPI) Bersatu Periode…

2 hours ago

Delegasi Madagaskar Kunjungi IPC TPK dan Integrated Planning Control

Jakarta (Maritimnews) - Delegasi Pemerintah negara Madagaskar didampingi oleh tim Lembaga National Single Window (LNSW)…

1 day ago

82,7 Persen Publik Percaya Transparansi BPI Danantara, Modal Menjadi Korporasi Dunia

Danantara Indonesia dinilai turut memberikan optimisme kepada publik karena sinyal kinerja positif. Capaian itu terekam…

2 days ago

Kepuasan Publik terhadap Kinerja Pemerintahan Prabowo Gibran Mencapai 80,4 Persen

Jakarta (Maritimnews) – Panel Survey Indonesia (PSI) merilis hasil survei nasional mengenai Tingkat Kepuasan Masyarakat…

3 days ago

Program PELITA 2026 Dimulai di Rawa Badak Utara

Jakarta (Maritimnews) – Peluncuran program Pelindo Tanpa Balita Stunting (PELITA) 2026, IPC Terminal Petikemas bersama…

3 days ago

Pertengahan Juni 2026, Throughput IPC TPK Panjang Tumbuh Signifikan

Jakarta (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Panjang mencatat performa gemilang pada pertengahan tahun…

3 days ago