Categories: HLTerbaruTNI AL

Bravo Zulu, Satgas Maritim TNI Konga XXVII-I/UNIFIL Uji Coba Senjata di Zona Barbara

KRI Bung Tomo dan Satgas Maritim TNI Konga XXVII latihan mandiri. Uji coba system senjata di zona Barbara

MNOL, Laut Mediterania – KRI Bung Tomo- 357 yang sedang mengemban misi perdamaian PBB di Lebanon, mengecek kesiapan sistem senjata kapal dan memelihara naluri tempur serta profesionalisme para prajuritnya. Pelaksanaan uji coba merupakan latihan mandiri dengan penembakan Meriam utama kaliber 76 mm, Meriam 30 mm Msi Bow Defence dan Senjata 12,7 mm Browning di area penembakan Barbara-3, Sabtu (11/2).

Kolonel Laut (P) Heri Triwibowo sebagai Komandan KRI sekaligus Komandan Satgas Maritim TNI KONGA XXVIII- I/UNIFIL menjelaskan, latihan penembakan menjadi latihan kedua yang dilaksanakan oleh KRI Bung Tomo- 357 di area penembakan yang sama. Dengan latihan secara berkala, diharapkan para prajurit Satgas Maritim TNI KONGA XXVIII- I/UNIFIL lebih siap dan terlatih dalam menjalankan misinya dibawah bendera PBB di Lebanon.

Sehari sebelum penembakan, Kolonel Laut (P) Heri Triwibowo telah melaksanakan briefing kepada seluruh prajurit KRI Bung Tomo- 357 untuk menekankan agar melaksanakan seluruh latihan sesuai prosedur latihan penembakan yang ada dan tetap mengutamakan Zero Accident.

Kegiatan diawali penyiapan amunisi dan loading amunisi ke meriam. Sebelum penembakan tim maintenance dan operator senjata melaksanakan pengecekan sistem senjata lokal/manual maupun otomatis.

Di samping itu, demi ketepatan waktu dan sasaran penembakan, maka komunikasi antar Pusat Informasi Tempur dan pos-pos tempur harus terjalin dengan baik.

Skenario latihan dimulai dengan simulasi pendeteksian kontak kapal permukaan mencurigakan, yang setelah dilaksanakan deteksi, kenali, nilai, sampai dengan tahap penentuan sebagai musuh yang harus dihancurkan.

KRI Bung Tomo-357 dengan sigap mengumumkan Peran Tempur bahaya permukaan sebagai tanda bahwa seluruh pengawak pos tempur harus siap siaga di pos masing masing. Meriam 76 mm yang dikendalikan di Pusat Informasi Tempur kemudian mengarahkan larasnya tepat ke sasaran dan melaksanakan penembakan mode Single Shot dan Rapid Fire.

Penembakan juga berlanjut dengan menggunakan Meriam 30mm di lambung kanan dan kiri KRI Bung Tomo-357 dengan rapid fire. Penembakan terakhir adalah senjata 12,7 mm yang juga ditembakkan dari lambung kanan dan kiri kapal.

Seluruh prosedur penembakan meriam berjalan dengan aman dan sukses. Menutup latihan penembakan ini, Komandan KRI menyampaikan kebanggaan dan kepada seluruh Prajurit KRI Bung Tomo- 357 atas semangat, profesionalisme dan kedisiplinannya dalam menjalankan latihan penembakan kali ini. “Bravo Zulu,” pungkas Komandan Satgas mengakhiri arahan. (Bayu/MN)

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

Abu Dhabi Ports Group Lirik MNP

Makassar (Maritimnews) - Peluang kolaborasi internasional di sektor kepelabuhanan dan kawasan industri semakin terbuka setelah…

3 days ago

Bank Mandiri Siap Dukung Infrastruktur Pelindo di Indonesia Timur

Makassar (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk memperkuat sinergi…

5 days ago

Triwulan I 2026, IPC TPK Panjang Tumbuh 2,06%

Bandar Lampung (Maritimnews) - IPC Terminal Peti Kemas (IPC TPK) area Panjang berhasil menjaga produktivitas…

5 days ago

Pelindo Konsisten Jaga Kelestarian Lingkungan Laut

Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) melalui Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) konsisten…

6 days ago

Kunjungan Sosial Kopkar TPK Koja Ke GMMI

Jakarta (Maritimnews) - Dalam rangka meningkatkan kepedulian terhadap anak yatim.piatu, Koperasi Karyawan (KOPKAR) Terminal Petikemas…

1 week ago

Pelindo Panjang: Optimalisasi dan Sinergi, Kunci Pertumbuhan Positif

Bandar Lampung (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Panjang mencatat kinerja operasional yang…

1 week ago