Categories: HLTerbaruTNI AL

Kapal Penyelundup Barang kembali diamankan Tim WFQR Lantamal IV

Komandan Lantamal IV Laksamana Pertama TNI S. Irawan bersama Tim WFQR memeriksa barang selundupan dari KM Putra Punggur

MNOL, Tanjungpinang – Tim Western Fleet Quick Response (WFQR) Lantamal IV dari unsur KAL Anakonda II-4-61, berhasil mengamankan KM. Putra Punggur yang menjadi target operasi tim WFQR Lantamal IV karena diduga menyelundupkan barang illegal dari luar negeri di perairan Batam, Minggu (12/2).

Komandan Lantamal IV Laksamana Pertama TNI S. Irawan, S.E. mengatakan KM. Putra Punggur jenis kapal cargo kayu GT 33 menjadi salah satu target operasi dari tim WFQR Lantamal IV dinakhodai oleh “M” dengan 6 orang ABK, menurut keterangan nakhoda pemilik kapal adalah “Y”. Saat diamankan oleh tim WFQR Lantamal IV, kapal berlayar dari pelabuhan Punggur Batam dengan tujuan Tanjung Batu Karimun bermuatan alat-alat bangunan dan bahan rumah tangga tanpa dilengkapi dokumen yang sah.

“Dari hasil pemeriksaan sementara, pelanggaran yang dilakukan diantaranya kapal berlayar tidak dilengkapi dengan Surat Pemberitahuan Berlayar (SPB), tidak ada Sijil dan tidak memiliki dokumen tentang manifest muatan kapal,” ungkap Danlantamal IV.

Lebih lanjut Laksma TNI S. Irawan menjelaskan modus yang digunakan oleh para pelaku adalah barang-barang illegal yang diduga kuat berasal dari Singapura/Malaysia, masuk ke wilayah hukum Indonesia dimasukkan lewat kontainer dibawa oleh kapal-kapal besar secara illegal, barang-barang tersebut dikumpulkan disuatu tempat di Batam selanjutnya di angkut ke berbagai wilayah tujuan dengan menggunakan kapal-kapal dengan tonase yang lebih kecil.

“Para pelaku sengaja melakukan aksinya pada saat hari libur guna memanfaatkan kelengahan petugas. Saat dilakukan penyergapan terhadap target, kondisi cuaca cukup buruk dimana gelombang laut cukup tinggi dengan arus yang sangat kuat disertai hujan lebat dan tiupan angin cukup kencang,” jelas Laksma TNI S. Irawan.

Danlantamal IV menegaskan, keberhasilan dan sepak terjang tim WFQR Lantamal IV dalam upayanya memberantas tindak kriminal dan penyelundupan telah diakui oleh dunia internasional, namun seiring dengan banyaknya pelaku kejahatan yang berhasil diringkus oleh tim WFQR Lantamal IV dan ada pihak tertentu yang merasa kepentingannya terganggu sehingga mereka menebar teror dan ancaman terhadap petugas.
“Hal tersebut tidak akan pernah menyurutkan langkah tim WFQR untuk terus bekerja memberantas tindak kejahatan di perairan Kepri, karena hal itu semata-mata sebagai wujud loyalitas dan tuntutan tugas yang harus ditegakkan sekaligus resiko dari upaya penegakan hukum,” pungkas mantan Komandan Satuan Komando Pasukan Katak itu menanggapi teror terhadap Tim WFQR.(Bayu/MN)

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

IPCC Gelar Public Expose 2026

Jakarta (Maritimnews) – PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IDX:IPCC), anak perusahaan PT Pelindo Multi Terminal…

1 day ago

Pelindo Gelar Coffee Morning, Sosialisasikan peralihan Nota Layanan Jasa Barang Non Petikemas

Jakarta (Maririmnews) - Dalam rangka meningkatkan sinergitas hubungan kerja sama yang telah terjaga dengan baik,…

3 days ago

TPS Gelar Safety Drill Hadapi Cuaca Ekstrem

Surabaya (Maritimnews) – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) menggelar Safety Drill Angin Kencang di area…

1 week ago

TPK Koja Gelar Pelindo Mengajar 2026 di SMAN 8 Yogyakarta

Yogyakarta (Maritimnews) - KSO Terminal Petikemas Koja (TPK Koja) menggelar Program Pelindo Mengajar sebagai bagian…

1 week ago

Hari Sumpah Pemuda, Pelindo Regional 3 Gelar Donor Darah

Surabaya (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3 berkomitmen untuk terus mendorong kegiatan sosial…

1 week ago

Satu Dekade NPCT 1, Kapasitas Hampir Penuh

Jakarta (Maritimnews) - New Priok Container Terminal One (NPCT1) baru saja merayakan satu dekade operasional…

1 week ago