Presiden Arahkan Sumut Menjadi Hub Internasional

Pelabuhan Kuala Tanjung.

MNOL, Jakarta – Evaluasi terhadap pelaksanaan proyek strategis nasional dan program prioritas di Tanah Air terus dilakukan. Hal itu diperlukan untuk mengetahui apakah terdapat kendala dalam pelaksanaan di lapangan sehingga dapat segera dicarikan jalan keluar bersama oleh pemerintah pusat dan daerah. Terkait dengan hal tersebut, pada Kamis, 16 Februari 2017, Presiden Joko Widodo memimpin langsung jalannya rapat terbatas mengenai evaluasi pelaksanaan proyek dan program prioritas nasional di Provinsi Sumatera Utara.

Melihat posisi geografis Sumatera Utara yang berada pada jalur pelayaran internasional Selat Malaka dan dekat dengan Singapura, Malaysia, serta Thailand, menjadikan provinsi yang pada 15 April mendatang genap berusia 69 tahun tersebut memiliki keunggulan strategis. Presiden Joko Widodo melihat potensi geografis tersebut ke depannya dapat dikembangkan sebagai hub internasional.

“Dengan posisi yang strategis itu, Provinsi Sumatera Utara bisa dikembangkan menjadi hub internasional, yang selanjutnya akan ikut menggerakkan perekonomian di wilayah-wilayah lain di pulau Sumatera,” ujarnya di Kantor Presiden, Jakarta.

Guna mewujudkan hal tersebut, diperlukan infrastruktur pendukung yang sangat memadai. Oleh karenanya, dalam rapat terbatas kali ini, Kepala Negara memfokuskan pembahasan pada penyelesaian berbagai hambatan yang terjadi pada proyek-proyek infrastruktur di Sumatera Utara.

“Saya yakin kesiapan infrastruktur akan berdampak pada kecepatan pengembangan kawasan ekonomi khusus di Sei Mangkei maupun kawasan industri lainnya yang sedang kita siapkan sebagai mesin pertumbuhan ekonomi di Sumatera Utara,” ucap Presiden menambahkan.

Persoalan mengenai ketimpangan yang telah menjadi fokus perhatian pemerintah sejak awal tahun ini kembali disinggung. Pemerataan pembangunan dan optimalisasi seluruh potensi ekonomi di Sumatera Utara, yakni potensi-potensi ekonomi di semua wilayah mulai dari pesisir timur, tengah, sampai barat, disebutnya dapat menjadikan Sumatera Utara berkembang semakin pesat.

Danau Toba, yang merupakan salah satu potensi ekonomi di sana, menurut Presiden harus digarap secara serius.

A.P Sulistiawan

Redaktur

Share
Published by
A.P Sulistiawan

Recent Posts

PTP Nonpetikemas Dorong Peningkatan Kompetensi TKBM di Pelabuhan Panjang

Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas) memberikan pelatihan dan sertifikasi kepada 10…

3 days ago

DANANTARA dan Tugas Sejarah Transformasi Ekonomi Nasional Bagi Keadilan Sosial Rakyat

Oleh: Arief Poyuono, SE, M.Kom Indonesia sedang memasuki sebuah fase penting dalam perjalanan ekonomi nasional.…

5 days ago

Uji Emisi di Tanjung Priok, Pelindo Ajak Ekosistem Pelabuhan Jaga Lingkungan

Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo mendorong kolaborasi pengendalian emisi kendaraan di…

2 weeks ago

Sosialisasi Perkuat Ekosistem Vendor Pelindo Regional 4

Makassar (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo memperkuat ekosistem vendor di wilayah Regional…

2 weeks ago

Semester I 2026, Arus Barang PMT Tumbuh 10,85 persen

Medan (Maritimnews) – PT Pelindo Multi Terminal (PMT), anak usaha PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang…

2 weeks ago

FSP BUMN Bersatu Dukung RUU Ketenagakerjaan, Adaptif Dengan Perubahan Ekosistem Berusaha

Jakarta (Maritimnews) – Dalam rangka pemenuhan keputusan MK soal pembentukan RUU Ketenagakerjaan, para Pimpinan DPR…

2 weeks ago