Categories: HankamTerbaruTNI AL

Pangarmabar Meminpin Sertijab Asintel Dan Asops Pangarmabar Di KRI Sultan Hasanuddin – 366

Pangarmabar Laksamana Muda TNI Aan Kurnia, S.Sos., melakukan salam komando dengan pejabat lama dan pejabat baru seusai memimpin Sertijab Asintel dan Asops Pangarmabar di atas KRI Sultan Hasanuddin-366 yang sedang sandar di Pelabuhan Batu Ampar, Batam, Kepulauan Riau. Sabtu (20/5).

MNOL, Tanjung Pinang – Panglima Komando Armada RI Kawasan Barat (Pangarmabar) Laksamana Muda TNI Aan Kurnia, S.Sos., memimpin upacara serah terima jabatan (Sertijab) Asintel Pangarmabar dari pejabat lama Kolonel Laut (E) Angkasa Dipua kepada penggantinya Kolonel Laut (T) Widyanto Pudyo Purnomo dan Asops Pangarmabar dari Kolonel Laut (P) Suwito kepada Kolonel Laut (P) Pundhi Rusbandhi di atas KRI Sultan Hasanuddin-366 yang sedang sandar di Pelabuhan Batu Ampar, Batam, Kepulauan Riau. Sabtu (20/5).

Dalam amanatnya, Pangarmabar Laksamana Muda TNI Aan Kurnia, S.Sos., mengatakan bahwa serah terima jabatan merupakan proses regenerasi yang bertujuan untuk memantapkan kulitas kepemimpinan, mengembangkan kemampuan manajerial dan memperluas wawasan serta memperkaya pengalaman bagi perwira, sehingga diharapkan mampu mengemban setiap tugas yang dibebankan kepadanya secara profesional demi kemajuan organisasi.

Lebih lanjut, Pangarmabar Laksamana Muda TNI Aan Kurnia, S.Sos. mengatakan, Asintel Pangarmabar sebagai pembantu dan pelaksana utama Pangarmabar bidang intelijen bertugas merumuskan dan mengembangkan kebijakan Pangarmabar di bidang intelijen maritim, pengamanan, persandian penggalangan termasuk penerangan. Sedangkan Asisten Operasi Pangarmabar memiliki tugas menyelenggarakan, menyusun, merumuskan serta mengembangkan pembinaan di bidang operasi, latihan, strategi dan taktik.

Dalam melaksanakan tugas pokok Koarmabar, staf intelejen dan operasi memiliki peranan yang sangat penting, karena dituntut untuk mampu mengolah informasi data yang diperoleh dan merumuskan perkiraan intelijen yang selanjutnya dijadikan dasar masukan bagi Pangarmabar dalam mengambil kebijakan dan keputusan organisasi yang selanjutnya ditindak lanjuti staf operasi melalui pelaksanaan tugas kepada jajaran Koarmabar.

Sebagai komando utama operasional dan pembinaan, koarmabar merupakan ujung tombak keberhasilan TNI Angkatan Laut. Dinamika tugas yang dihadapi dan hasil operasi saat ini merupakan wujud kerja keras jajaran Koarmabar yang bekerja secara profesional dan penuh rasa tanggung jawab. Situasi di Laut Natuna yang terus berkembang sebagai dampak dari sengketa Laut Cina Selatan, saat ini menjadi perhatian semua pihak. Batas wilayah negara yang belum selesai di perairan Indonesia Barat, khususnya di Laut Natuna menimbulkan permasalahan bagi nelayan di lapangan. Hal tersebut dibuktikan dengan masih  adanya illegal fishing oleh kapal-kapal asing di ZEEI Natuna yang telah ditangkap oleh KRI. Situasi demikian akan terus terjadi, sehingga dibutuhkan perhatian khusus dan langkah-langkah tepat guna dalam menghadapi kondisi dan situasi yang terus berkembang.

Lebih lanjut, Pangarmabar Laksamana Muda TNi Aan Kurnia, S.Sos., menegaskan bahwa dengan keterbatasan yang kita miliki, kehadiran unsur-unsur operasi di laut sejauh ini telah mampu menunjukkan eksistensi Koarmabar dalam menjaga kedaulatan dan menegakkan kedaulatan serta hukum di perairan barat Indonesia. Hsil positif yang dicapai merupakan hasil kerja sama solid di jajaran Koarmabar dan harus dipertahankan serta ditingkatkan.

Dalam kesempatan tersebut, Pangarmabar Laksamana Muda TNI Aan Kurnia, S.Sos.,  menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada Kolonel Laut (E) Angkasa Dipua dan Kolonel Laut (P) Suwito yang telah melaksanakan tugasnya dengan baik dan ucapan terima kasih dan penghargaan yang tulus kepada Ny. Angkasa Dipua dan Ny. Suwito yang senantiasa mendampingi suami dalamelaksanakan tugas serta ikut berperan aktif dalam pembinaan Jalasenastri Armada Barat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Danguspurlaarmabar, Danguskamlaarmabar, Danlantamal IV Tanjungpinang dan para Komandan Satuan Kapal Koarmabar.

A.P Sulistiawan

Redaktur

Share
Published by
A.P Sulistiawan

Recent Posts

Transisi Adil Bagi Pekerja yang Terotomatisasi di Sektor Pelabuhan

Tenaga kerja pelabuhan dapat didefinisikan dengan berbagai cara. Dalam definisi sempit, tenaga kerja pelabuhan merujuk…

3 hours ago

Program TJSL TEUs Bersinar TPK Koja, Perluas Akses Pendidikan Pelajar

Jakarta (Maritimnews) - KSO Terminal Petikemas Koja (TPK Koja) kembali melanjutkan program Tanggung Jawab Sosial…

1 day ago

GERTAK: Presiden Prabowo Subianto Copot Menkeu Purbaya Terkait Dugaan Isu Jual-Beli Jabatan

Jakarta (Maritimnews) - Jual-beli jabatan merupakan salah satu awal permulaan dan bentuk tindak pidana korupsi…

5 days ago

Survei IDM Ungkap Dua Sisi Bea Cukai: Pelayanan Bagus, Namun Kebijakan Tarif Masih Jadi PR

Jakarta (Maritimnews) - Hasil survei Indonesia Development Monitoring (IDM) terhadap pengguna jasa Direktorat Jenderal Bea…

5 days ago

Analisis Penerbitan PMK 51/2026 tentang Angkutan Barang Terusan

Peraturan Menteri Keuangan No.51 tahun 2026 adalah aturan Kementerian Keuangan yang mengatur tentang Angkut Terus…

6 days ago