Sidang Safety IMO
MN, London – Indonesia hadir pada Sidang IMO Maritime Safety Committe 98 bersama 525 delegasi dari 172 negara anggota International Maritime Organization (IMO). Delegasi Indonesia terdiri dari Direktorat Perkapalan dan Kepelautan Ditjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan, Kementerian Koordinator Maritim dan Atase Perhubungan sebagai perwakilan pengganti tetap di IMO, Jumat (9/6).
Sidang diagendakan hingga 16 Juni 2017, berjalan cukup alot dibandingkan sidang-sidang lainnya. Dikarenakan intervensi disampaikan oleh negara anggota sangat detil, mengingat hasil sidang akan dibuat ketetapan produk hukum IMO yang menjadi aturan pelaksanaan keselamatan maritim di negara anggota IMO
Delegasi Indonesia secara aktif berpartisipasi dalam pembahasan setiap agenda, ikut dalam working group, dan pada waktu intervensi atas nama Pemerintah Indonesia juga sekaligus menyampaikan simpati atas kejadian yang terjadi di beberapa negara anggota IMO.
Atase Perhubungan Pemerintah Indonesia, Simson Sinaga menjelaskan, sejak tahun 2012, Pemerintah Indonesia dalam menjaga dan melindungi lingkungan maritim di jalur perairan Internasional Selat Malaka telah mengoperasikan Maritime Electronic Highway (MEH) dan meratifikasi Konvensi Marpol Annex VI.
Selain bersidang, delegasi Indonesia memanfaatkan waktu jeda coffee break untuk mempromosikan Indonesia, sembari penggalangan dukungan pada pemilihan Anggota Dewan IMO November 2017.
“Melalui penayangan video “Indonesia for IMO Candidacy” pada acara coffee break yang di “host” oleh delegasi Indonesia, seluruh peserta sidang dapat melihat keseriusan Indonesia dibawah kepemimpinan Presiden Indonesia RI Joko Widodo untuk menjadikan Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia dengan ikut aktif berperan serta membahas dan mengimplementasikan aturan keselamatan, keamanan serta perlindungan maritim yang dikeluarkan oleh IMO,” tutur Simson.
Simson menambahkan, bahwa banyak negara yang menyampaikan kekaguman dan apresiasi pada saat menyaksikan penayangan video “Indonesia for IMO Candidacy”. Bahkan, beberapa negara mengikuti langkah yang dilakukan Indonesia untuk menayangkan video dalam rangka penggalangan dukungan Anggota Dewan di IMO.
(Bayu/MN)
Oleh: Siswanto Rusdi, Direktur The National Maritime Institute (Namarin) Daya Anagata Nusantara (Danantara) merencanakan initial…
Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas) memberikan pelatihan dan sertifikasi kepada 10…
Oleh: Arief Poyuono, SE, M.Kom Indonesia sedang memasuki sebuah fase penting dalam perjalanan ekonomi nasional.…
Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo mendorong kolaborasi pengendalian emisi kendaraan di…
Makassar (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo memperkuat ekosistem vendor di wilayah Regional…
Medan (Maritimnews) – PT Pelindo Multi Terminal (PMT), anak usaha PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang…