Categories: HankamTerbaruTNI AL

Tingkatkan Kemampuan Tempur, Prajurit Lanal Yogyakarta Gelar Latihan Menembak

Para prajurit Lanal Yogyakarta sedang melakukan latihan menembak.

MN, Yogyakarta – Untuk meningkatkan kemampuan tempur prajuritnya, Pangkalan TNI AL (Lanal) Yogyakarta, Lantamal V  menggelar  latihan menembak senjata ringan di lapangan tembak Batalyon Infanteri (Yonif) 403/WP, Kentungan, Sleman, D.I. Yogyakarta, Selasa (13/6).

Latihan yang dilaksanakan pada bulan puasa tersebut dimaksudkan untuk meningkatkan ketrampilan dan kemampuan menembak prajurit Lanal Yogyakarta. Hadir dalam latihan menembak tersebut Komandan Pangkalan TNI AL (DanLanal) Yogyakarta Letkol Laut (P) Arya Delano, S.E., M. Pd, Perwira Staf, Bintara dan Tamtama Lanal Yogyakarta lainnya.

Sebelum melaksanakan latihan menembak, Danlanal Yogyakarta Letkol Laut (P) Arya Delano, S.E., M. Pd., memberikan pengarahan kepada prajuritnya agar di dalam melaksanakan latihan ini dilaksanakan dengan sungguh-sungguh dan serius.

Ia berharap seluruh prajuritnya selama latihan berlangsung dapat menjaga dan mengutamakan faktor keamanan dan melaksanakan latihan dengan mengikuti setiap perintah pelatih.

Danlanal Yogyakarta juga menyampaikan walaupun saat ini para prajurit sedang melaksanakan ibadah puasa agar tidak mengurangi semangat para prajuritnya untuk melaksanakan Latihan menembak.

Diharapkan, latihan menembak diikuti dengan sungguh-sungguh dan menjaga faktor keamanan merupakan hal utama. Agar latihan berjalan dengan aman dan lacar, serta hasilnya dapat maksimal.

Latihan menembak ini diikuti oleh seluruh Prajurit Lanal Yogyakarta, yang terdiri dari latihan menembak pistol dan senapan. Untuk senapan laras panjang, menggunakan sikap tiarap dengan jarak 100 meter dengan Munisi 13 butir (3 butir peninjauan, 10 butir penilaian).

Sedangkan, untuk Pistol FN-46 dengan jarak 25 meter menggunakan 6 butir munisi untuk penilaian,” ucapnya. Komandan Lanal Yogyakarta juga mengatakan bahwa latihan menembak senjata ringan tersebut, dilaksanakan secara bertahap, bertingkat dan berlanjut untuk melatih keterampilan prajurit.

(Anugrah/MN)

A.P Sulistiawan

Redaktur

Share
Published by
A.P Sulistiawan

Recent Posts

Pertengahan Juni 2026, Throughput IPC TPK Panjang Tumbuh Signifikan

Jakarta (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Panjang mencatat performa gemilang pada pertengahan tahun…

7 hours ago

Negara Maritim yang Takluk di Lautnya Sendiri

Ketika negara gagal menjamin keselamatan warganya dalam aktivitas yang paling mendasar, maka yang dipertanyakan bukan…

9 hours ago

Prestasi Penegakan Hukum Jangan Dibangun di Atas Kriminalisasi

oleh: Rizma Wulan Sari, SH, MH (Sekretaris Keluarga Besar Putra Putri Purnawirawan Hakim Indonesia/KB P3HI)…

17 hours ago

Karyawan APBS Perkara Pengerukan Pelindo Harus Diputus Bebas Demi Hukum

Oleh: Malvin Berimbing, SH., MH . Direktur Eksekutif LBH-BUMN Indonesia sedang berada pada fase penting…

1 day ago

FSP BUMN Bersatu: Kasus 6 Karyawan PT APBS, Bentuk Kriminalisasi Kejaksaan

Surabaya (Maritimnews) - Tidak ada bukti selama persidangan adanya aliran Dana ke enam Karyawan PT…

1 day ago

Pilihan Prioritas Pembangunan Dry Port di Provinsi Jawa Tengah

oleh: Dr Dayan Hakim NS, Dosen Tetap Program MM Universitas Jayabaya Dry port (atau pelabuhan…

2 days ago