Tim WFQR-4 Koarmabar dibantu nelayan Dabo Singkep menarik kapal yang tenggelam diduga mengalami cuaca buruk di wilayah perairan Dabo Singkep, Tanjungpinang, Kepri, Kamis (1/6).
MN, Jakarta – Tim Western Fleet Quick Response (WFQR)-4 Komando Armada RI Kawasan Barat (Koarmabar) melaksanakan search and rescue (SAR) kapal tenggelam yang diduga mengalami cuaca buruk di wilayah perairan Dabo Singkep, Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri), Kamis (1/6). Kapal tersebut tanpa nama dengan pemilik Akeng (Pasir Panjang) dengan ABK 3 orang bernama Jumadi, Madi dan Nong.
Menurut Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Danlantamal) IV Tanjungpinang Laksamana Pertama TNI R.Eko Suyatno, sebelumnya Danlanal Dabo Singkep Letkol Laut (P) Agus Yudho Kristianto menerima laporan awal dari masyarakat nelayan setempat tentang adanya kapal tenggelam dengan titik koordinat sekitar perairan Tanjung Datok.
Menerima laporan tersebut, selanjutnya Danlantamal IV Tanjungpinang memerintahkan TimWFQR-4 Lanal Dabo Singkep untuk segera membantu SAR pencarian terhadap kapal tersebut dengan mengerahkan Patroli Keamanan Laut (Patkamla) Cempa menuju lokasi kejadian. Akhirnya kapal tanpa nama tersebut berhasil ditemukan dalam posisi tenggelam dengan haluan kapal timbul diatas permukaan air pada posisi 00° 03′ 50″ LS-104° 24′ 47″ BT sekitar perairan Tanjung Datok.
Selanjutnya Tim WFQR-4 Lanal Dabo Singkep bersama masyarakat nelayan setempat melaksanakan penyelamatan, dan kapal berhasil ditarik menggunakan pompong masyarakat dan di kawal Patkamla Cempa menuju ke pelabuhan Pulun, serta di kandaskan untuk keamanan dan akan di serahkan kepada pihak pemilik.
Untuk mempercepat proses pencarian korban aksi tanggap Tim WFQR-4 Lanal Dabo Singkep meneruskan menginformasikan peristiwa kecelakaan tersebut kepada masyarakat nelayan sekitar perairan tersebut untuk membantu pencarian ketiga korban ABK yang masih hilang.
Saat ini Danlanal Dabo Singkep melaksanakan koordinasi dengan Polres Lingga untuk melaksanakan SAR lanjutan namun mengalami kesulitan terkendala cuaca ekstrim angin kencang dan gelombang laut yang tinggi menghambat proses pencarian ketiga ABK.
(Anugrah/MN)
Jakarta (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) resmi memasuki usia 13 tahun dalam melayani…
Jakarta (Maritimnews) - Sebagai wujud nyata komitmen terhadap kelestarian lingkungan dan implementasi komitmen Environmental, Social,…
Jakarta (Maritimnews) - Pelabuhan Tanjung Priok pintu gerbang logistik utama Indonesia adalah world class port…
Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Tanjung Priok menunjukkan komitmennya mendukung kesejahteraan…
Jakarta (Maritimnews) – Menyambut HUT PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) ke-13 telah diawali dengan…
Jakarta (Maritimnews) - Dalam rangka meningkatkan kepercayaan masyarakat dan pengguna jasa terhadap pelayanan terminal penumpang,…