Coffee Morning Koarmabar bersama stakeholders maritim
MN, Jakarta – Komando Armada RI Kawasan Barat (Koarmabar) menggelar acara coffee morning bersama stakeholder maritim dalam rangka koordinasi kemaritiman, di Aula Yos Sudarso, Markas Komando (Mako) Koarmabar Jalan Gunung Sahari Raya No. 67 Jakarta Pusat, Rabu (5/7).
Acara coffee morning yang dipimpin oleh Kepala Staf Koarmabar (Kasarmabar) Laksamana Pertama TNI Yudo Margono, S.E., tersebut dihadiri perwakilan pejabat dari Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP), Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI) dan para Pejabat Utama Koarmabar.
Maksud dan tujuan diselenggarakannya acara tersebut ialah dalam rangka mendiskusikan terkait permasalahan kemaritiman dan sharing informasi serta exchange informasi terkait bidang kemaritiman.
Acara dibuka Asops Pangarmabar Kolonel Laut (P) Pundhi Rusbandhi yang menyampaikan bahwa dalam rangka mendukung kebijakan Presiden RI terkait dengan mewujudkan poros maritim dunia perlunya kerjasama yang baik antara stakeholders maritim. Di mana setiap stakeholders itu juga memiliki kemapuan yang hebat baik secara teknologi maupun kemampuannya dalam mewujudkan poros maritim dunia.
Selanjutnya disampaikan paparan oleh Dansatkatarmabar Kolonel Laut (P) Alit, tentang peran, Tupoksi Puskodal Batam dalam mendukung tugas pokok TNI AL. Hal tersebut guna meningkatkan kemampuan Puskodal TNI AL untuk mewadahi seluruh instansi maritim bersama-sama mengamankan perairan di Indonesia, Selat Malaka, Selat Singapura yang diharapkan dapat memberikan informasi kepada pengguna jasa maritim.
Kemudian acara dilanjutkan dengan diskusi secara langsung dikendalikan oleh Asops Pangarmabar, melalui mekanisme penyampaian pendapat dan saling menanggapi.
Dalam kesempatan tersebut Kasarmabar Laksamana Pertama TNI Yudo Margono, S.E., menyampaikan bahwa Puskodal Koarmabar yang selama ini hanya dipergunakan dan dimanfaatkan oleh TNI AL, rencananya dengan kemampuan yang ada akan dibuka dan dapat dimanfaatkan secara umum, sehingga diperlukan kerjasama yang baik antara stake holders maritim.
Lebih lanjut Kasarmabar Laksamana Pertama TNI Yudo Margono, S.E., menyampaikan, dengan adanya Puskodal ini, diharapkan akan dapat memberikan informasi-informasi kepada stakeholders maritim terkait dan pengguna jasa maritim. Sehingga dengan adanya informasi masuk maka segera ditindaklanjuti oleh aparat di lapangan, seperti TNI AL/ WFQR, KKP, Bakamla RI dan lainnya.
Sementara itu, dari stakeholders maritim sangat mendukung peningkatan Puskodal Koarmabar yang akan melibatkan seluruh instansi maritim dalam rangka penanganan tindakan illegal di laut demi mewujudkan kepentingan nasional yang baik guna mewujudkan Negara Indonesia sebagai poros maritim dunia.
(Anug/MN)
Tenaga kerja pelabuhan dapat didefinisikan dengan berbagai cara. Dalam definisi sempit, tenaga kerja pelabuhan merujuk…
Jakarta (Maritimnews) - KSO Terminal Petikemas Koja (TPK Koja) kembali melanjutkan program Tanggung Jawab Sosial…
Oleh: Capt Ahmad Irfan, MSc (MICS) ex IIC KNKT KM. Senopati Nusantara, KM Tristar, KM…
Jakarta (Maritimnews) - Jual-beli jabatan merupakan salah satu awal permulaan dan bentuk tindak pidana korupsi…
Jakarta (Maritimnews) - Hasil survei Indonesia Development Monitoring (IDM) terhadap pengguna jasa Direktorat Jenderal Bea…
Peraturan Menteri Keuangan No.51 tahun 2026 adalah aturan Kementerian Keuangan yang mengatur tentang Angkut Terus…