Di Mess Kecil tak Terawat, Di sanalah Uang Suap Rp 18,9 Milyar Disimpan

Mess Dirjen Hubla nonaktif Antonius Tonny Budiono yang kecil dan terkesan tak terawat di bilangan Gunung Sahari, Jakarta Pusat

MN, Jakarta – Dirjen Perhubungan Laut nonaktif Antonius Tonny Budiono ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Mess Perwira Bahtera Suaka, Blok B 1 No 2, Jalan Gunung Sahari, Jakarta Pusat.

Kesan pertama melihat Mess tempat tinggal Tonny tampak kecil dan tak terawat, tapi jangan salah, Mess kecil itulah yang menjadi lokasi penyimpanan uang suap sebesar Rp 18,9 milyar.

Petugas mengamankan uang tunai senilai belasan miliar rupiah dalam 33 tas, saat penyidik KPK menangkap Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Antonius Tonny Boediono di Mess Perwira Bahtera Suaka Ditjen Perhubungan Laut, Jalan Gunung Sahari, Jakarta.

Juru bicara KPK, Febri Diansyah di Gedung KPK, Jumat (25/8), mengungkapkan uang yang ditemukan penyidik terdiri dari beberapa mata uang asing dan rupiah. Di antaranya 479,700 dolar AS, 660,249 dolar Singapura, 15,540 Poundsterling, 50,000 Vietnam Dong, 4,200 Euro, 11,212 Ringgit Malaysia, dan mata uang Rupiah sekitar Rp 5,7 milyar.

Selain uang tunai, terdapat pula uang di dalam kartu ATM yang dikuasai Tonny dengan saldo sebesar Rp 1,174 milyar. Uang di rekening Tonny diduga merupakan bagian dari suap dari Komisaris PT Adhiguna Keruktama, Adiputra Kurniawan.

Total suap yang diduga diterima Tonny, mencapai Rp 20,74 milyar. Suap itu diduga terkait perizinan dan pembangunan proyek di lingkungan Ditjen Perhubungan Laut Tahun Anggaran 2016-2017. Salah satunya untuk memenangkan tender PT AGK proyek pengerukan Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Jawa Tengah.

Kini Antonius Tonny Budiono resmi menyandang status tersangka dalam perkara suap. Penyidik KPK pun langsung menahannya.

(Bayu/MN)

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

RUPST Pelindo 2025: Kontribusi Ke Negara Rp7,81 Triliun

Jakarta (Maritimnews) – Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 PT Pelabuhan…

1 day ago

IPC TPK Jambi Dukung Ekspor 19,2 Ton Kopi Kerinci ke Mesir

Jambi (Maritimnews) - Dalam rangka mendukung kelancaran ekspor kopi robusta asal Kerinci ke negara Mesir…

2 days ago

Januari – Mei 2026, Arus Penumpang Pelindo Regional 4 Melesat 10,2% YoY

Makassar (Maritimnews) - PT Pelindo (Persero) Regional 4 mencatat trafik arus penumpang selama periode Januari–Mei…

3 days ago

Januari – Mei 2026, Throughput IPC TPK Capai 1,49 Juta TEUs

Jakarta (Maritimnews) – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) mencatat pertumbuhan arus petikemas sebesar 6,1 persen…

4 days ago

Direct Baru di IPC TPK, MV AS Carolina ke Tiongkok Selatan

Jakarta (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) memperkuat konektivitas logistik internasional melalui pelayanan perdana…

6 days ago

IPC TPK ReWear Project & Seragam Bekas

Jakarta (Maritimnews) - PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) menghadirkan langkah inovatif dalam mendukung keberlanjutan…

7 days ago