HUT ASEAN ke-50, Rancangan First ASEAN Multilateral Navy 2017 Dibahas di Bangkok

First ASEAN Multilateral Navy 2017 di Bangkok, (1/8)

MN, Bangkok – Mewarisi semangat berdirinya The Association of Southeast Asian Nations (ASEAN) atau perkumpulan negara-negara Asia Tenggara pada 8 Agustus 1967 di Bangkok, Thailand, para ASEAN Navies berkumpul di Bangkok sejak 31 Juli 2017 kemarin untuk membahas kerangka latihan bersama.

Menurut informasi yang dihimpun dari Bangkok, semua ASEAN Navies bertekad untuk menyusun kerjasama dalam upaya mereka guna menguatkan stabilitas kawasan. Di bawah pertemuan Angkatan Laut ASEAN itu merupakan bukti dari persatuan dan kepercayaan di antara sesama Negara ASEAN.

Pada kesempatan itu, Royal Thai Navy ditunjuk sebagai ketua pelaksana dalam pertemuan pimpinan Angkatan Laut se-ASEAN pada 8 Agustus 2017 mendatang.

Untuk menekankan pentingnya perayaan pelantikan setengah abad ini dan untuk menunjukkan harmoni kepada dunia internasional mengenai kekompakan Negara ASEAN khususnya Angkatan lautnya, maka perhelatan akbar ini digelar.

Angkatan Laut Kerajaan Thailand bermaksud untuk menggabungkan pertemuan Angkatan Laut ASEAN dan armada internasional Review ke dalam satu forum di bawah “The International Fleet Review” untuk merayakan ulang tahun ke-50 Pembentukan ASEAN.

Rencananya, acara ini akan berlangsung pada 13 – 22 November 2017 di Pattaya, Thailand yang merupakan salah satu destinasi wisata terkenal di dunia.

Delegasi TNI AL dalam pertemuan itu diwakili oleh Paban III Lat Sopsal Kolonel Laut (P) Irvansyah, Komandan KRI RE Martadinata Kolonel Laut (P) Agam Endrasmoro, Kasubdis Stratikops Disopslat Letkol Laut (P) Salim, dan Pabandya Latma Sopsal Letkol Laut (P) Himawan.

Saat ini keanggotaan ASEAN terdiri dari 11 negara yaitu Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Vietnam, Myanmar, Laos, Kamboja, Filipina, Brunei Darussalam dan Timor Leste. 5 Negara yakni Indonesia, Singapura, Malaysia, Thailand, dan Filipina merupakan pendiri ASEAN yang ditandai dengan penandatanganan Deklarasi Bangkok pada 8 Agustus 1967 oleh Menteri Luar Negeri dari kelima negara tersebut.

Semangat ASEAN sejatinya merupakan semangat Nusantara di era Sriwijaya dan Majapahit, karena 2 imperium besar itu wilayahnya mencakup ASEAN saat ini.

 

(Adit/MN)

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

TPS Perkuat Komitmen ESG Melalui Konversi Kendaraan Operasional Berbasis Listrik

Surabaya (Maritimnews) – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) terus memperkuat komitmennya terhadap operasional pelabuhan yang…

11 hours ago

Masa Depan Pelabuhan Indonesia antara Peluang dan Tantangan

Oleh: Arief Poyuono Komisaris PT Pelindo (Persero) Pelabuhan telah berkembang jauh melampaui sekadar pusat logistik.…

15 hours ago

Pelindo Sosialisasikan Layanan Alat Pemindai Petikemas kepada Pelanggan

Surabaya (Maritimnews) – Pelindo menyelenggarakan rangkaian sosialisasi penerapan layanan tambahan berupa alat pemindai petikemas kepada…

1 day ago

Transisi Adil Bagi Pekerja yang Terotomatisasi di Sektor Pelabuhan

Tenaga kerja pelabuhan dapat didefinisikan dengan berbagai cara. Dalam definisi sempit, tenaga kerja pelabuhan merujuk…

3 days ago

Program TJSL TEUs Bersinar TPK Koja, Perluas Akses Pendidikan Pelajar

Jakarta (Maritimnews) - KSO Terminal Petikemas Koja (TPK Koja) kembali melanjutkan program Tanggung Jawab Sosial…

4 days ago