Categories: HLPelabuhanTerbaru

Pekerja JICT Slowdown, Pelayanan Kapal mulai Ditangani TPK Koja

Kapal KMTC Athos asal Korea yang ditangani oleh TPK Koja di dermaga JICT, Selasa (1/8).

MN, Jakarta – Issue aksi mogok kerja Serikat Pekerja Jakarta International Container Terminal (SP-JICT) berakibat pada aktifitas pekerja, khususnya terhadap pelayanan bongkar muat petikemas. Manajemen JICT memandang perlu bersinergi dengan “tetangga sebelah” TPK Koja melalui kerjasama Business to Business (B to B).

Manajemen JICT menyerahkan operasional peralatannya ke TPK Koja untuk pengoperasian 300 meter dermaga utara JICT yang bisa diperpanjang menjadi 720 meter jika diperlukan.

Terkait slowdown yang dilakukan oleh pekerja, manajemen JICT harus bekerjasama dengan TPK Koja dalam rangka mengembalikan tingkat layanan. Data tercatat untuk produktifitas pelayanan bongkar muat dari standart sebesar 26 Box Crane Hour (BCH), saat ini pekerja JICT hanya melakukan sekitar 8 BCH.

Kerjasama antara JICT dan TPK Koja diawali pengoperasian dermaga JICT pada hari Selasa tanggal 1 Agustus 2017 pukul 22.00 wib yang disaksikan GM TPK Koja, Ade Hartono didampingi SP TPK Koja. Kegiatan pelimpahan dimulai melayani Kapal KMTC Athos asal Korea yang sandar dengan kegiatan Bongkar sebanyak 1.125 box.

Sementara itu Kepala Otoritas Pelabuhan Tanjung Priok, I Nyoman Gede Saputra menegaskan, bahwa Terminal 3 Pelabuhan Tanjung Priok, New Port Container Terminal 1 (NPCT-1), Terminal MAL dan TPK Koja akan membantu pelayanan jasa kepelabuhanan apabila mogok kerja SP JICT terjadi.

“Prinsipnya, Pelabuhan Tanjung Priok siap menerima pengalihan jasa kepelabuhanan JICT yang telah dimulai sejak hari Senin tanggal 31 Juli 2017. Begitu juga dengan pelayanan kapal raksasa di JICT, sementara akan dialihkan ke terminal Internasional lainnya, jika terjadi aksi mogok kerja,” pungkasnya.

(Bayu/MN)

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

Vessel Operational Disruption; Kapan Pengalihan Kapal Menjadi Pilihan Tepat

Oleh: SAFUAN - Doctor in Management Science, Head of Corporate Secretary at TPK Koja Gangguan…

59 seconds ago

Dukung Asta Cita dan SDGs, IPC TPK Perkuat Kebersihan Palembang

Palembang (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) melanjutkan komitmen keberlanjutan dan kepedulian terhadap lingkungan…

20 hours ago

IPC TPK Dukung Rehabilitasi Mangrove Nasional bersama The North Green Movement

Jakarta (Maritimnews) - Mangrove memiliki peran strategis dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir, antara lain sebagai…

20 hours ago

IPC TPK Paparkan Kinerja Operasional Real Time kepada Bappenas RI

Jakarta (Maritimnews) – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) menerima kunjungan lapangan dari Badan Perencanaan Pembangunan…

20 hours ago

Hari Pelanggan Nasional 2026, IPC TPK Pontianak Perkuat Sinergi dikondisi Karhutla

Pontianak (Maritimnews) – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Terminal Pontianak memperingati Hari Pelanggan Nasional 2026…

21 hours ago

Proses Transisi Operasional, TPK Koja Apresiasi Trucking

Jakarta (Maritimnews) - Terminal Petikemas (TPK) Koja mengapresiasi kesabaran para pengemudi truk dan seluruh pengguna…

2 days ago