Kualitas Meningkat, Direct Call TPS Kini Tiap Minggu

Suasana bongkar muat di Terminal Petikemas Surabaya.

MN, Surabaya – PT. Terminal Petikemas Surabaya (TPS) terus meningkatkan kualitas pelayanan terhadap kegiatan ekspor dan impor petikemas. Setelah sukses mengoperasikan tiga unit container crane (CC) terbesar di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, serta pendalaman kolam dermaga internasional hingga minus 13 LWS yang menghadirkan pelayanan terhadap kapal pelayaran langsung atau direct call ke luar negeri.

Beberapa negara tujuan tersebut antara lain Jepang, China, Taiwan, Hongkong, Thailand, Australia, Korea, Dili, Singapura, dan Malaysia. “Perlu diketahui bahwa kami sangat serius mewujudkan TPS menjadi destinasi pelayaran langsung pelayaran internasional. Dengan pelayaran langsung, diharapkan biaya logistik yang lebih hemat hingga jarak tempuh yang lebih singkat, biaya yang dikeluarkan lebih rendah karena barang yang diekspor bisa langsung ke negara tujuan dan kepastian waktu sandar. Selain itu, barang atau komoditas yang dikirim juga tidak lagi terlalu lama di perjalanan,” ujar M. Solech, Public Relations PT TPS.

Selasa (5/9) lalu kapal Kota Juta dengan rute pelayaran langsung TPS – Australia, lalu pada hari Kamis (7/9kapal dengan nama Selatan Damai tengah melakukan kegiatan bongkar muat perdananya dengan tujuan langsung ke Dili, Timor Leste. “TPS berusaha keras untuk membuka trayek internasional agar segera terwujud, dengan begitu produksi handling petikemas (troughput) dipastikan akan mencapai target yang ditetapkan untuk tahun 2017 sebesar 1,4 juta TEUs.” Tambah Solech.

Saat ini, arus petikemas periode Januari-Agustus mencapai 910.352 TEUs. Capaian tertinggi tercatat bulan Mei lalu mencapai 124.116 TEUs. Sepanjang 2016 arus petikemas  mencapai 1.397.428 TEUs dengan rata-rata per bulan 110.000 TEUs.Untuk jumlah kunjungan kapal (call) petikemas tercatat untuk periode yang sama mencapai total sebanyak 847 unit.  

M. Solech  juga mengatakan dengan adanya pelayaran langsung tersebut, akan mendorong dan meningkatkan ekspor impor dari industry di Jawa Timur dan Kota Surabaya khususnya. Dengan pelayaran langsung juga tambahnya, tak hanya ekspor yang dimudahkan, tetapi juga impor atau barang yang akan masuk ke Surabaya juga akan menjadi lebih cepat dan mudah. Dengan begitu, masyarakat Jawa Timur bisa menikmati barang-barang dari luar negeri dengan harga yang tidak terlalu mahal karena biaya logistik dan rantai logistik lebih pendek / efisien.

“Silakan menghubungi kami untuk mengetahui jadwal kapal pelayaran langsung (direct call) yang melalui TPS dimana seminggu sekali pasti ada kapal direct call  yang siap mengekspor dan mengimpor barang anda, ” tutupnya.

Anugrah/MN

A.P Sulistiawan

Redaktur

Share
Published by
A.P Sulistiawan

Recent Posts

Maklumat Pelayanan, Komitmen Pelindo Regional 2 Tanjung Priok

Jakarta (Maritimnews) - Dalam rangka meningkatkan kepercayaan masyarakat dan pengguna jasa terhadap pelayanan terminal penumpang,…

2 days ago

IPC TPK dan Mitra PBM Dorong Operational Excellence

Jakarta (Maritimnews) - Dalam rangka menghadirkan layanan terminal yang unggul (Operational Excellence) berkelanjutan, PT IPC…

7 days ago

Hari Lingkungan Hidup 2026, Kolaborasi Pelindo Regional 2 Priok dan Pemkot Jakut

Jakarta (Maritimnews) - Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 PT Pelabuhan Indonesia (Persero)…

7 days ago

Transformasi Terminal Sri Bintan Pura Tingkatkan Sinergitas

Tanjung Pinang (Maritimnews) - Langkah Transformasi Terminal Penumpang Sri Bintan Pura di Tanjung Pinang telah…

7 days ago

Jalan di Balik Dermaga: Menuntaskan Hinterland yang Terlupakan

Investasi besar pada terminal pelabuhan tanpa membenahi konektivitas di belakangnya ibarat membangun mulut tanpa tenggorokan.…

1 week ago

Geliat IPC TPK Panjang Dukung Ekspor Provinsi Lampung

Bandar Lampung (Maritimnews) - PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) area Panjang semakin memperkuat perannya…

2 weeks ago