Categories: LogistikTerbaru

Aptrindo Semarang Pasang Barcode di TPKS

Truk di TPKS Semarang

MN, Semarang – Demi mempermudah identifikasi DPC Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) Tanjung Emas memasang stiker di armada para anggota. Sebanyak 200 armada truk yang beroperasional di Pelabuhan Tanjung Emas ditempeli stiker di area Terminal Peti Kemas Semarang (TPKS), Kamis (16/11).

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari keterangan Aptrindo Pusat, kemudahan identifikasi ditunjukkan dengan pemasangan barcode pada stiker. Adapun, jika barcode dipindai akan memuat data, nama perusahaan, nama supir, hingga penanggungjawab armada yang bisa dihubungi.

Ketua DPC Aptrindo Tanjung Emas Semarang, Supriyono mengatakan, upaya yang dilakukan pihaknya tersebut bertujuan untuk mendukung kebijakan Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjung Emas Semarang.

”Setiap armada yang beroperasional di pelabuhan harus terdata secara resmi sehingga lebih aman dan dapat terkontrol. Maka untuk mempermudah identifikasi kami pasang armada dengan stiker yang memuat data secara lengkap dan jelas,” ungkapnya di sela pemasangan stiker armada truk.

Upaya itu, lanjut dia, juga untuk mengantisipasi jika terjadi musibah kecelakaan di luar pelabuhan. Pada tahap awal DPC Aptrindo Tanjung Emas memasang stiker di 200 armada truk. Targetnya pada Februari 2018 mendatang, 800 armada sudah terpasang stiker.

Kabid Lalu Lintas dan Angkutan Laut KSOP Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Pradigdo mengatakan, dengan adanya pendataan dan pemasangan stiker yang dilakukan Aptrindo ini akan memudahkan pihaknya. Artinya, identitas setiap supir truk kontainer yang keluar atau masuk pelabuhan dapat diketahui.

”Selain itu, juga dapat meningkatkan keselamatan selama berada di kawasan pelabuhan. Disamping, mempercepat proses pemeriksaan saat beroperasi,” pungkasnya.

Sementara itu, untuk mendukung operasional dari anggota, DPC Aptrindo Tanjung Emas melakukan kerjasama dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI) Pattimura Semarang. Kerjasama itu terkait pinjaman dan pengelolaan dana operasional, sekaligus penyediaan kartu BRIZZI untuk transaksi nontunai.

”Kami berikan pembiayaan untuk investasi truk dan modal kerja bagi anggota Aptrindo. Pembiayaan untuk investasi dapat diberikan sesuai kebutuhan atau bisa mencapai 65% dari proyek investasi. Sedangkan, modal kerja bisa sampai 75%,” kata Pimpinan Cabang BRI Pattimura Semarang, Joni Sukendro.

 

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

Uji Emisi di Tanjung Priok, Pelindo Ajak Ekosistem Pelabuhan Jaga Lingkungan

Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo mendorong kolaborasi pengendalian emisi kendaraan di…

3 days ago

Sosialisasi Perkuat Ekosistem Vendor Pelindo Regional 4

Makassar (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo memperkuat ekosistem vendor di wilayah Regional…

3 days ago

Semester I 2026, Arus Barang PMT Tumbuh 10,85 persen

Medan (Maritimnews) – PT Pelindo Multi Terminal (PMT), anak usaha PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang…

4 days ago

FSP BUMN Bersatu Dukung RUU Ketenagakerjaan, Adaptif Dengan Perubahan Ekosistem Berusaha

Jakarta (Maritimnews) – Dalam rangka pemenuhan keputusan MK soal pembentukan RUU Ketenagakerjaan, para Pimpinan DPR…

4 days ago

Aksi Damai Aliansi Pekerja Tanjung Perak di depan Pengadilan Tipikor Surabaya

Surabaya (Maritimnews) - Aliansi Serikat Pekerja Tanjung Perak menggelar aksi solidaritas sebagai bentuk dukungan terhadap…

4 days ago

FSP BUMN Bersatu Memohon Putusan Bebas Murni Bagi 6 Karyawan PT APBS Pelindo

Jakarta (Maritimnews) – Enam terdakwa perkara dugaan korupsi proyek pengerukan alur pelayaran yang berkaitan dengan…

5 days ago