Categories: AlutsistaTerbaru

Mengenal Kapal Markas Penembakan Rudal C-705, Buatan Dalam Negeri

KRI Teluk Bintuni-520

MN, Jakarta – KRI Teluk Bintuni 520 jajaran Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) mendapat kepercayaan sebagai kapal markas komando saat TNI Angkatan Laut melaksanakan uji coba penembakan senjata stategis di perairan laut Jawa pada Jumat (17/11/2017).

Uji coba penembakan senjata strategis ini disaksikan langsung oleh Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Ade Supandi, S.E., M.AP, dengan didampingi oleh Asops Kasal, Aslog Kasal, Pangarmabar, Pangarmatim serta Pangkolinlamil di atas geladak KRI Teluk Bintuni 520.

Kasal menyampaikan rasa bangga kepada seluruh prajurit yang tergabung dalam Satgas atas keberhasilannya dalam melaksanakan Uji coba tersebut.

“Selamat atas keberhasilan penembakan Rudal C705 dan Torpedo SUT, agar tampilan dan kemampuan yang ditunjukkan hari ini menjadi momentum untuk peningkatan performa kemampuan tempur prajurit TNI Angkatan Laut. Selamat untuk seluruh Prajurit yang tergabung dalam Satgas,” ujar Kasal dalam pengarahannya usai pelaksanaan uji coba.

Kasal Laksamana TNI Ade Supandi, menyaksikan uji coba peluncuran Rudal C-705 dari atas gedalak heli KRI Teluk Bintuni 520.

Sementara unsur yang disiapkan untuk melaksanakan uji coba penembakan yaitu 2 KRI dari Satuan Kapal Cepat Koarmabar, KRI Kujang 642 dan KRI Clurit 641 disiapkan untuk peluncuran jenis Rudal C 705 serta KRI Nanggala 402 untuk penembakan senjata Torpedo SUT. Kegiatan uji coba penembakan Rudal C 705 dan Torpedo SUT berhasil dengan baik dan sukses mengenai target dengan sasaran Ex KRI Karimata 960.

KRI Teluk Bintuni-520

KRI Teluk Bintuni-520 yang dikomandani Letkol Laut (P) Yusup Yanto ini merupakan buatan galangan kapal dalam negeri, PT Daya Radar Utama (DRU) di Lampung pada tahun 2014. Proses pembuatan kapal ini termasuk dalam program Minimum Essensial Force (MEF) Tahap I (2010-2014) yang berlanjut pada tahap II.

Kapal ini terdiri dari 7 lantai yang letaknya secara berurutan dimulai dari bawah yakni deck A merupakan ruang untuk tangki dan ruang pasukan. Paling bawah adalah bottom deck yang menjadi ruang khusus mesin kapal dan deck B untuk pasukan.

Lalu, deck C untuk kru kapal termasuk tempat tidur dan peralatan keseharian kru kapal. Deck D juga untuk kru kapal dan deck E untuk komandan dan para perwira. Kemudian, deck F untuk ruang komando. Terakhir, deck G alias top deck atau kompas deck digunakan untuk meletakkan dua radar utama. Belum dijelaskan tentang jenis radar yang bakal diadopsi.

kapal ini punya panjang 120 meter, lebar 18 meter, dengan tinggi 11 meter. Kecepatannya 16 knot dengan main engine 2×3285 KW yang ditenagai dua mesin. Total kapal ini bisa membawa 10 unit MBT Leopard 2A4 yang berat tiap tank mencapai 62,5 ton.

Sementara untuk persenjataan, kapal yang memiliki bobot mati 2.300 ton ini hanya untuk self defence. LST ini mengandalkan meriam Bofors kaliber 40/L70 mm yang ditempatkan pada bagian haluan. Kemudian ada kanon PSU kaliber 20 mm, serta dua unit SMB (senapan mesin berat) kaliber 12,7 mm.

Dalam operasi tempur, LST harus mendapat kawalan dari Satuan Kapal Eskorta atau Satuan Kapal Cepat. Secara umum KRI Teluk Bintuni sanggup dimuati 113 ABK (anak buah kapal), enam orang kru helikopter, dan pasukan sebanyak 361 orang.

Untuk mengantar pasukan Marinir ke pantai, LST ini dapat membawa 4 unit LCVP (Landing Craft, Vehicle, Personnel). Untuk memudahkan loading logistik dan cargo, pada bagian depan anjungan juga dilengkapi crane, mengingatkan pada desain crane di kapal-kapal Pelni.

(Adit/MN)

 

 

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

Pelindo Regional 4 dan Kejati Maluku Perkuat Sinergi Hukum

Makassar (Maritimnew) – Dalam rangka memperkuat sinergi dalam penanganan masalah hukum bidang perdata dan tata…

5 hours ago

Kemarau dan Kabut Asap Kalimantan, Partisipasi TPK Bagendang Salurkan 70 Tangki Air Bersih dan Masker

Kotawaringin Timur (Maritimnews) - PT Pelindo Terminal Petikemas melalui Terminal Peti Kemas (TPK) Bagendang berpartisipasi…

5 hours ago

Hari Pelanggan Nasional 2026, IPC TPK Perkuat Sinergi Lewat Customer Rafting

Bogor (Maritimnews) – Dalam rangka memperingati Hari Pelanggan Nasional, IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) menyelenggarakan…

15 hours ago

Agustus 2026, TPS Catat Throughput 128 Ribu TEUs

Surabaya (Maritimnews) - Kinerja arus petikemas (throughput) PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) untuk bulan Agustus…

15 hours ago

Vessel Operational Disruption; Kapan Pengalihan Kapal Menjadi Pilihan Tepat

Oleh: SAFUAN - Doctor in Management Science Gangguan operasional merupakan salah satu risiko yang tidak…

2 days ago

Dukung Asta Cita dan SDGs, IPC TPK Perkuat Kebersihan Palembang

Palembang (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) melanjutkan komitmen keberlanjutan dan kepedulian terhadap lingkungan…

3 days ago