MV Sunrise Glory berbendera Singapura yang ditangkap TNI AL di Selat Philips
MN, Batam – Selama sebulan ini aparat penegak hukum berhasil menggagalkan penyelundupan narkoba di Batam. Selasa (20/2/18), Tim gabungan dari Bea Cukai dan Mabes Polri berhasil menggagalkan penyelundupan sabu 1,8 ton yang dibawa oleh kapal berbendera Singapura dengan 4 orang ABK asal China.
Awalnya, berdasarkan laporan intelijen, pihak Kepolisian sudah melacak rencana penyelundupan itu sejak 1,5 bulan lalu. Dua pekan lalu, polisi berkoordinasi dengan Bea Cukai karena memiliki kapal besar untuk melacak keberadaan kapal yang menyelundupkan barang haram itu.
Pencarian dilakukan secara terpisah, yakni di wilayah Anyer, Selat Phillips, dan Natuna. Selain menyita 1,8 ton sabu, petugas juga mengamankan empat awak kapal yang berkewarganegaraan China, yaitu Tan Mai, Tan Yi, Tan Hui, dan Liu Yin Hua.
Diduga kapal tersebut sudah berkali-kali memasuki perairan Indonesia. Sehingga praktis, peredakan sabu menjadi peningkat setelah kapal ini kerap beroperasi menyelundupkan sabu.
Kapal dan sejumlah barang bukti saat ini dibawa ke dermaga Pelabuhan Sekupang Logistics untuk pemeriksaan lebih lanjut. Sama halnya saat penangkapan MV Sunrise Glory, kembali para aparat penegak hukum di laut mendapat apresiasi yang tinggi
Ruang lingkup pengaturan Perpres ini meliputi Strategi Penguatan Logistik Nasional, Pengukuran Kinerja Logistik Nasional dan…
Makassar (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) bersama Serikat Pekerja Pelabuhan Indonesia (SPPI) Bersatu Periode…
Jakarta (Maritimnews) - Delegasi Pemerintah negara Madagaskar didampingi oleh tim Lembaga National Single Window (LNSW)…
Danantara Indonesia dinilai turut memberikan optimisme kepada publik karena sinyal kinerja positif. Capaian itu terekam…
Jakarta (Maritimnews) – Panel Survey Indonesia (PSI) merilis hasil survei nasional mengenai Tingkat Kepuasan Masyarakat…
Jakarta (Maritimnews) – Peluncuran program Pelindo Tanpa Balita Stunting (PELITA) 2026, IPC Terminal Petikemas bersama…