Langkah Strategis Gapai Poros Maritim Dunia, Pushidrosal Resmi Jadi Anggota SWPHC

Pengukuhan Pushidrosal sebagai Associate Member SWPHC di Nadi,Fiji.

MN, Nadi – Pusat Hidrografi dan Oceanografi TNI Angkatan Laut (Pushidrosal) secara resmi ditetapkan sebagai associate member SWPHC pada sidang hari kedua SWPHC di Nadi, Fiji. Pada sidang tersebut, secara aklamasi Pushidrosal dikukuhkan menjadi associate member SWPHC, dengan dukungan dari seluruh anggota tetap (full member) dan associate member.

Peresmian sebagai associate member tersebut ditandai dengan penandatanganan keanggotaan resmi oleh Kapushidrosal dan Ketua SWPHC (ChairmanCommodore RAN Fiona Freeman serta disaksikan oleh utusan IHO Mr Abri Kampfer.

Selanjutnya, Ketua Sidang Chair SWPHC dan Direktur IHO menyampaikan bahwa dengan diterimanya Pushidrosal sebagai wakil dari Lembaga Hidrografi Nasional Indonesia secara resmi sebagai associate member, Pushidrosal diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi perkembangan kemampuan teknis hidrografi dan kartografi kepada negara pantai di regional Pasifik Selatan.

Hal tersebut berdasarkan pertimbangan bahwa Pushidrosal sebagai Lembaga Hidrografi Nasional Indonesia saat ini telah memiliki kemampuan serta kapasitas yang cukup baik dari aspek profesionalisme maupun implementasi teknologi dalam bidang survei hidrografi dan kartografi maupun produksi peta kertas dan elektronik (Electronic Nautical Chart).

Pada penutup sambutannya, Ketua Sidang Chair SWPHC kembali menegaskan bahwa dari aspek implementasi pengetahuan hidrografi dimana konstelasi geografis Indonesia sebagai negara kepulauan dan negara pantai yang wilayah perairannya juga merupakan alur pelayaran strategis bagi kepentingan navigasi dan pelayaran Internasional akan menjadi pengetahuan yang sangat berguna untuk dijadikan sebagai tambahan pengetahuan bagi negara anggota lainnya.

Pada kesempatan lain, Kapushidrosal Laksamana Muda TNI Harjo Susmoro menyampaikan bahwa upaya untuk bergabungnya Pushidrosal dalam organisasi hidrografi regional Pasifik Selatan tersebut, bukan semata-mata hanya untuk kepentingan Pushidrosal sebagai lembaga hidrografi nasional dalam menjamin keselamatan pelayaran internasional, akan tetapi juga merupakan penjabaran dari visi kebijakan nasional Pemerintah RI untuk mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia.

Konstelasi geografis Indonesia sebagai negara kepulauan yang terletak di antara Samudera Pasifik dan Samudera Hindia, menjadikan peran Pushidrosal sebagai Lembaga Hidrografi Nasional memiliki arti sangat penting dalam upaya turut mewujudkan jaminan keselamatan navigasi pelayaran serta konektivitas maritim antar negara di benua Asia dan negara-negara Pasifik.

Melalui keanggotaan dalam organisasi SWPHC ini, Pushidrosal diharapkan dapat lebih meningkatkan interaksinya dalam mendukung kepentingan nasional khususnya dari aspek hidrografi dengan negara-negara yang berbatasan langsung maupun negara kepulauan lainnya sesuai bidang dan kewenangannya yaitu produksi peta laut dan publikasi nautika lainnya untuk kepentingan keselamatan pelayaran.

Bila ditinjau dari perspektif realisme strategik dan pluralitas global, kehadiran perwakilan Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia dalam organisasi kawasan Pasifik Selatan tersebut, juga dapat membuka peluang strategis bagi kepentingan pembangunan nasional khususnya dari aspek kemaritiman. Perspektif ini dapat menjadi salah satu bentuk aktualisasi peningkatan peran Indonesia yang sesuai dengan visi kemaritiman Indonesia dan tentunya juga dapat memberi nuansa baru dalam upaya peningkatan tata hubungan kemaritiman serta diplomasi Indonesia di wilayah Pasifik Selatan.

Selain negara anggota SWPHC, pihak industri kemaritiman internasional seperti industri jasa wisata maritim yang diwakili oleh perusahaan pelayaran wisata Cruise Australia Carnival, serta industri jasa pelatihan dan aplikasi teknologi pemetaan yang diwakili oleh IIC Technologies dari Canada, serta beberapa perwakilan asosiasi dan NGO lainnya, turut hadir dan sangat mendukung kehadiran Indonesia (Pushidrosal) menjadi anggota SWPHC serta berkeinginan untuk turut meningkatkan kerjasama bidang hidrografi dan pemetaan, khususnya dalam pengembangan Electronic Navigational Chart (ENC) dan pengembangan Marine Spatial Data Infrastructure maupun Satellite Derived Bathymetry.

A.P Sulistiawan

Redaktur

Share
Published by
A.P Sulistiawan

Recent Posts

Geliat IPC TPK Panjang Dukung Ekspor Provinsi Lampung

Bandar Lampung (Maritimnews) - PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) area Panjang semakin memperkuat perannya…

3 days ago

Sasar Generasi Muda Jakarta Utara, IPC TPK Kenalkan Industri Peti Kemas

Jakarta (Maritimnews) – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) menyelenggarakan program tanggung jawab sosial perusahaan bertajuk…

4 days ago

Laba Bersih Kopkar TPK Koja Tahun Buku 2025 Meningkat 132%

Jakarta (Maritimnews) - Koperasi Karyawan (Kopkar) TPK Koja menyelenggarakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku…

5 days ago

INSA Jaya Gelar RAC Ke XVIII, Andi Patonangi Ketua Masa Bakti 2026 – 2031

Jakarta (Maritimnews) - Setelah menjabat pengurus antar waktu (PAW), Andi S Patonangi ditetapkan secara aklamasi…

1 week ago

RUPST Pelindo 2025: Kontribusi ke Negara Rp7,81 Triliun

Jakarta (Maritimnews) – Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 PT Pelabuhan…

1 week ago

IPC TPK Jambi Dukung Ekspor 19,2 Ton Kopi Kerinci ke Mesir

Jambi (Maritimnews) - Dalam rangka mendukung kelancaran ekspor kopi robusta asal Kerinci ke negara Mesir…

2 weeks ago