Bangun Persamaan Persepsi, BKI Gelar Sosialisasi Proses Survey dan Sertifikasi

Direktur Utama PT. BKI Rudiyanto saat berbicara dalam Sosialisasi Proses Survey dan Sertifikasi Bidang Penunjang Operasi dan Perkapalan Dalam Mendukung Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi, di Hotel Bogor Icon, Kamis (19/4).

MN, Jakarta –  PT. Biro Klasifikasi Indonesia (Persero), PT. BKI menggelar Sosialisasi Proses Survey dan Sertifikasi Bidang Penunjang Operasi dan Perkapalan Dalam Mendukung Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi, di Hotel Bogor Icon, Kamis (19/4).

Kegiatan sosialisasi ini merupakan tindak lanjut dari rapat koordinasi yang dilakukan oleh Kemenko Maritim terkait semua pemangku kepentingan (stakeholder) kemaritiman di Indonesia yang bertujuan menyukseskan visi menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia.

“Sosialisasi ini merupakan tindak lanjut dari rapat koordinasi yang dilakukan oleh Kemenko Maritim terkait semua pemangku kepentingan (stakeholder) kemaritiman di Indonesia, dalam rangka menyukseskan visi menjadikan Indonesia menjadi poros maritim dunia,” ungkap Direktur Utama PT. BKI Rudiyanto di sela-sela acara sosialisasi tersebut.

Sosialisasi yang diselenggaarakan oleh PT. BKI bersama SKK Migas ini, bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang metodologi dalam layanan PT. BKI kepada para pemangku kepentingan atau stakeholder-nya.

“Kegiatan sosialisasi ini merupakan langkah awal yang bertujuan untuk memperkenalkan bagaimana visi pemerintah ini, terutama dari sisi kami (PT. BKI) perihal memberikan metodologi dalam memberikan layanan kepada para stakeholder kami, yang tujuan akhirnya nanti akan ke Negara,” tambahnya.

Lebih lanjut, Rudiyanto juga menjelaskan bahwa kegiatan sosialisasi ini merupakan sarana penting untuk menyamakan persepsi diantara instansi terkait di dalamnya.

“Sosialisasi ini juga diharapkan bisa memupuk persamaan persepsi seluruh stakeholder yang berada dalam ruang lingkup kami (PT. BKI) dan para stakeholder tersebut nantinya bisa memahami bagaimana BKI melakukan satu peran dalam menyukseskan visi menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia, yang pada akhirnya seluruh stakeholder kami tersebut memiliki pemahaman yang sama,” jelasnya.

Terkait visi menjadikan Indonesia poros maritim dunia, Rudiyanto kembali menegaskan bahwa kegiatan sosialisasi merupakan salah satu sarana menegakan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Salah satu komponen visi menjadikan Indonesia Poros Maritim Dunia ialah bagaimana kita menegakan kedaulatan bangsa kita terkait dengan masih adanya satu kondisi yang tidak baik dari perspektif dunia internasional tentang Indonesia yang masih terjadi hingga saat ini,” tegasnya.

Rei Chaniago

Share
Published by
Rei Chaniago

Recent Posts

Maklumat Pelayanan, Komitmen Pelindo Regional 2 Tanjung Priok

Jakarta (Maritimnews) - Dalam rangka meningkatkan kepercayaan masyarakat dan pengguna jasa terhadap pelayanan terminal penumpang,…

2 days ago

IPC TPK dan Mitra PBM Dorong Operational Excellence

Jakarta (Maritimnews) - Dalam rangka menghadirkan layanan terminal yang unggul (Operational Excellence) berkelanjutan, PT IPC…

6 days ago

Hari Lingkungan Hidup 2026, Kolaborasi Pelindo Regional 2 Priok dan Pemkot Jakut

Jakarta (Maritimnews) - Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 PT Pelabuhan Indonesia (Persero)…

7 days ago

Transformasi Terminal Sri Bintan Pura Tingkatkan Sinergitas

Tanjung Pinang (Maritimnews) - Langkah Transformasi Terminal Penumpang Sri Bintan Pura di Tanjung Pinang telah…

7 days ago

Jalan di Balik Dermaga: Menuntaskan Hinterland yang Terlupakan

Investasi besar pada terminal pelabuhan tanpa membenahi konektivitas di belakangnya ibarat membangun mulut tanpa tenggorokan.…

1 week ago

Geliat IPC TPK Panjang Dukung Ekspor Provinsi Lampung

Bandar Lampung (Maritimnews) - PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) area Panjang semakin memperkuat perannya…

2 weeks ago