MN, Surabaya – Jumlah prajurit yang mengawaki kapal selam milik TNI Angkatan Laut kembali bertambah setelah Komandan Komando Pendidikan Operasi Laut (Dankodikopsla) Laksma TNI Maman Firmansyah menutup dan melantik 30 siswa Dikbrevet Kapal selam angkatan ke-52 di Lapangan Apel Kodikopsla, Ujung, Surabaya (24/5).
Ketiga puluh awak kapal selam tersebut akan menempati tugas barunya di satuan Kapal Selam Komando Armada II di Surabaya, yang beberapa waktu lalu mendapat tambahan armada baru yaitu KRI Ardadedali-404 produksi Daewoo Shipbuilding and Marine Engineering (DSME) Korea Selatan (Korsel).
Dalam sambutannya, Dankodikopsla mengatakan bahwa Kapal selam sebagai salah satu alat utama sistem senjata TNI AL, merupakan senjata yang paling strategis karena tidak mudah diseteksi dan mampu melakukan manuver pendadakan yang sangat tinggi.
“Dengan lingkungan kerja yang sangat khusus maka kapal selam memerlukan personel pengawak yang handal terutama dari segi mental dan kedisiplinan,” ujarnya.
Dihadapkan pada tugas-tugas di masa mendatang yang semakin berat, seorang pengawak kapal selam akan menjadi tumpuan kekuatan bawah laut untuk menghasilkan keterpaduan kekuatan baik dari kapal atas air maupun bawah air.
“Saya berharap kepada seluruh mantan siswa Dikcawak Kasel untuk selalu meningkatkan ilmu pengetahuan dan wawasan sejalan dengan perkembangan zaman,” tambah Dakodikopsla.
“Hal ini perlu saya tekankan karena pentingnya peran kapal selam sebagai kekuatan laut khususnya kekuatan bawah air, seiring dengan semakin berkembangnya dinamika permasalahan di laut, di mana sangat dibutuhkan analisa yang tajam dan kecepatan bertindak yang didukung kekompakan setiap awak kapal selam,”tukasnya.
Dankodikopsla berpesan agar selalu menjaga jaga kondisi fisik dan mental agar tetap prima, pantang menyerah sesuai dengan semboyan satuan kapal selam “Wira Ananta Rudhira” yang berarti tabah sampai akhir, sehingga ada rasa kebanggaan tersendiri sebagai pengawak kapal selam dalam rangka pengamanan integritas kedaulatan NKRI.
Palembang (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) melanjutkan komitmen keberlanjutan dan kepedulian terhadap lingkungan…
Jakarta (Maritimnews) - Mangrove memiliki peran strategis dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir, antara lain sebagai…
Jakarta (Maritimnews) – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) menerima kunjungan lapangan dari Badan Perencanaan Pembangunan…
Pontianak (Maritimnews) – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Terminal Pontianak memperingati Hari Pelanggan Nasional 2026…
Jakarta (Maritimnews) - Terminal Petikemas (TPK) Koja mengapresiasi kesabaran para pengemudi truk dan seluruh pengguna…
Jakarta (Maritimnews) - Pasca merger PT Pelabuhan Indonesia (Persero) pada tahun 2021, penerapan Single Grading…