Categories: PelabuhanTerbaru

Kloter Kedua, Ditjen Hubla Lepas 1.685 Pemudik dan 776 Sepeda Motor di Tanjung Priok

Pelepasan kloter kedua pemudik gratis di pelabuhan Tanjung Priok

MN, Jakarta – Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melepas 6 (enam) kapal yang mengangkut peserta mudik gratis (Kloter kedua). Sebanyak 1.685 orang pemudik diangkut 4 kapal perintis dan 776 motor diangkut 2 kapal ternak, Minggu (10/6).

Untuk keberangkatan hari Minggu tanggal 10 Juni 2018, Ditjen Hubla melepas empat Kapal perintis yakni KN Sabuk Nusantara 84, 85, 95 dan 97 serta dua kapal ternak, KM Camara Nusantara 1 dan 3 yang mengangkut peserta mudik gratis dari Pelabuhan Tanjung Priok dengan tujuan Pelabuhan Tanjung Emas.

“Pemberangkatan hari ini merupakan yang kedua kalinya bagi peserta mudik gratis. Kemarin telah diberangkatkan kloter pertama sebanyak 1.228 orang pemudik dan 571 unit sepeda motor dengan tujuan sama,” kata Dirjen Perhubungan Laut, Agus Purnomo usai melepas pemudik kloter kedua.

Seperti diketahui untuk tahun 2018, guna melayani angkutan mudik gratis sepeda motor dengan kapal, Ditjen Perhubungan Laut telah menyiapkan 16 unit kapal yang terdiri dari 10 (sepuluh) unit kapal perintis, 5 (lima) kapal ternak dan 1 (satu) kapal Roro.

Menurut Agus Purnomo, program Mudik Gratis Sepeda Motor Dengan Kapal Laut yang disediakan oleh Kementerian Perhubungan akan melayani trayek Tanjung Priok – Tanjung Emas Semarang PP dengan total kuota kapasitas sebesar 15.200 sepeda motor dan 30.400 penumpang.

Adapun jadwal keberangkatan arus mudik dari Jakarta ke Semarang adalah pada tanggal 9 sampai dengan tanggal 13 Juni 2018 dan arus balik dari Semarang ke Jakarta dilaksanakan pada tanggal 18 sampai dengan tanggal 22 Juni 2018.

(Bayu/MN)

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

Pertengahan Juni 2026, Throughput IPC TPK Panjang Tumbuh Signifikan

Jakarta (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Panjang mencatat performa gemilang pada pertengahan tahun…

2 hours ago

Negara Maritim yang Takluk di Lautnya Sendiri

Ketika negara gagal menjamin keselamatan warganya dalam aktivitas yang paling mendasar, maka yang dipertanyakan bukan…

3 hours ago

Prestasi Penegakan Hukum Jangan Dibangun di Atas Kriminalisasi

oleh: Rizma Wulan Sari, SH, MH (Sekretaris Keluarga Besar Putra Putri Purnawirawan Hakim Indonesia/KB P3HI)…

11 hours ago

Karyawan APBS Perkara Pengerukan Pelindo Harus Diputus Bebas Demi Hukum

Oleh: Malvin Berimbing, SH., MH . Direktur Eksekutif LBH-BUMN Indonesia sedang berada pada fase penting…

1 day ago

FSP BUMN Bersatu: Kasus 6 Karyawan PT APBS, Bentuk Kriminalisasi Kejaksaan

Surabaya (Maritimnews) - Tidak ada bukti selama persidangan adanya aliran Dana ke enam Karyawan PT…

1 day ago

Pilihan Prioritas Pembangunan Dry Port di Provinsi Jawa Tengah

oleh: Dr Dayan Hakim NS, Dosen Tetap Program MM Universitas Jayabaya Dry port (atau pelabuhan…

1 day ago