Suasana arus mudik di Pelabuhan Tanjung Perak.
MN, Surabaya – PT.Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III berhasil mengantarkan sejumlah 16.502 pemudik untuk mendukung hari raya Idul Fitri 1439 H tahun ini. Pencapaian Pelindo III ini, merupakan sebuah prestasi tersendiri di mana jumlah 16.502 pemudik tersebut,jauh melampaui target awal perusahaan sejumlah 14.000 pemudik.
Keberhasilan BUMN sektor pelabuhan ini, tidak terlepas dari dukungan dan sinergi dengan dua BUMN di bidang transportasi lainnya, yaitu PT.Pelni dan Perum Damri. Dalam sinergi kali ini,Perum Damri menyiagakan puluhan armada bus eksekutif lengkap dengan kotak makanan untuk berbuka puasa yang telah tersedia di dalam bus untuk tiap-tiap pemudik yang akan diantarkan tersebut.
CEO Pelindo III Ari Askhara mengungkapkan rasa syukur atas kelancaran pelaksanaan program mudik gratis bareng Pelindo III yang sejalan dengan amanah Presiden Joko Widodo yang menghimbau kementerian, lembaga, dan BUMN untuk saling bekerja sama mendukung mudik tahun ini dengan moto mudik bareng guyub rukun.
“Dari target semula sebanyak 14.000 orang, tercapai 16.502 orang pemudik yang melalui jalur laut. Mereka kebanyakan dari masyarakat kelas menengah ke bawah, bisa selamat dan nyaman diantar sampai ke terminal terdekat di kampung halamannya,” ungkap orang nomor satu di jajaran Pelindo III tersebut.
Ia juga menambahkan bahwa program mudik gratis ini merupakan wujud nyata dari transformasi perusahaannya untuk berkomitmen menjalankan bisnis dengan mengutamakan aspek kemanusiaan.
Dalam momen mudik tahun ini, BUMN operator pelabuhan tersebut memberangkatkan pemudik dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dan Pelabuhan Tanjung Emas Semarang ke dua belas kota tujuan.
Corporate Secretary Pelindo III Faruq Hidayat memaparkan bahwa berdasarkan catatan Pelindo III, mayoritas pemudik dari Pelabuhan Tanjung Perak mengambil bus gratis dengan rute Surabaya-Madiun sebanyak 2.843 pemudik dan rute Surabaya-Jember 2.546 pemudik.
Sedangkan untuk keberangkatan bus gratis dari Pelabuhan Tanjung Emas Semarang rute dengan pemudik terbanyak yaitu Semarang-Wonosobo dengan 931 pemudik dan Semarang-Purworejo dengan 834 pemudik.
Jakarta (Maritimnews) - Jual-beli jabatan merupakan salah satu awal permulaan dan bentuk tindak pidana korupsi…
Jakarta (Maritimnews) - Hasil survei Indonesia Development Monitoring (IDM) terhadap pengguna jasa Direktorat Jenderal Bea…
Peraturan Menteri Keuangan No.51 tahun 2026 adalah aturan Kementerian Keuangan yang mengatur tentang Angkut Terus…
Surabaya (Maritimnews) - Kolaborasi antar instansi menjadi faktor penting dalam menciptakan layanan logistik efisien, transparan,…
Banyuwangi (Maritimnews) - Aktivitas bongkar muat kendaraan melalui kapal Roll On-Roll Off (Ro-Ro) di pelabuhan…
Makassar (Maritimnew) – Dalam rangka memperkuat sinergi dalam penanganan masalah hukum bidang perdata dan tata…