Kunjungi Pelabuhan Muara Angke, Menhub Prihatin Aspek Keselamatan

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi tatkala meninjau Pelabuhan Kali Adem Muara Angke, Minggu (17/6)

MN, Jakarta – Di hari ketiga paska hari raya Idul Fitri 1439 H, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meninjau Pelabuhan Muara Angke, Penjaringan, Jakarta Utara, Minggu (17/6).

Dalam kunjungan tersebut, ia menilai bahwa pelayanan di Pelabuhan Muara Angke masih belum berjalan maksimal. Menurutnyai, masih terdapat beberapa prosedur yang belum ditaati oleh pihak pelabuhan. Sebagai contoh adalah masih terjadi beberapa penumpang maupun awak kapal yang tidak memakai jaket keselamatan (life jacket).

“Tadi saat peninjauan, masih ada yang belum menggunakan (life jacket),” ungkap pria yang meneruskan kerja Igantius Jonan sebagai Menhub tersebut.

Lebih lanjut, Menhub juga meninjau suasana di dalam salah satu kapal sebelum berangkat yang  hasilnya ia menduga kapal yang akan berangkat tersebut juga kelebihan muatan atau over capacity.

“Kapasitas juga begitu. Saya kok rasanya ini over kapasitas. Dalam hal over kapasitas tidak ada kompromi, kalau kapasitas berlebih, harus diturunkan,” lanjutnya.

Hal lain yang membuat pelayanan di Pelabuhan Muara Angke masih dirasa kurang maksimal adalah waktu keberangkatan yang tidak tepat waktu. Ada beberapa penumpang yang mengeluhkan kapal tak juga berangkat padahal mereka telah menunggu selama hampir dua jam. Oleh karena itu, Menhub berpesan agar pihak pelabuhan memperhatikan ketepatan jadwal keberangkatan.

“Kita ini adalah abdi negara tugasnya adalah melayani kalau bisa begitu ada orang datang itu tak lebih tiga puluh menit langsung jalan,” ujarnya.

Menhub memerintahkan kepada pihak Pelabuhan Muara Angke untuk memperbaiki beberapa hal tersebut hingga pelayanan bisa dijalankan dengan maksimal. Ia juga berpesan akan kembali lagi dalam waktu dekat untuk memastikan dilaksanakannya perbaikan-perbaikan tersebut.

“Ini kita masih ada waktu enam hari, nanti suatu saat saya akan ke sini lagi saya akan cek. Jadi Pak Dirjen (Perhubungan Laut) tolong taruh satu orang di sini, apabila kapasitasnya lebih, kurangi. Kalau tidak ada life jacket tidak ada (keberangkatan),” tegas mantan Direktur Utama PT. Angkasa Pura II tersebut.

Sementara itu Kepala KSOP Kelas V Muara Angke, Capt. Mardiantika Sanggur mengatakan, tak kurang dari 4 ribu orang menyeberang lewat pelabuhan Muara Angke pada hari ini (17/6). Sebagian besar dari mereka adalah wisatawan yang ingin berlibur ke gugus pulau Kepulauan Seribu.

“Sekarang 4.412 penumpang. Tergantung harinya. Kalau hari Minggu bisa sampai tujuh ribu juga pernah di hari biasa. Itu karena campur wisatawan. Wisatawan lokal asing. Kalau sekarang (ramai) karena liburan sekolah anak dan lebaran juga,” ujarnya.

A.P Sulistiawan

Redaktur

Share
Published by
A.P Sulistiawan

Recent Posts

Uji Emisi di Tanjung Priok, Pelindo Ajak Ekosistem Pelabuhan Jaga Lingkungan

Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo mendorong kolaborasi pengendalian emisi kendaraan di…

4 days ago

Sosialisasi Perkuat Ekosistem Vendor Pelindo Regional 4

Makassar (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo memperkuat ekosistem vendor di wilayah Regional…

4 days ago

Semester I 2026, Arus Barang PMT Tumbuh 10,85 persen

Medan (Maritimnews) – PT Pelindo Multi Terminal (PMT), anak usaha PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang…

5 days ago

FSP BUMN Bersatu Dukung RUU Ketenagakerjaan, Adaptif Dengan Perubahan Ekosistem Berusaha

Jakarta (Maritimnews) – Dalam rangka pemenuhan keputusan MK soal pembentukan RUU Ketenagakerjaan, para Pimpinan DPR…

5 days ago

Aksi Damai Aliansi Pekerja Tanjung Perak di depan Pengadilan Tipikor Surabaya

Surabaya (Maritimnews) - Aliansi Serikat Pekerja Tanjung Perak menggelar aksi solidaritas sebagai bentuk dukungan terhadap…

5 days ago

FSP BUMN Bersatu Memohon Putusan Bebas Murni Bagi 6 Karyawan PT APBS Pelindo

Jakarta (Maritimnews) – Enam terdakwa perkara dugaan korupsi proyek pengerukan alur pelayaran yang berkaitan dengan…

6 days ago