Direktur Kepelabuhanan Ditjen Hubla Chandra Irawan saat memberikan keterangan terkait mudik lebaran 2018.
MN, Jakarta – Menyambut arus mudik hari raya Idul Fitri 1439 H yang akan segera tiba, Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut siap memberikan pelayanan maksimal bagi masyarakat yang hendak pulang ke kampung halamannya masing-masing dengan menggunakan moda transportasi laut.
Hal tersebut ditegaskan oleh Direktur Kepelabuhanan Ditjen Pelabuhan Laut (Hubla) Chandra Irawan dalam acara “Pers Backround Kesiapan Angkutan Lebaran 2018” di Ruang Rapat Majapahit Gedung Karsa Lantai 2 Gedung Kementerian Perhubungan, Rabu (6/6).
Dalam acara yang berlangsung selama lebih kurang dua jam tersebut, Chandra menjelaskan bahwa semua kapal yang akan dioperasikan sebagai angkutan lebaran nanti, sudah diuji kelayakannya untuk berlayar.
“Dari sebulan yang lalu sudah dilakukan uji kelayakan untuk seluruh kapal yang akan digunakan menjadi angkutan lebaran pada tahun ini langsung dari pusat serta dibantu oleh direktorat dan masing-masing Kepala UPT di tiap-tiap daerah,” ungkapnya.
Untuk tahun ini sendiri, pemerintah mengoperasikan sebanyak 26 trayek Kapal Pelni dan 113 unit kapal perintis, serta lima unit kapal cadangan dengan kapasitas masing-masing kapalnya sebesar 1.200 s.d 2.000 penumpang, yang disiagakan pada di lokasi-lokasi tertentu yang diperkirakan akan terjadi lonjakan, dua diantaranya sudah disiagakan di Jawa Timur.
Selain itu, pemerintah juga menyiagakan beberapa unit kapal navigasi dan mungkin beberapa unit Kapal KPLP sebagai kapal cadangan bila terjadi lonjakan penumpang ataupun kendala teknis lainnya.
Surabaya (Maritimnews) – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) terus memperkuat komitmennya terhadap operasional pelabuhan yang…
Oleh: Arief Poyuono Komisaris PT Pelindo (Persero) Pelabuhan telah berkembang jauh melampaui sekadar pusat logistik.…
Surabaya (Maritimnews) – Pelindo menyelenggarakan rangkaian sosialisasi penerapan layanan tambahan berupa alat pemindai petikemas kepada…
Tenaga kerja pelabuhan dapat didefinisikan dengan berbagai cara. Dalam definisi sempit, tenaga kerja pelabuhan merujuk…
Jakarta (Maritimnews) - KSO Terminal Petikemas Koja (TPK Koja) kembali melanjutkan program Tanggung Jawab Sosial…
Oleh: Capt Ahmad Irfan, MSc (MICS) ex IIC KNKT KM. Senopati Nusantara, KM Tristar, KM…