Juli 2018, Groundbreaking Pelabuhan Patimban dan Dibangun dalam Tiga Tahap

Rencana Pelabuhan Patimban

MN, Jakarta – Pembangunan Pelabuhan Patimban akan dilaksanakan dalam 3 (tiga) Tahap. Ditargetkan kapasitas Tahap pertama dapat melayani 3.5 jutaTEUs petikemas dan 600.000 kendaraan bermotor. Tahap kedua, kapasitas meningkat 5.5 juta TEUs, dan umtuk Tahap ketiga ditargetkan sebesar 7.5 juta TEUs.

Khusus kapasitas terminal kendaraan Patimban bakal mencapai 600.000 CBU (unit mobil) per tahun, hampir mendekati kapasitas Car Terminal Tanjung Priok yang 700.000 unit per tahun. Pelabuhan Patimban pun didukung luas lahan 340 hektar dengan back up area sekitar 360 hektar.

Akses darat menuju pelabuhan Patimban akan melalui Jalan Tol dan Kereta. Jalan tol (sekitar 60 Km) terkoneksi dengan Jalan Tol Cipali (interchange pada Km 109). Kemudian Rel kereta yang akan dibangun sepanjang 20 km hingga Stasiun Pagaden, Karawang.

“Pelabuhan Patimban akan melayani jenis muatan Petikemas dan Kendaraan Bermotor yang diangkut menggunakan kapal-kapal kargo, serta didukung backup area guna efisiensi logistik dari dan ke Pelabuhan Patimban seluas 356 hektar,” jelas Dirjen Perhubungan Laut, Agus Purnomo di Jakarta, Minggu (8/7).

Kementerian Perhubungan melalui Ditjen Perhubungan Laut segera membangun Pelabuhan Patimban mengingat surat penetapan pemenang proyek sudah diserahkan dari Satker Patimban kepada Kontraktor Pemenang Proyek.

Adapun pemenang proyek merupakan Konsorsium 5 (lima) perusahaan sebagai kontraktor pelaksananya yakni Penta Ocean, Toa dan Rinkai dari perusahaan marine construction Jepang beserta PT Wijaya Karya dan PT PP Tbk pada bulan Mei 2018.

“Bulan Juli rencananya akan dilakukan groundbreaking pembangunan Pelabuhan Patimban tahap pertama. Kementerian Perhubungan menargetkan Pelabuhan Patimban tahap pertama sudah bisa beroperasi pada tahun 2019,” ujar Dirjen Agus.

Pemerintah berharap dengan beroperasinya Pelabuhan Patimban Tahap pertama akan berdampak lebih efisiennya biaya ekspor produk otomotif Indonesia ke luar negeri. Karenanya pelabuhan tersebut difokuskan untuk ekspor produk otomotif nasional ke luar negeri.

Seperti diketahui, Pelabuhan Patimban merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) yang akan dibangun di Kabupaten Subang, Provinsi Jawa Barat. Pembangunan Pelabuhan Patimban dilaksanakan melalui pendanaan dari Official Development Assistance (ODA Loan) Pemerintah Jepang.

(Bayu/MN)

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

Pelindo Sosialisasikan Layanan Alat Pemindai Petikemas kepada Pelanggan

Surabaya (Maritimnews) – Pelindo menyelenggarakan rangkaian sosialisasi penerapan layanan tambahan berupa alat pemindai petikemas kepada…

16 hours ago

Transisi Adil Bagi Pekerja yang Terotomatisasi di Sektor Pelabuhan

Tenaga kerja pelabuhan dapat didefinisikan dengan berbagai cara. Dalam definisi sempit, tenaga kerja pelabuhan merujuk…

2 days ago

Program TJSL TEUs Bersinar TPK Koja, Perluas Akses Pendidikan Pelajar

Jakarta (Maritimnews) - KSO Terminal Petikemas Koja (TPK Koja) kembali melanjutkan program Tanggung Jawab Sosial…

3 days ago

GERTAK: Presiden Prabowo Subianto Copot Menkeu Purbaya Terkait Dugaan Isu Jual-Beli Jabatan

Jakarta (Maritimnews) - Jual-beli jabatan merupakan salah satu awal permulaan dan bentuk tindak pidana korupsi…

7 days ago

Survei IDM Ungkap Dua Sisi Bea Cukai: Pelayanan Bagus, Namun Kebijakan Tarif Masih Jadi PR

Jakarta (Maritimnews) - Hasil survei Indonesia Development Monitoring (IDM) terhadap pengguna jasa Direktorat Jenderal Bea…

1 week ago