Dukung Pemulihan Lombok, KRI Banjarmasin-592 Angkut SRCPB

KRI Banjarmasin 592 melaksanakan embarkasi material personel dan alat berat Satgas Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (SRCPB) untuk Lombok di dermaga 1 JICT, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

MN, Jakarta – Komando Lintas Laut dan Militer (Kolinlamil) terus memberikan dukungan bagi penanganan bencana alam gempa bumi yang melanda Lombok. Salah satu kapal perang yang berada di bawah jajarannya, KRI Banjarmasin-592 kembali berangkat menuju lokasi bencana untuk mendukung Satgas Zeni TNI AD yang tergabung dalam Satgas Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (SRCPB).

KRI Banjarmasin-592 ini sendiri akan bertolak dari Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara untuk mengangkut Resimen Zeni Tempur (Menzipur) 9 Divisi 1 Kostrad Bandung dan Resimen Zeni Konstruksi (Menzikon) 11 Kodam Jaya menuju Lombok, Senin (27/8).

Menurut Pelaksana tugas (Pgs) Komandan KRI Banjarmasin 592 Letkol Laut (P) Nur Rochmad yang menyebutkan bahwa kapalnya akan mengangkut 38 unit kendaraan dan alat berat untuk proses rekonstruksi bangunan maupun jalan di daerah Lombok pasca gempa.

Dalam misi kali ini, Menzipur 9 Divisi 1 Kostrad Bandung membawa material berupa empat unit dump truck, dua unit NPS, dua unit truk tangki air, tiga unit kendaraan patwal, dua unit exca HMS Trans, dan dua unit exca.

Sedangkan dari Menzikon 11 Matraman Jakarta bertolak menuju Lombok dengan membawa empat belas unit dump truck, tiga unit NPS, tiga unit motor trail, satu unit Isuzu Panther, dan satu unit exca.

Selain membawa material personel dan alat berat, Satgas Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (SRCPB) juga membawa personel dari masing – masing resimen tersebut. Menzipur 9 Divisi 1 Kostrad Bandung sebanyak 175 personel dengan Komandan Letkol Czi Ferry Kriswardana, sedangkan dari Menzikon 11 Matraman Jakarta membawa seratus personel yang dipimpin Lettu Czi Bayu.

KRI Banjarmasin merupakan salah satu dari tiga belas kapal perang milik Kolinlamil yang berfungsi sebagai pengangkut kapal pendarat pasukan, operasi amfibi, pengangkut tank, pengangkut personel, juga digunakan untuk operasi kemanusiaan dan penanggulangan bencana, serta sebagai pengangkut helikopter.

KRI Banjarmasin-592 sendiri merupakan kapal LPD standar yang memiliki panjang 125 meter, lebar 22 meter, dengan berat mencapai 7.300 ton. Kapal perang yang dapat melaju maksimal hingga 15,4 knot ini, mampu mengangkut 344 personel, tiga belas unit tank, dua unit Landing Craft Vehicles, serta tiga unit helikopter. Kapal perang ini juga dipersenjatai dengan meriam berkaliber 57 mm dan 40 mm.

A.P Sulistiawan

Redaktur

Share
Published by
A.P Sulistiawan

Recent Posts

PTP Nonpetikemas Dorong Peningkatan Kompetensi TKBM di Pelabuhan Panjang

Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas) memberikan pelatihan dan sertifikasi kepada 10…

3 days ago

DANANTARA dan Tugas Sejarah Transformasi Ekonomi Nasional Bagi Keadilan Sosial Rakyat

Oleh: Arief Poyuono, SE, M.Kom Indonesia sedang memasuki sebuah fase penting dalam perjalanan ekonomi nasional.…

5 days ago

Uji Emisi di Tanjung Priok, Pelindo Ajak Ekosistem Pelabuhan Jaga Lingkungan

Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo mendorong kolaborasi pengendalian emisi kendaraan di…

2 weeks ago

Sosialisasi Perkuat Ekosistem Vendor Pelindo Regional 4

Makassar (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo memperkuat ekosistem vendor di wilayah Regional…

2 weeks ago

Semester I 2026, Arus Barang PMT Tumbuh 10,85 persen

Medan (Maritimnews) – PT Pelindo Multi Terminal (PMT), anak usaha PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang…

2 weeks ago

FSP BUMN Bersatu Dukung RUU Ketenagakerjaan, Adaptif Dengan Perubahan Ekosistem Berusaha

Jakarta (Maritimnews) – Dalam rangka pemenuhan keputusan MK soal pembentukan RUU Ketenagakerjaan, para Pimpinan DPR…

2 weeks ago