KLM tradisional
MN, Jakarta – Peningkatan perekonomian di daerah yang berbasis pada pariwisata khususnya wisata bahari di wilayah Republik Indonesia telah mendapat dukungan dari semua Kementerian maupun Lembaga negara.
Kementerian Perhubungan pun tak ketinggalan mensupport pariwisata sebagai leading sector pembangunan nasional. Oleh karenanya, Ditjen Perhubungan Laut bertekad mewujudkan peningkatan kualitas pelayanan, integritas dan keselamatan transportasi laut.
Salah satunya berperan memacu keterlibatan masyarakat dalam pemanfaatan dan pelestarian akar budaya Kapal Layar Motor (KLM) tradisional sebagai daya tarik kapal wisata tradisional (traditional cruise).
Direktur Perkapalan dan Kepelautan Ditjen Hubla, Capt Sudiono mengatakan, regulasi yang digunakan pengoperasian KLM pengangkut wisatawan adalah Peraturan Dirjen Perhubungan Laut Nomor HK. 103/2/8/DJPL-17 tentang Petunjuk Kapal Tradisional Pengangkut Penumpang.
“Aturan diperkuat dengan terbitnya Surat Edaran Nomor 9/PK/DK tentang Kapal Layar Motor (KLM) Pengangkut Wisatawan pada tanggal 14 Februari 2019 kemarin,” ujar Sudiono di Jakarta, Senin (18/2).
Terbitnya surat edaran menjadi bukti keseriusan Pemerintah dalam mendukung pelestarian KLM pengangkut wisatawan dengan tetap memprioritaskan faktor keselamatan pelayaran termasuk persyaratan pengawakan.
Dalam surat edaran dimaksud disebutkan bahwa ketentuan pengawakan KLM pengangkut wisatawan yang berlayar ke laut harus diawaki oleh awak kapal yang memiliki minimal ijazah perwira sesuai ukuran kapal.
(Bayu/MN)
Jakarta (Maritimnews) – Menyambut HUT PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) ke-13 telah diawali dengan…
Jakarta (Maritimnews) - Dalam rangka meningkatkan kepercayaan masyarakat dan pengguna jasa terhadap pelayanan terminal penumpang,…
Jakarta (Maritimnews) - Dalam rangka menghadirkan layanan terminal yang unggul (Operational Excellence) berkelanjutan, PT IPC…
Jakarta (Maritimnews) - Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 PT Pelabuhan Indonesia (Persero)…
Tanjung Pinang (Maritimnews) - Langkah Transformasi Terminal Penumpang Sri Bintan Pura di Tanjung Pinang telah…
Investasi besar pada terminal pelabuhan tanpa membenahi konektivitas di belakangnya ibarat membangun mulut tanpa tenggorokan.…