Categories: PelayaranTerbaru

Titik Rawan Diperairan Timur Indonesia yang jadi Bagian Ditjen Hubla

Kapal patroli PLP Tual

MN, Tual – Dalam rangka menjaga perairan wilayah Indonesia timur yang merupakan jalur pelayaran kapal asing maupun kapal dalam negeri bertonase besar, membutuhkan penjagaan, pengamanan, penertiban, serta penegakan peraturan keselamatan pelayaran.

Pihak Kementerian Perhubungan dalam hal ini Ditjen Hubla menugaskan Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) Kelas II Tual dan Pangkalan PLP Kelas II Bitung guna mengemban tugas berat menjaga dan mengawasi secara ketat perairan di timur.

Kepala Pangkalan PLP Tual Alwan Rasyid, mengungkapkan, wilayah perairan yang diawasi oleh Pangkalan PLP Tual sangat luas sekitar 646.000 mil2, meliputi Laut Arafuru, Laut Banda, Laut Seram, Laut Maluku, dan Selat Timor.

Sedangkan wilayah kerja Pangkalan PLP Tual mulai dari perairan Kupang, Pulau Kambing, Kendari, Luwuk, Sorong, hingga Merauke Papua.

Ada titik harus diawasi secara ketat, yakni di perairan Pulau Banda sebagai taman wisata dan biota laut, penyeberangan fery antar pulau di Maluku yang rawan kecelakaan, di Perairan Aru sering terjadi illegal fishing ataupun banyaknya illegal logging di daerah Seram Bagian Barat.

Di penyeberangan kapal ferry yang memerlukan siaga bantuan SAR, di perairan rawan keselamatan pelayaran akibat cuaca buruk, di perairan sekitar Pulau Kei banyak kapal ikan menggunakan bahan peledak, di wilayah pengeboran lepas pantai di Maluku Barat Daya, dan tambang emas di Pulau Wetar yang rawan bahaya pencemaran dan kebakaran.

Begitupun titik perairan yang banyak dilalui kapal tanpa dokumen kapal, daerah rawan pencurian dan pengrusakan terhadap Sarana Bantu Navigasi Pelayaran (SBNP) juga perlu pengawasan dan pengamanan khusus, termasuk perlindungan lingkungan Maritim di kawasan wisata Raja Ampat.

Sementara itu, Pangkalan PLP Bitung hadir untuk mengamankan wilayah perairan mulai dari Balikpapan, Tarakan, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah hingga Sorong.

Kepala Pangkalan PLP Bitung Andy Amran mengatakan bahwa Pangkalan PLP yang dipimpinnya memiliki 61 orang personil serta sarana dan prasarana penunjang opersional, seperti 6 (enam) unit kapal patroli, bengkel, dermaga, gudang dan Rigid Inflatable Boat.

Program Bersih Pantai

Tidak hanya fokus dalam pengamanan dan penyelamatan di laut saja, Pangkalan PLP Tual dan Bitung juga menggelar kegiatan bersih laut dan pantai sebagai rangkaian kegiatan HUT Pangkalan PLP ke-31 pada tanggal 26 Februari 2019.

Pangkalan PLP Bitung memiliki program rutin menjaga kebersihan laut setiap bulan sekali. Seperti halnya aksi bersih laut dan pantai yang digelar Pangkalan PLP Bitung di Selat Lembeh pada pekan lalu.

Begitu pula kegiatan bersih pantai oleh tim Pangkalan PLP Tual di wilayah sekitar Pantai Danar pada Jumat (22/2) lalu yang bertujuan menjaga kelestarian lingkungan pantai dan laut.

(Bayu/MN)

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

Pelindo Regional 4 Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Makassar

Makassar (Maritimnews) – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 menyalurkan bantuan berupa bahan material bangunan…

12 hours ago

PINP dan Pelabuhan Kijing di Simpul Barat

Jakarta (Maritimnews) - Dalam rangka meningkatkan konektivitas pelayaran dan efisiensi biaya logistik, PT Pelabuhan Indonesia…

2 days ago

DJBC Kalbagbar Dukung Optimalisasi Ekspor dan Impor di Pelabuhan Internasional Kijing

Pontianak (Maritimnews) - Jajaran Kanwil Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kalimantan Bagian Barat memberikan…

4 days ago

Petikemas Domestik Melonjak, Jakarta – Kijing Jadi Rute Primadona Baru

Pontianak (Maritimnews) - Pelabuhan Kijing di Kabupaten Mempawah Kalimantan Barat sebagai pelabuhan hub internasional terbesar…

4 days ago

IPC TPK Buka Direct Call Penghubung RI, Tiongkok, dan Thailand

Jakarta (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) secara resmi menyambut kehadiran layanan rute baru…

5 days ago

Memperkuat Stabilitas Fiskal Domestik dan Ketahanan Eksternal di tengah Dinamika Ekonomi Regional

Oleh: Arief Poyuono, SE, M.Kom (Komisaris Pelindo) Dinamika perekonomian global dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan…

5 days ago