Ditjen Hubla Butuh Payung Hukum Penanggulangan Kebakaran

Kegiatan workshop yang diselenggarakan Direktorat KPLP

MN, Jakarta – Ditjen Hubla melalui Direktorat Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) menggelar workshop “Pengaturan tentang Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran di Perairan dan Pelabuhan” dalam rangka harmonisasi SOP pemadaman kebakaran pada Quick Response Team (QRT).

Workshop diselenggarakan di Swissbell Hotel Kemayoran Jakarta, Selasa (27/8) dihadiri Direktur KPLP Ahmad dengan narasumber dari Direktorat Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai, Direktorat Kepelabuhanan, Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Maritime Training Centre PT Pertamina (Persero), serta PT Pelindo II (Persero).

Direktur KPLP Ahmad menegaskan saat workshop, bahwa kegiatan pelayaran dan kepelabuhanan di lingkungan perairan dan pelabuhan berisiko pada kecelakaan yang mengakibatkan terjadinya kebakaran, bahkan mengancam keselamatan kapal, fasilitas pelabuhan maupun jiwa.

Untuk itu Ditjen Hubla membutuhkan sistem pencegahan bahaya kebakaran dan tindakan cepat, tepat terkoordinasi berbentuk payung hukum. Sebagai pedoman pelaksanaan penanggulangan kebakaran di Perairan dan Pelabuhan, sehingga tidak tumpang tindih dengan regulasi.

“Kita ingin kesepakatan untuk menyusun standardisasi sesuai DLKR/DLKP, pembagian kelas dan wilayah dengan mitigasi risiko, dan kesanggupan meresponse bersama stakeholder terkait seperti BMKG, Polairud, dan TNI AL,” pungkasnya.

(Bayu/MN)

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

Pertengahan Juni 2026, Throughput IPC TPK Panjang Tumbuh Signifikan

Jakarta (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Panjang mencatat performa gemilang pada pertengahan tahun…

6 hours ago

Negara Maritim yang Takluk di Lautnya Sendiri

Ketika negara gagal menjamin keselamatan warganya dalam aktivitas yang paling mendasar, maka yang dipertanyakan bukan…

7 hours ago

Prestasi Penegakan Hukum Jangan Dibangun di Atas Kriminalisasi

oleh: Rizma Wulan Sari, SH, MH (Sekretaris Keluarga Besar Putra Putri Purnawirawan Hakim Indonesia/KB P3HI)…

15 hours ago

Karyawan APBS Perkara Pengerukan Pelindo Harus Diputus Bebas Demi Hukum

Oleh: Malvin Berimbing, SH., MH . Direktur Eksekutif LBH-BUMN Indonesia sedang berada pada fase penting…

1 day ago

FSP BUMN Bersatu: Kasus 6 Karyawan PT APBS, Bentuk Kriminalisasi Kejaksaan

Surabaya (Maritimnews) - Tidak ada bukti selama persidangan adanya aliran Dana ke enam Karyawan PT…

1 day ago

Pilihan Prioritas Pembangunan Dry Port di Provinsi Jawa Tengah

oleh: Dr Dayan Hakim NS, Dosen Tetap Program MM Universitas Jayabaya Dry port (atau pelabuhan…

2 days ago