Covid-19 Ganggu Sistem Logistik, Perlu Digitalisasi !

Diskusi online via aplikasi Zoom yang bertajuk “Ketahanan Pangan di Tengah Pandemi Covid-19).

MN, Jakarta – Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) menyoroti terganggunya sektor logistik perikanan akibat pandemi Covid-19 yang kian mempersulit kehidupan para nelayan, khsusnya nelayan kecil pada saat ini. Hal itu dikemukakan oleh Ketua Hariannya, Dani Setiawan saat berbicara dalam forum diskusi online via aplikasi Zoom yang dihelat oleh Kopi Pahit dan Monitorday.com, Minggu (18/4).

Dalam diskusi yang bertajuk “Ketahanan Pangan di Tengah Pandemi Covid-19” tersebut, Dani secara langsung meminta pemerintah untuk segera memperbaiki alur logistik perikanan itu, yang saat ini sudah mulai terasa berdampak buruk bagi para nelayan kecil.

Seperti kita ketahui, saat ini para nelayan selain harus berhadapan dengan risiko Covid-19, juga harus menghadapi kenaikan harga bahan kebutuhan pokok yang diberengi dengan semakin turunnya pendapatan mereka akibat harga ikan yang terus turun saat ini.

“Jalur logistik kita baik darat, laut maupun udara mengalami pukulan hebat karena pandemi ini. Menurut saya perlu diterapkan digitalisasi dalam proses logistik tersebut,” ungkapnya.

KNTI juga menyoroti tentang peran pemerintah yang dirasakan kurang terasa kehadirannya oleh para nelayan selama masa pandemi Covid-19 ini. Selain bantuan langsung tunai yang belum dirasakan oleh mayoritas nelayan, juga peran pemerintah dalam menangani naiknya harga bahan pangan dan turunnya harga ikan yang semakin terasa mencekik nelayan-nelayan kecil.

A.P Sulistiawan

Redaktur

Share
Published by
A.P Sulistiawan

Recent Posts

INSA Jaya Gelar RAC Ke XVIII, Andi Patonangi Ketua Masa Bakti 2026 – 2031

Jakarta (Maritimnews) - Setelah menjabat pengurus antar waktu (PAW), Andi S Patonangi ditetapkan secara aklamasi…

13 hours ago

RUPST Pelindo 2025: Kontribusi ke Negara Rp7,81 Triliun

Jakarta (Maritimnews) – Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 PT Pelabuhan…

3 days ago

IPC TPK Jambi Dukung Ekspor 19,2 Ton Kopi Kerinci ke Mesir

Jambi (Maritimnews) - Dalam rangka mendukung kelancaran ekspor kopi robusta asal Kerinci ke negara Mesir…

4 days ago

Januari – Mei 2026, Arus Penumpang Pelindo Regional 4 Melesat 10,2% YoY

Makassar (Maritimnews) - PT Pelindo (Persero) Regional 4 mencatat trafik arus penumpang selama periode Januari–Mei…

5 days ago

Januari – Mei 2026, Throughput IPC TPK Capai 1,49 Juta TEUs

Jakarta (Maritimnews) – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) mencatat pertumbuhan arus petikemas sebesar 6,1 persen…

7 days ago

Direct Baru di IPC TPK, MV AS Carolina ke Tiongkok Selatan

Jakarta (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) memperkuat konektivitas logistik internasional melalui pelayanan perdana…

1 week ago