Anomali Poros Maritim Dunia, Negara Maritim yang Doyan Impor Kapal
Masalah pelemahan kurs yang terjadi akhir-akhir ini membuat euforia keberhasilan penyelanggaraan Asian Games lenyap dalam hitungan hari.
Masalah pelemahan kurs yang terjadi akhir-akhir ini membuat euforia keberhasilan penyelanggaraan Asian Games lenyap dalam hitungan hari.
Dalam rangka mempersiapkan sumber daya manusia di bidang Penyuluh Perikanan (Luhkan) berstatus PNS yang profesional dan memiliki kompetensi untuk menghadapi revolusi industri dunia yang memasuki fase 4.0, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melaksanakan ‘Kegiatan Penilaian Kompetensi (Assessment) Penyuluh Perikanan PNS’ untuk 2.550 Luhkan terpilih.
Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Siwi Sukma Adji secara simbolis melepas Satgas Maritim TNI Kontingen Garuda XXVIII-K/Unifil KRI Sultan Hasanuddin-366 di Dermaga JICT, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jum’at (31/9).
Tim Ocean Warrior KRI Diponegoro-365 yang tergabung dalam Latihan bersama Multilateral Exercise Kakadu 2018 di Darwin berhasil menaklukan tim tuan rumah yaitu tim dari HMAS Melbourne, Australia, dalam sebuah pertandingan olahraga Ocean Warrrior di Water Front Pelabuhan Stokes Hill Wharf Darwin, Australia. Minggu (2/9).
Sekolah Tinggi Perikanan (STP) menggelar Upacara Wisuda Sarjana Terapan Perikanan Angkatan 50 dan Program Pascasarjana Angkatan VI Tahun 2018 di Auditorium STP Jakarta, Jl. AUP Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Sabtu (1/9).
Tanggal 28 Oktober nanti, Indonesia akan memperingati Sumpah Pemuda yang pada tahun ini akan sudah mencapai usia 90 tahun. Dalam rangka memperingati momen bersejarah bagi Bangsa Indonesia tersebut, Indonesia akan mengirimkan tim ekspedisi yang tergabung di dalam Indonesian Mountain Culture Expedition (IMCE) menuju Mount Elbrus di Russia.
Komando Lintas Laut dan Militer (Kolinlamil) terus memberikan dukungan bagi penanganan bencana alam gempa bumi yang melanda Lombok. Salah satu kapal perang yang berada di bawah jajarannya, KRI Banjarmasin-592 kembali berangkat menuju lokasi bencana untuk mendukung Satgas Zeni TNI AD yang tergabung dalam Satgas Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (SRCPB).
MN, Palembang – Prajurit Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) sukses mengharumkan nama bangsa dalam laga Asian Games 2018. Para atlet Kolinlamil yang berlaga pada ajang cabang olahraga Dayung berhasil mencatat prestasi yang cukup gemilang. Sersan Dua (Serda) Ririn Puji Astuti berhasil meraih medali perak dari 12 pedayung nomor Dragon Boat jarak 200 meter putri dan Sersan Dua (Serda) Jas Rio Akbar berhasil meraih peringkat 4 pada nomor Dragon Boat dari 12 pendayung putra yang bertanding di Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (25/8).
Prajurit Kolinlamil lainnya yang juga berlaga pada perhelatan olahraga terbesar benua Asia dan berada pada ranking empat setelah mengikuti final di nomor Rowing cabang Dayung adalah Serda Pom Romdhon Mardiana, Serda Bah Rendi Syuhada Anugrah, dan Serda Ttg Mahendra Yanto.
Dalam nomor rowing ini, Indonesia berhasil meraih satu medali emas, dua medali perak, dan dua medali perunggu. Sebuah prestasi yang patut dibanggakan, di mana Kolinlamil yang memiliki segudang atlet dayung turut memberikan kontribusi yang besar kepada kontingen Indonesia dalam ajang Asian Games 2018 yang berlangsung di Jakarta dan Palembang ini.
Tim Atlet Dayung Kolinlamil yang dibentuk tahun 1990 ini sendiri, telah banyak menorehkan prestasi baik di tingkat nasional maupun internasional.
Pada tahun 2008 , Tim Dayung Kolinlamil turut berlaga dalam ajang Asian Beach Games di Bali. Dalam kejuaraan ini, Tim Dayung Indonesia berhasil menjadi juara dan memperoleh medali emas.
Sedangkan dalam kejuaraan senior di Pekan Baru tahun 2010, Tim Dayung Kolinlamil yang berlaga dalam nomor Dayung Kayak 4 Putri untuk mewakili Tim Dayung DKI Jakarta pada kejuaraan dengan jarak 250 meter, berhasil menjadi juara dan memperoleh medali emas. Sedangkan untuk jarak 500 meter, Tim Dayung Kolinlamil berhasi meraih medali perak.
Prestasi tersebut berlanjut pada Sea Games 2011 dengan Indonesia sebagai tuan rumah dan berhasil merebut tiga medali perak dan satu perunggu.
Dalam Lomba Dayung Internasional Tanjung Pinang Dragon Boat Race tahun 2012, yang digelar di perairan laut Tanjung Pinang, Tim Dayung Kolinlamil berhasil menyabet dua medali emas pada nomor Kayak Single Putri dan Kayak Double Putri.
Pada tahun 2017, atlet dayung Kolinlamil berhasil mengumpulkan emas dan perak dalam kejuaran yang berbeda. Pertama menyabet dua medali emas, satu perak, dan satu perunggu pada perlombaan HUT Kota Bekasi. Kedua pada 21 Mei 2017 berhasil membawa pulang dua emas dan satu perak dalam kejuaran di Bali.
Dan baru-baru ini tim dayung Kolinlamil juga berhasil meraih prestasi gemilang dengan menjuarai nomor 800 meter antar satuan dalam kejuaraan Internasional Dragon Boat Festival 2018 di di Banjir Kanal GOR H Agus Salim, Padang.
Sebagai wujud kepedulian PT Biro Klasifikasi Indonesia terhadap penderitaan yang dialami masyarakat pulau Lombok atas terjadinya gempa bumi yang bertubi-tubi hingga kini, perusahaan milik negara itu menggelontorkan bantuan sebesar 75 juta yang disampaikan kepada pemerintah daerah Nusa Tenggara Barat.