Selat Sumatra, Suatu Kebutuhan Untuk Kedaulatan RI
Oleh: Capt. Dwiyono Soeyono* Berita yang sangat melegakan dimana akhirnya kedaulatan udara segar NKRI sepenuhnya kembali ke pangkuan ibu…
Oleh: Capt. Dwiyono Soeyono* Berita yang sangat melegakan dimana akhirnya kedaulatan udara segar NKRI sepenuhnya kembali ke pangkuan ibu…
Kehebohan visi menjadikan Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia mungkin sudah tidak menggaung seperti saat awal-awal frasa yang terdiri dari tiga kata tersebut meluncur. Salah satu program yang digadang-gadang menjadi ujung tombak program visi ini adalah Tol Laut.
Oleh: Mad Haer* Gunung teu beunang dilebur Lebak teu beunang dirakrak Buyut teu beunang dirobah Larangan aya di darat…
Oleh: Mahyudin Rumata* “Nenek Moyangku Seorang Pelaut”, “Masa depan kita ada di laut”, hingga pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) “Kita…
Oleh : Yeremia Kogoya )* Kabar baik datang dari Wamena, suasana sudah kembali kondusif. Hal ini tercermin dari…
Perubahan adalah keniscayaan, mari hadapi dengan hal-hal yang lebih relevan, sehingga perubahan ini tentunya tak akan membuat kita terbawa arus kehidupan yang seringkali menyimpang.
Radikalisme di Indonesia merupakan musuh besar bersama yang dapat menghambat laju perkembangan bangsa, salah satu parasit negara tersebut bisa dibilang telah menjadi sistem negara yang sangat rapi dan terorganisir.
Demonstrasi mahasiswa dan pelajar beberapa hari belakangan mewarnai dinamika politik bangsa. Situasi ini dikhawatirkan terus berlanjut dan menciptakan iklim yang tidak kondusif bagi kehidupan berbangsa dan bernegara.
Indonesia berduka atas meninggalnya 31 orang akibat kerusuhan di Wamena, Presiden Joko Widodo mengucapkan dukacita atas kejadian tersebut dan mengatakan komitmen aparat keamanan untuk siap melindungi warga.