KKP Salurkan Bantuan 49 Ton Ikan untuk Jawa Timur

Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti memberikan bantuan ikan beku makarel untuk para santri di Gontor.

MNOL-Surabaya, Dalam rangka peningkatan konsumsi ikan di Propinsi Jawa Timur, KKP menyakurkan bantuan ikan sebanyak 2 kontainer atau 49 ton, yang akan disalurkan KKP di 12 Kabupaten/Kota di Jawa Timur. Sejumlah 4,5 ton diantaranya akan disalurkan di Kabupaten Ponorogo. Sedangkan sisanya dibagikan untuk Kabupaten Nganjuk, Jombang, Mojokerto, Trenggalek, Kediri, Sidoarjo, Blitar, Banyuwangi, Tulungagung, Kota Kediri dan Kota Surabaya.

Bantuan produk ikan beku jenis makarel pasifik ini merupakan hasil penegahan importasi hasil perikanan yang dilakukan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan bekerjasama dengan Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) KKP. Penegahan tersebut dilakukan terhadap 11 kontainer yang berisi ikan Frozen Pasific Mackarel (10 kontainer dengan total volume 254.800 kg) dan Frozen Squid (1 kontainer dengan volume 24.267 kg).

Delapan dari sebelas kontainer ikan yang disita dimanfaatkan KKP dalam rangka meningkatkan asupan gizi masyarakat untuk mendukung program Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (GEMARIKAN). Satu Kontainer ikan sudah didistribusikan Ditjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan KKP pada tanggal 10 Oktober 2016 di wilayah DIY, Solo dan Boyolali. Sedangkan tiga kontainer lainnya telah dimanfaatkan oleh Kementerian Sosial untuk wilayah Jabodetabek dan korban bencana alam di Garut, Sumedang dan Sinabung.

Selanjutnya, KKP mendistribusikan enam kontainer ikan lainnya untuk dibagikan kepada masyarakat di daerah rawan gizi dengan tingkat konsumsi ikan rendah di Provinsi Jawa Timur (2 kontainer), Jawa Tengah (1 kontainer), Jawa Barat (2 kontainer), dan Banten (1 kontainer). Ikan yang didistribusikan sebelumnya telah dipastikan mutu dan kesehatannya oleh KKP dalam hal ini BKIPM selaku otoritas kompeten dalam melakukan pemeriksaan terhadap kesehatan dan mutu ikan.

 

A.P Sulistiawan

Redaktur

Share
Published by
A.P Sulistiawan

Recent Posts

Program PELITA 2026 Dimulai di Rawa Badak Utara

Jakarta (Maritimnews) – Peluncuran program Pelindo Tanpa Balita Stunting (PELITA) 2026, IPC Terminal Petikemas bersama…

6 hours ago

Pertengahan Juni 2026, Throughput IPC TPK Panjang Tumbuh Signifikan

Jakarta (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Panjang mencatat performa gemilang pada pertengahan tahun…

15 hours ago

Negara Maritim yang Takluk di Lautnya Sendiri

Ketika negara gagal menjamin keselamatan warganya dalam aktivitas yang paling mendasar, maka yang dipertanyakan bukan…

17 hours ago

Prestasi Penegakan Hukum Jangan Dibangun di Atas Kriminalisasi

oleh: Rizma Wulan Sari, SH, MH (Sekretaris Keluarga Besar Putra Putri Purnawirawan Hakim Indonesia/KB P3HI)…

1 day ago

Karyawan APBS Perkara Pengerukan Pelindo Harus Diputus Bebas Demi Hukum

Oleh: Malvin Berimbing, SH., MH . Direktur Eksekutif LBH-BUMN Indonesia sedang berada pada fase penting…

2 days ago

FSP BUMN Bersatu: Kasus 6 Karyawan PT APBS, Bentuk Kriminalisasi Kejaksaan

Surabaya (Maritimnews) - Tidak ada bukti selama persidangan adanya aliran Dana ke enam Karyawan PT…

2 days ago